
Hari berganti..
Setelah dua hari Tiara dan Barry hanya memiliki sedikit waktu untuk bersama, pagi Ini Barry menyambangi kediaman Tiara guna menjemputnya untuk berangkat bersama menuju kantor..
Barry terlihat sangat tampan menggunakan kemeja hitam di padukan dasi dan jas abu-abu..
Tiara keluar dari rumahnya, Bando kuning ala korea menghiasi kepalanya..
Tiara menggunakan kemeja putih dengan panjang lengan 3/4 di padukan dengan rok remple kuning bermotif bunga besar..
Entah berapa banyak Tiara memiliki koleksi Rok... ia merasa nyaman dengan Rok selutut yang hampir memenuhi isi lemarinya..
Cantik! Semakin cantik!
Batin Barry melihat kekasihnya keluar menghanpirinya..
Tiara masuk kedalam mobil Barry, Barry yang baru saja membukakan pintu untuk kekasihnya berlari kecil menuju kursi kemudi..
Mobil berjalan mengikuti keadaan jalan, saat lenggang Barry akan menambah kecepatan, begitu sebaliknya..
Mereka berbincang banyak hal, seolah melepas rasa rindunya mereka tertawa seolah tak ada beban dalam hidup mereka..
Tiara tak sabar ingin segera tiba di kantor, ia sanggat penasaran dengan perubahan Pras hari ini..
Tiara sempat mengirimkan sebuah pesan singkat, agar Pras menegaskan kepada semua orang untuk tidak memanggilnya dengan sebutan Tya lagi...
Barry dan Tiara tiba di Kantor, seperti sudah Biasa jika mereka datang bersama sambil bergandengan atau malah Tiara sesekali merangkul di lengan Barry...
Tiara memang sudah mengetahui jika Barry telah memberi tahukan hubungannya kepada seluruh karyawannya, namun Tiara memilih tidak ingin bertanya apapun lagi..
Mengapa? Tiars tak ingin ambil pusing soal itu.. menurutnya Barry pasti melakukan hal tersebut demi kebaikannya...
Beberapa karyawan yang melihat mereka pasti menyapa dengan sedikit membungkukan tubuhnya... Dengan Wajah bahagia pasti Barry melempar senyumnya..
CEO jadi lebih ramah dan ceria.. Itulah tema yabg setiap pagi di bicarakan oleh para karyawan...
Saat ini Barry memang jarang tersulut emosi jika hanya kesalahan kecil yang terjadi, berbeda dengan dahulu sebelum ia bersama Tiara, Kesalahan sekecil apapun Barry pasti akan memuncakkan amarahnya sampai level akhir..
Ah kamu memang banyak merubah hal buruk menjadi baik Tiara...
*****
"kenapa kamu terburu-buru sih" Kata Barry melihat Tiara berjalan lebih dulu dengan langkahnya yang cukup lebar itu
"aku ada perlu sayang sama Pras, ayolah" kata Tiara sejenak berhenti dari langkahnya lalu menarik tangan Barry..
"perlu apa hey" Kata Barry dengan sedikit rasa tak suka nya
Tiara hanya diam... tetap menarik Barry ke arah meja Pras yang berdampingan dengan Sarah...
melihat kedatangan Barry, Pras dan Sarah pun berdiri..
"Selamat pagi Pak" ucap keduanya...
"Pras" Tiara berdecak kagum..
Pras merubah warna rambutnya jadi hitam, kini rambutnya di belah pinggir dan tertata rapih dengan gel rambut dengan aroma maskulin.. Tidak seerti biasanya, rabut sedikit kecoklatan pirang, di belah tengah dengan sedikit poni tak beraturan..
Bajunya pun kini benar-benar membuatnya terlihat macho.. kemeja Donker dengan cutting slimfit, dipadukan dengan dasi marron polos, celana bahan dengan belt hitam,,, aah kini mata Tiara terpaku pada sepatu yang di kenakan Pras..
sepatu Pantofel mengkilap tanpa jengel di belakangnya..
Jempol tangan Tiara di naikan..
"Good Looking!"
Pras merasa sangat malu..
"ehh tangan mu turunkan" kata Tiara ceoat saat pras hendak menutup mulutnya dengan tangan lentiknya
"oh iya aku lupa ibu Peri" kata Pras terkekeh..
"Sayang, kau berhutang penjelasn! Ayo ikut aku" kata Barry menarik tangan kekasihnya..
Tiara menampakkan senyum meringisnya kepada Pras juga Sarah..
"Hey kau punya hubungan khusus dengan Tiara?" Tanya Sarah
"tidak.. Dia hanya temanku, ah lebih tepatnya Ibu Peri bagiku" kata Pras kemudian langsung melanjutkan pekerjaanya
Sarah menggaruk kepalanya yang tak gatal, sambil berfikir apa yang di maksud oleh Ucapan Pras...
*****
"Kenapa dia bisa merubah penampilannya, apa ada campur tanganmu sayang?" Kata Barry dengan mendekatkan wajahnya dengan wajah Tiara
Tiara mendorong perlagan tubuh Barry dengan kedua tangannya...
"Ayolah Barry , aku hanya berkata padanya jika lebih baik ia menjadi jati dirinya yang sesungguhnyaa" kata Tiara berjalan menjauh dari Barry
"untuk apa?"
"kamu bilang untuk apa? Oh ayolah Barry buka pikiranmu sedikit.. Pras masih muda, ia cukup Pintar dan Tampan, masa depan nya masih sangat panajng" kata Tiara menjelaskan apa yang selalu ia pikirkan tentang Pras
Barry mendekat ke arah Tiara, meraih pinggulnya agar mendekat dan berada dalam depakapannya, dengan cepat Barry mencium bibir pinky Tiara, tak lama namun membuat Tiara sedikit terengah-engah mengatur nafasnya..
"itu hukuman karena kamu berani memuji laki-laki lain di hadapanku" Kata Barry lalu ia beranjak duduk di kursi kebangsaannya..
Yaa Ampunn, sebegitunya kah ia..
hemm
"Aku minta maaf, percayalah hanya kamu di hati..." kata Tiara memandang wajah kekasihnya sangat dekat
"apa rencana mu terhadap si setengah matang itu" kata Barry dengan sedikit ketus
"tidak ada... aku hanya memotifasi dirinya, aku yakin dia bisa normal meski sulit.. dia juga harus memiliki masa depan sayang" kata Tiars tersenyum meyakinkan Barry agar bisa mendukungnya..
Terbuat dari apa hatimu Tiara..
Pantas saja Pras memanggilmu Peri, kau sungguh jelamaan Ibu Peri dalam hidup setiap manusia di dekatmu...
"Baiklah aku mengizinkan mu dekat dengan nya, tapi ingat.. jika dia sudah matang kamu gak boleh deket lagi sama dia!" kata Barry melipat kedua tangganya sambil menggoyangkan kursinya kekanan dan ke kiri..
cups!
Tiara mengecup singkat bibir Barry
"okey aku berjanji sayang... " kata Tiara
"kamu menggodaku ya?" Kata Barry mulai berdiri dari duduknya
Tiara dengan cepat berlari ke arah pintu,
"byeee sayang, sampai bertemu di jam makan siang..." kata Tiars terkekeh sambil membuka pintu ruangan Barry
"Aku mencintaimuuuu" Kata Tiara sebelum menutup pintu nya..
Barry hanya tersenyum bahagia, sambil menggelengkan kepalanya dan memegang bibirnya dengan telunjuknya..
begitu menggemaskan, aku bisa mati jika kamu pergi sayang...
Jaga Dia Untukku yaa Allah..
tenang, damai, dan cinta Engkau titipkan dalam dirinya.. Terimakasih..
Aku Bersyukur memiliki Peri dalam hidupku ....
******
Hapoy Weekend guys..
udah Up dua ya di Weeknd semoga bisa Tiga yah hehehe
Like, komen dan Vote yaa teman temaann...