
Haiii aku balik lagi, jangan pernah bosan karena hari ini aku akan kembali terus
Selamat baca yaa guyss
🤗🤗🤗
****
SMAN 01 SAKURA, 15:00 Wib.
Bilmar dan Alika terus menyisir lorong sekolah yang terlihat hening karena para pelajar sudah kembali fokus ke sesi pelajaran selanjutnya.
Berkat ijin dari satpam, mereka pun boleh masuk ke kawasan sekolah, asal tidak melakukan hal-hal yang memancing kebisingan didalam.
Bilmar terus menggandeng tangan Alika. Ia pun berjalan pelan menyesuaikan langkah istrinya yang mulai terpogoh-pogoh karena kehamilannya yang sudah membesar, walau usianya mencapai tujuh bulan, perutnya terlihat sangat buncit untuk mengimbangi tubuh mungil milik Alika.
"Kamu yakin masih mau keliling, Al?"
"Kenapa memang?"
"Aku ikut sesak, lihat nafas kamu yang udah sengal-sengal kayak gitu sayang--"
Bilmar terus memapah tubuh istrinya, ia akan terus mengikuti kemana pun kaki Alika melangkah.
"Enggak kok sayang, aku masih kuat! Tapi duduk dulu yuk, Bil disana!" Alika tidak bisa berdalih kalau memang tubuhnya sudah mulai letih, tidak terasa satu jam berlalu mereka sudah mengelilingi sekolah yang sudah mengalami banyak perubahan disetiap sisi, bentuk dan ruangan.
"Aku beli kan kamu air minum dulu ya sayang, aku ke kantin sebentar!"
"Iya sayang, hati-hati ya--"
Bilmar pun berlalu untuk membawa langkah nya menuju kantin dibelakang sekolah.
Alika masih duduk dibangku taman sambil melemparkan tatapannya ke lapangan basket.
"Sayang, doakan aku menang ya!"
"Pasti sayang, aku akan selalu doakan kamu--"
"Ya udah aku ke lapangan dulu ya. I LOVE YOU SAYANG!!"
Alika terus mengingat-ngingat kenangannya bersama Bilmar, ketika lelaki itu meminta izin untuk tanding basket melawan sekolah lain. Dan Alika akan selalu menenangkan hati Bilmar jika ia kalah dalam bertanding.
Bilmar dikenal sebagai ketua eskul basket. Berkali-kali Alika akan cemburu, jika Bilmar sedang mengajari adik-adik kelas wanita yang sengaja masuk ke dalam eskul itu hanya untuk melihat Bilmar.
"Sayang? Kenapa bengong?" Bilmar yang sudah kembali dari kantin lalu menyodorkan air minum kepada istrinya. "Minum lah sayang, Oiya kamu bawa sapu tangan kan?"
"Iya sayang aku bawa, ini ambilah di dalam--" Alika memberikan tas milik nya. Ia mulai menenggak air putih itu sampai jauh terdorong ke tenggorokannya yang kering.
Bilmar pun mencari dan akhirnya mendapati sapu tangan berwarna pink bunga-bunga milik Alika.
"Ayo miringkan tubuhmu!" Alika pun memiringkan tubuhnya agar bisa lekat dengan Bilmar. Lelaki itu mulai mengelap keringat yang bercucuran di wajah sampai ke leher Alika.
Sungguh Bilmar, suami idaman!
"Sayang, lihat itu ibu Ratna!" serunya ketika ia melihat ada wali kelas mereka 12 tahun yang lalu keluar dari kelas murid.
Bilmar pun menyudahinya, ketika tangannya digenggam paksa oleh alika untuk segera bangkit dari bangku taman.
"IBU---" seru Alika, lalu melangkah cepat menghampiri beliau.
Sang Guru pun menoleh ke arah wanita hamil bersama suaminya yang tengah berjalan menghampiri dirinya.
Alika dan Bilmar pun bergantian mencium punggung tangan Ibu Ratna. Beliau hanya tersenyum sambil terus mengingat siapakah kedua orang ini.
"Ibu bagaimana kabarnya? Masih ingat sama Alika?" tanya Alika dengan wajah senang. Sang Guru seraya mengerutkan dahinya untuk terus mengingat.
"Oh iyaa Alika ya, murid ibu yang paling cantik dan juga cerdas?? Ya Allah, sudah lama sekali ya, kenapa baru kesini??" lalu ia menoleh ke arah Bilmar. "Oh iya ibu ingat, kamu Indra ya??"
Wiw.
Seketika guratan senyum di wajah Bilmar begitu saja terhempas dengan peluh ketidaksukaan. "Ini Bilmar bu. Ibu masih ingat kan sama dia? Sekarang Bilmar sudah jadi suami Alika."
"Oh iya Bilmar ya. Maaf, Bil! Ibu sudah lupa sama wajah kamu, asal main sebut nama aja--"
Bilmar pun kembali tersenyum, ia memaklumi kalau beliau sudah mulai tua dan tidak akan mungkin mengingat banyak tentang wajah muridnya yang telah lama lulus.
"Nggak apa-apa Bu, Ibu sehat?"
"Iya Ibu baik. Akhirnya sesama alumni bisa juga menikah ya. Ibu fikir waktu itu kamu pacaran sama Indra, Al!" Lagi-lagi Ibu Ratna membuat dongkol hati Bilmar.
Jika Bilmar lebih asik berlama-lama di lapangan basket berbeda hal dengan Indra yang lebih suka di perpustakaan. Tentunya karena ia selalu ingin dekat dengan Alika disana.
"Sekarang kamu sudah hamil besar ya, Al!" Ibu Ratna terus mengelus-elus perut Alika. "Sekarang kalian kerja dimana?" tanya nya bergantian melihat wajah Alika dan Bilmar.
"Alika dan Bilmar sama-sama bekerja di perusahaan yang sama Bu--"
Sudah, tidak perlu di bahas lagi kalau mereka berdua adalah sepasang kolongmerat kepada siapapun yang baru bertemu dengan mereka. Karena bagi Alika, tahta dan jabatan tidak terlalu penting untuk diketahui banyak orang.
Sungguh, besar jiwamu!
"Alhamdulillah kalau begitu. Ibu ikut senangs. Semoga awet selalu rumah tangga kalian ya, baiklah kalau begitu. Ibu tinggal dulu ya, mau ada ulangan soalnya!"
Ibu Ratna pun berlalu dan mereka kembali melangkahkan kaki untuk lanjut berkeliling.
Tap.
Langkah Alika terhenti didepan ruang PMR ( Palang Merah Remaja ). Ia pun teringat dengan beberapa bayangan masa lalu disana.
"Duh, Al perih banget nih--"
"Makanya kamu jangan asal tonjok Indra, Bil. Dia itu nggak salah!"
"Tapi aku nggak suka, dia lihatin kamu kaya gitu!"
"Udah diam, aku lagi fokus obatin luka kamu!"
Alika terus melamun dan terbayang-bayang ketika ia tengah mengobati luka Bilmar didalam ruang PMR.
"Sayang? Kenapa, kok melamun lagi?" Bilmar memegang pundak sang istri untuk membangunkannya dari lamunan.
"Ayo kita masuk kedalam, kamu nggak kangen sama ruangan ini?"
Cukup lama Alika menjabat sebagai Ketua PMR di sekolah. Alika akan selalu terjaga di ruang PMR jika ada siswa-siswa yang sakit. Dan Bilmar akan selalu bersandiwara sakit perut, agar bisa berduaan dengan sang kekasih.
"Sayang, lihat masih ada foto kamu nih--" Alika pun melangkah masuk dan menghampiri Bilmar yang masih melihati sebuah foto di dinding.
Sebuah Foto Alika bersama ke tiga temannya sedang memegang piala dan medali, 12 tahun yang lalu
"Masya Allah, ternyata sekolah masih menyimpan foto ku disini, sayang---"
"Iya dong pasti, Al! Sekolah bangga sama kamu, karena sudah mengharumkan nama sekolah dalam perlombaan pertolongan pertama siswa antar sekolah sekabupaten! Makanya aku bangga sama kamu sayang---" Bilmar terus merangkul tubuh istrinya. Senyuman terus mengembang diwajah mereka masing-masing.
"Aku jadi inget, di obati kamu pas lagi---"
Alika memotong cepat. "Pas habis dipukul balik sama Indra? Sakit perut karena nggak makan dua malam atau---???"
"Ah payah kamu, malah yang di ingat hanya kejadian yang nggak banget!" Wajah Bilmar mencebik.
"Terus apa sayang??" tanya Alika dengan manja. Ia terus bergeliat di lengan sang suami.
"Yang kamu nangis-nangis, pas lagi kompres tubuh aku yang panas! Aku juga sempat pingsan karena nggak nafsu makan. Karena sempat berpisah sama kamu, Al!"
"Oh iya, waktu aku terpaksa menjauhi kamu. Karena Mama aku tahu kita pacaran dan dia marah besar ya--"
"Kalau menurut aku sih, beliau marah bukan karena kita ketahuan mojok di belakang sekolah sama Guru BK. Tapi karna
Mama kamu tuh udah tahu siapa aku, dia pasti hafal siapa Artanegara!"
"Kalau ingat masalah itu, kadang hati aku masih suka sesak, Bil! Benar-benar penuh misteri jalan hidup aku---" balasnya sendu.
"Tapi nggak apa-apa, Al! Allah kasih ujian kayak gini ke kita, karena hanya kita yang sanggup lewatin semua. Lihat sekarang kan? Aku udah berhasil mendapatkan kamu menjadi istriku dan sebentar lagi kamu akan melahirkan anakku!"
Bilmar terus merangkul tubuh Alika dengan erat dalam genggam tangannya. Menciumi pipi sang istri dengan hangat.
Ia terharu dan terus berterimakasih karena di tempat menimba ilmu ini, ia dapat menemukan Alika di tengah ratusan pelajar untuk ia pilih menjadi kekasih hati dan Ibu dari anak-anaknya.
"Aku mencintaimu, Mantanku, Istriku !"
****
Makasi banyak untuk kalian yang sudah Like, Vote aku dan kasih semangat. Karena Kalian juga cerita ini terus mengalir.
Oh iyaa selagi kalian nunggu aku Update, bisa loh baca karya ku yang lain:
1.Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
2.Gifali dan Maura
3.Dua Kali Menikah
Bisa klik di profil aku ya, terus pilih karya
Berikan aku bukti semangat dari kalian dengan cara :
VOTE
LIKE
RATE
dan
KOMEN YA🖤🖤
sekali lagi👇
Thankyou readers kesayangan🥰
With love, gaga😘