
Ella merapikan make up nya yang udah babak belur kayak habis kena badai pas naik ojek, belum lagi bekas ingusnya yang bikin gak banget.Melihat pantulan dirinya di depan cermin, beberapa kali membenarkan rambutnya agar terlihat rapi dan cantik. Emang dasarnya cantik mau pake apa ya tetap cantik.
Ella menggigit bibir bawahnya dan tersenyum sumringah, kejuatan ulang tahun yang papanya benar-benar membuatnya terharu biru. Tanpa ia minta Papanya tau apa yang ia mau dan bagaimana seleranya.
"Beruntung banget ya Mama dapet Papa yang super romantis." Gumamnya dengan senyum terkembang.
Di luar, sejak pertama kali menginjakkan kaki ia memperhatikan gadis cantik bergaun pink.
Nampak tak asing untuknya dan bukan pertama kali melihatnya. Tingkahnya yang sangat manja, bergelayutan di tangan laki-laki yang lebih tua darinya membuatnya sangat mencolok bahkan tak tanggung-tanggung memperlihatkan kemesraannya di tempat umum. Sudah biasa ia melihat seperti itu, namun ada yang mengganjal hatinya dan membuat tak dapat memalingkan pandangan matanya pada sosok gadis manis itu. Lebih tak ada keserasian pada mereka sebagai sepasang kekasih, di luar sana bahkan ada yang lebih parah dengan pasangan yang lebih tua lagi.
Rega menyayangkan anak zaman sekarang yang melemparkan diri mereka untuk menjadi simpanan Om-om kaya demi mendapatkan kehidupan yang mereka inginkan. Uang yang di dapatkan untuk menunjang penampilan dan menaikkan status sosialnya.
Saat pelayan masuk membawakan kue, tak ayal ia pun ikut menyanyikan lagu itu. Walau tak ada hubungan dengan kehadirannya disini yang akan bertemu dengan calon tunangan yang dari hasil perjodohan keluarganya. Kue berbentuk mawar dan tak lupa buket bunga mawar merah besar membuatnya kagum, sugar dady itu mampu menempatkan diri dan menyenangkan wanitanya. Perlakuan yang ia lakukan pun sangat manis dan lembut, memandang dengan penuh kasih sayang, menyuapi dan membantu untuk menuangkan minuman.
Perjodohan kali ini adalah yang ke-3 kalinya dan setiap kali wanitanya lah yang meminta berpisah karena sikap dinginnya itu, mereka merasa tak pernah ia hargai. Matanya membulat saat gadis yang ia tafsir masih duduk di bangku sekolah menengah atas itu memeluk dan mencium pasangannya yang terlihat separuh dari usianya tersebut tanpa rasa ragu dan canggung di tempat umum seperti ini. Sugar Dady nya pun begitu royal dengan memberikan kalung yang ia yakini berliontin berlian tersebut. Apakah ia harus bersikap seperti itu untuk memengkan hati wanita? Tapi semua itu bukan gayanya dan akan sangat sulit melakukannya.
Perjodohan ketiga ini mungkin tak akan berakhir baik seperti sebelumnya, pada awalnya setiap wanita yang di jodohkan dengannya terpaku untuk pertama kali melihat ketampanan seorang Rega Adiyaksa Mahendra yang berdarah campuran timur tengah dan palembang itu mampu menyihir siapa pun yang melihatnya. Lama kelamaan setelah mengenalnya, mereka memilih untuk mengundurkan diri karena tak tahan akan sikapnya yang super dingin. Bawaannya gondok mulu kalo berhadapan sama tu orang, kalo di ajak ngomong gak pernah mau dengerin. Boro-boro dia nya mau ngomong, di ajak ngomong malah di kacangin kayak ngomong sama tembok.
Biar ganteng plus tajir siapa juga yang bakal tahan sama kelakuannya kayak gitu.
visual Rega