Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Cemburu


Di ruangan kerja..


Pihak HRD datang bersama dengan dua orang pegawai baru, Aldo dan Jessy.


Jessy mengenakan pakaian super modis dengan rok ketat dan pendek se lutut, ia juga mengenakan high heels cukup tinggi..


Syifa dan Anwar berdiri..


"Syifa, Anwar ini dua staf Baru yang akan bergabung bersama kalian, tolong di bimbing ya"


Syifa menatap syok karena kehadiran Aldo, begitu juga Aldo..


"ini Anwar dan Syifa yang akan menjadi team kalian"l, leader kalian adalah Anwar, nanti Anwar dan Syifa akan membantu kalian dalam bekerja"


**


"Hay, Syifa" kata Syifa memperkenalkan diri


"Jessy" ucap Jessy ramah


"Aldo"


"Udah kenallll" Kata Syifa terkekeh


" Hay gue Anwar, gue harap kita bisa bekerjasama dengan baik, gue harap sikap loyalitas kita dalam bekerja harus 100 persen keluar, agar kita bisa memberi yang terbaik untuk perusahaan" Kata Anwar


"Baik Pak..."


" oh iya, panggil gue Abang aja, Syifa dan staf sebelumnya juga manggilnya gitu" kata Anwar kemdudian di beri anggukan oleh Aldo dan Jessy


***


Jam makan siang..


"Lu ke kantin bang?" Tanya Tiara


"iyalah.. lu ikut?" Tanya Anwar


"Bawa ini bang gue, biasa bunda" kata Syifa mengangkat Lunch box nya


"kaya bocah" ledek Aldo


"bodoo"


"Jes, makan di kantin?" tanya Syifa


"Aku bawa bekel si syif, makan bareng aja disini yu" Kata Jessy


" Yaah sorry Jess, aku makan bekelnya berdua dan aku ke tempat dia" kata Syifa dengan tidak enak


"oh dimana? boleh gabung?" Tanya Jessy


Syifa diam membisu, Anwar hanya tertawa melihat wajah bingung Syifa...


"Nah kan kejebak kan Lo" ledek Anwar


"kejebak apa bang?" Tanya Jessy


"Udah Jess bawa aja bekel kamu ke kantin, makan bareng gue.. lu juga ayo do ke kantin" Kata Anwar


"loh Kalo Syifa?" tanya Jessy


"Udeh dia mau makan sama pacarnya, mau di anggurin entar" kata Anwar


"Maaf ya Jessss" Kata Syifa yang merasa tak enak


"Gapap Syiff aku yang jadi ga enak"


"punyalah emang Lo jomblo" kata Syifa dengan ketus


"Ni juteknya ga berubah dari dulu, bikin gemes" kata Aldo membuat Syifa malu..


"Yaudah yu buruan do, Jess" ajak Anwar


Setelah semuanya keluar dari ruangan, kini Syifa keluar ruangan menuju ruangan Fardhan membawa bekal yang di siapkan oleh bundanya..


Setelah Syifa mendapat izin masuk usai mengetuk pintu barulah ia masuk kedalam ruangan Fardhan..


"Mau makan atau mau lanjutin kerjaaya yank?" Tanya Syifa lalu berjalan mendekati Fardhan, namun Fardhan hanya diam tidak menggubris Syifa


"Kamu kenapa si?? Ayo makan" Kata Syifa merengek


Fardhan diam membisu.. entah apa yang membuatnya mendiami Syifa kala itu..


"Kamu ngeselin!" Syifa kesal lalu ia hendak pergi, namun tangannya di Tarik oleh Fardhan


"Mau kemana?" kata Fardhan kemudian ia berdiri dan berhadapan dengan kekasihnya


"Makan paper" Kata Syifa ketus


"Aku kira kamu udah kenyang habis reonian sama temen kamu di ruangan?" Kata Fardhan


"Astagfirullah... yank kamu itu jangan kaya anak kecil, kita ini mau tunangan, mau menikah, aku ga suka ni sikap kamu yang gampang cemburuan gitu" Kata Syifa kesal


"Loh kamu sama dia akrab banget gitu, gimana aku ga cemburu"


"yaa Allah namanya ketemu temen lama, ya wajar tegur sapa.. udahlah sayang aku bukan orang yang seperti itu" kata Syifa


"cemburu wajarlah, tapi jangan berlebihan" sambung Syifa kemudian berjalan menuju sofa


"Terus jelasin ucapan kamu tadi di lift" kata Fardhan duduk di samping Syifa


Syifa menghela nafasnya, merubah posisi duduknya menjadi serong ke arah Fardhan...


"Aku sudah siap kamu lamar, Ayah dan Bunda juga sudah siap.. Tapi untuk menikah mungkin tiga sampai lima bulan kedepan" kata Syifa menjelaskan


"kenapa ga minggu ini aja?" tantang Fardhan


"Astagfirullah ngebet yaa?" tanya Syifa membuat Fardhan tersenyum lebar


"Kamu belum persen cincin, aku juga belum pesan kebaya, bunda juta belum ada persiapan, udahlah idealnya minggu depan" Kata Syifa kesal


"yaudah segera kita urus biar Bunda dan mama urus yang lain"


Syifa mengangguk, lalu ia mengingat akan ucapannya dulu sebelum mengenal Fardhan


"sayang...." Ucap Syifa


"Sebenarnya ada yang mau aku omongin" Kata Syifa serius


Fardhan mengerut kan keningnya karena Syifa begitu serius berkata...


*****


vote


like


komen


cemungut jam 1 akan aku screenshoot siapa aja yang berada di posisi satu dan dua hihii