Mantanku PresdirKu Suamiku

Mantanku PresdirKu Suamiku
Rencana Kejujuran


Serasa crazy Up🤭


Selamat bacaa🤗🤗


***


Deru mesin mobil sudah dimatikan, Bilmar mendaratkan dengan baik di garasi walau hatinya masih tidak baik. Mereka keluar bersama-sama dari mobil, Bilmar melangkah lebih dulu dari Alika. Ia berjalan didepan nya. Terlihat dari ruang tamu ada anak gadis cantik berlari sembari membawa boneka ditangannya menghampiri mereka.


"Papa udah pulang!" seru Maura dengan manja langsung mendekap Papanya. Lalu pandangannya dialihkan ke depan, ia melepas dekapannya untuk beralih ke arah Alika.


"Mama..."


Alika menjatuhkan dirinya dilantai agar bisa sejajar dengan tubuh putrinya itu. Alika memeluk Maura agak lama, menjatuhkan kepalanya dibahu anak nya dan ia mulai menangis.


Hatinya masih terluka!


Bilmar menoleh melihati keadaan mereka yang saling memeluk erat dibelakang. Hatinya juga sakit dan terenyuh, seakan rumah ini menjadi gelap tidak bercahaya, karena sang ratu tengah bersedih penuh duka dan lara. Dilihatnya sang istri tengah lemah tak berdaya.


Terdengar suara isak tangis pelan mencuat dari sang Mama tepat ditelinga anak ini.


"Mama kenapa? kok Mama nangis? di nakalin sama Papa ya?" ucap Maura dengan suara menggemaskan.


Sontak ucapan anak itu, membuat langkah Bilmar kembali terhenti ketika sudah berjalan lagi menuju anak tangga.


Ia menoleh ke arah istrinya dan istrinya pun tengah melihati sosoknya dari belakang.


"Nggak sayang, Mama cuman lagi kangen sama Maura," Alika menciumi pipi putrinya tanpa henti. Menekan sedikit rasa sesak dihatinya, ia tidak ingin terlihat ribut dengan sang suami didepan putri mereka.


"Bik Minah!" Alika memanggil asisten rumah tangga mereka yang hendak berjalan ke dapur.


"Saya nggak masak hari ini ya, Bik Minah aja yang masak. Mau masak apa aja terserah, yang penting Maura mau makan."


"Baik, Non."


Bilmar merasa kali ini Alika memang sedang patah hati, ia tidak berselera apapun saat ini. Bilmar kembali melangkah menaiki anam tangga menuju kamar tidur mereka. Berharap setelah ini Alika mau diajak untuk bicara dari hati ke hati olehnya.


"Maura mau main sama Mama." rintih putrinya dengan wajah terlihat ikut sendu.


"Main nya besok aja ya, Nak. Kepala Mama lagi pusing, nggak apa-apa ya sayang?"


Begitu lekat cinta anak dan ibu sambung diantara mereka. Entah bagaimana nasib Maura, jika pengganti Mamanya bukanlah Alika.


Bilmar dan Kannya yang sudah disurga harus banyak berterima kasih kepada Alika, karena wanita ini tulus mencurahkan kasih sayang untuk putri kandung mereka tanpa ada maksud apapun.


***


Makan malam mereka kali ini begitu dingin, hanya ada Bilmar, Alika dan Maura. Karena Papa Bayu sudah harus berangkat lagi ke India sejak tadi pagi. Seperti biasa Papa Bayu akan berpesan untuk menjaga istri, anak, perusahaan serta Binar kepada Bilmar.


Alika tetap menuangkan nasi dipiring untuk suaminya dan tetap menyuapi Maura seperti biasa. Di meja makan hanya ada suara kekehan Maura yang terus bercerita tentang boneka barbie-barbie nya, ia bilang ingin ke Amerika suatu saat nanti untuk membeli langsung dari sana. Bilmar dan Alika tetap membisu dalam keheningan yang mereka ciptakan sendiri.


"Iya Nak, nanti Papa akan antar Maura untuk membelinya langsung ke Amerika." jawab Alika.


"Kok cuman Papah? memang Mama nggak mau kesana juga anterin Maura?"


Bilmar yang sedang menelan makananya, seketika langsung melihati wajah sang istri yang kini tepat dihadapannya.


Alika mengangguk pelan, hanya senyum manis kepada sang anak. Perjalanan makan malam kali ini sangat berbeda dari malam-malam kemarin.


Dibenak Bilmar, ia sepertinya sudah setuju dengan saran Rendi, untuk mengutarakan kejujuran yang ingin ia ucapkan kepada Alika. Bilmar harus punya tenaga kuat untuk menghadang air mata istri yang akan terkucur deras nanti.


Malam ini, sebelum tidur Bilmar berencana akan mengatakan siapa Binara Artangera yang sebenarnya. Dan akan terus meyakinkan Alika bahwa dirinya hanya mencintai wanita itu tidak ada yang lain di hidupnya. Ia akan mengusir Kaneysa atau siapaun lagi yang mencoba mendekati dirinya dan membuat istrinya menjadi uring-uringan menyakitkan hati


***


Wah nggak kerasa udah tiga episode ni guyss..❤️❤️


Aku terharuu banget sama komenan positif kalian dukung banget aku..unch sosweet😘❤️ maaf kalo ada yg kelewat nggak dblas chatnya..insya allah kalian kesayangan akuu..hehehe🤗


Oh iya aku pengen promoin NOVEL TERBARU aku "Jangan berhenti Mencintaiku". Boleh cek di profil aku ya, jangan lupa jadikan Favorite di rak buku kalian.🖤🖤


Kaya biasa


Like dan Komen yaa..meminta kebaikan hati kalian untuk mem Vote dan Rate bintang dicerita ini..biar aku semangat.


thankyou❤️😘😘