Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Sahabat Kejam


Risa memberi kode pada Barry bahwa Fardhan sudah terlelap pada tidurnya, Barry tidak percaya mengingat waktu baru menunjukan pukul delapan duapuluh malam...


namun Barry memastikan sendiri bahwa Fardhan tengah tertidur baru lah ia memeri tahkan kedua temannya naik ke atas menuju kamar Fardhan...


Roy dan Kevin dengan sedikit Aksi tarik menarik pun akhirnya sampai di depan kamar Fardhan...


"Sayang kamu masuk yaaa, temenin babang Fardhan bobok" kata Roy membuat Risa dan Tiara ingin tertawa namun mereka membungkam mulut nya sendiri dengan telapak tangannya...


"kamu jugaa yaa Manis, eluselus Fardhan dengan manjah" tambah kevin yang terlihat sangat cuco itu...


Setelah memasukkan dua penggoda, dan memasang mini camera, Roy mengunci pintu kamar itu lalu melepas tawanya meski tidak terlalu kencang tapi setidaknya lega..


"konyolll" kata Risa sambil tertawa


"tapi Lo juga menikmati kan adik maniskuu" kata Roy menggoda Risa


"jangan macem-macem Lo" Timpal Kevin


"eehhh siapa ni orang? pacar aja kaga jadi-jadi dia ngomel" ledek Roy membuat Risa dan Kevin kikuk


kak Kevin makin lama makan tampan, apa aku salah selama ini cuekin dia? hmm


"udahhh udah, ini sekarang kita harus gimana nii?" timpal Barry


"bentar..... " Kevin mengeluarkan ponselnya, ponsel yang ia gunakan biasanya hanya untuk urusan bisnis kecil-kecilan...


"gue ketlfon si Fardhan biar dia bangun"


kata Roy


"percuma, kakak tuh jarang mode on nada dering kalo buat nomer ga jelas" sahut Risa


"tau lu kaya gak tau Fardhan aja"


timpal Kevin


"yaudah kita tunggu aja sampe dia merespon dua penggoda itu.. kita piknik disini"kata Roy kemudian duduk di lantai...


"sambil bertapa gue biar Fardhan CPT bangun"kata Roy sambil menyatukan kedua tangannya seraya orang bertapa


"somplak otak lu" kata Kevin


"amit-amitt"kata Tiara mengusap perutnya


"eh emg lu lagi bunting to?" sahut Roy yang semula terpejam kini membuka matanya menoleh ke arah Tiara


"belum, tapi amit amit aja, takut" timpal Tiara membuat Barry, Risa dan Kevin tertawa


cukup lama mereka menunggu sebuah bencana yang akan terjadi di dalam kamar Fardhan namun belum membuahkan hasil...


Fardhan menggeliat, merasakan ada yang mengelus kakinya yang berbalut sarung..


gue udah nikah yaa? eh kok Bini gue agresif banget sih...


hemmmmm Fardhan seolah ke enakan mendapat sebuah sentuhan dalam tidurnya...


MEEEEOOOONGGG


ehh tunggu, tunguu ini kenapa suara Syifa jadi meang meong???


"sayangku, apa kamu berubah jadi cat women yaa hemm" kata Fardhan yang masih enggan membuka matanya namun suaranya kini cukup kencang


EEEMMMMBBBBBEEEEEEEE


kenapa jadi embe sekarang? batin Fardhan lalu ia membuka matanya perlahan...


ia juga merasakan sesuatu masuk kedalam sarungnya, seolah tengah mondar mandir di dalam sana mencari jalan keluar...


AAAAAAAAAAA...... MAMAAAAAAA


Fardhan berteriak dengan kencangnya..


namun teriakan Fardhan membuat se ekor kambing berbulu putih, dengan balutan diapers, sebuah bando dan sedikit sentuhan merah di bibir kambing itu malah berlarian seolah ia panik dengan teriakan Fardhan...


"Kenapa ada kambing sama kucing" kata Fardhan panik


"Maaaaahhhhh, MAAMAAAAA"


"MAAAHHH, aku bisa batal kawin mahh" Fardhan sudah berdiri di atas ranjangnya dengan rasa takut nya ia seolah terpojokkan..


"Pasti kerjaan temen gatau diri nii"


"Woooyy Kepin, Roy, Barry... keluarin kambing sama kucing loo!!!!!


"Risaaaaaa, Deeekkkkkkkkkk... tolong Kaka deeeekkk"


Sementara itu di luar kamar


mereka tengah menatap laptop yang terhubung langsung oleh mini camera di kamar Fardhan.


"Sayang aku ga kuat sayang, aku mau pipis" kata atiara yang sejak tadi sudah tertawa


"ayo-ayo" kata Barry mengantar isterinya sambil tertawa cekikikan


"liat-liat noohh, Fardhan di Elus kucing"


hahahaha


"ahaha masa masuk sarung kucingnya hahaha" Risa juga tertawa terbahak-bahak tanpa ia sadar ia sambil menyederkan kepalanya di lengan Kevin, mendapat hal itu Kevin tentu menikmatinya ....


*****


Like


Komen


Vote..


lucu ga? hahahaha