
Usai memeriksakan diri ke Rumah Sakit, Tiara memang tengah mengandung , usianya baru 4 Minggu.. Dokter hanya menyarankan agar Tiara tidak melakukan banyak aktivitas, tidak boleh stres, dan harus mengkonsumsi makanan kaya gizi dan higenis..
Barry tak henti menebar senyumnya, tangannya pun seolah tak lepas dari genggaman itu..
Dalam perjalanan pulang mereka tengah sibuk memainkan ponsel masing-masing, Tiara merebahkan tubuhnya dengan bantalan paha Barry...
Mereka sibuk membalas pesan yang dikirimkan teman-teman mereka yang mengetahui kehamilan Tiara karena Barry mengupload foto mesranya dengan isteri sambil memegang tespack...
Namun Tiba-tiba Tiara bangun, dan berkata...
"Mas, mau soto Betawi deh" kata Tiara manja
"Jon ke resto soto Betawi Jon" perintah Barry pada supirnya
"maaf pak, tapi saya ga tau dimana" ucapnya
"hmm aku juga gatau dimana yang enak"
"Sayang gimana kalo bibi yang buat, aku ga suka soto Betawi jadi gatau dimana tempat yang enak" kata Barry pada isterinya lalu Tiara mengangguk
Huh selamet deh, dia ga terlalu merepotkan. .
****
"Duh maaf, bibi orang Jawa gatau resep soto Betawi yang enak, dari pada nanti non Tiara hilang selera makan" kata Bibi merasa tak enak hati
Barry pun mengerti, Tiara pun mulai menekuk wajahnya..
"tenang sayang, pokoknya aku cariin... kita ke kamar dulu ya" ajak Barry..
di sebuah grup Chat..
Gue butuh soto Betawi Enak -Barry
Jiahaha akibat ronda malam muncul lah soto Betawi hahaha - Roy
gue pernah tuh makan di daerah Tanggerang ada Bar.. enak.. - Kevin
Jauh banget.. lu lah beliin gue kasian anak gue entar ngeces - Barry
Roy lagi di Jakbar tuh, Deket dia...- Kevin
beliin Vin, kesian ponakan gua - Fardhan
IYAAAA KAMFRET!!!
Share lok pin!!
Barry yang maen kuda-kudaan gue yang sengsaraš
Barry tidak sekedar mempercayai Roy.. ia juga meminta Sekertarisnya mencarikan soto Betawi dari berbagai restoran dan membawanya kerumah..
***
Jam 1 Siang Sarah mengantarkan soto Betawi begitu juga Roy...
"bawa apaan neng" tegur Roy melihat Sarah turun dari ojeg online
"soto Betawi pak" kata Sarah
"lah kok sama yaa? Disuruh Barry?"
"iyalah pak,," kata Sarah sedikit jutek
jutek banget kurcaciiiii - kata Roy dalam hati
***
"Wahh banyak banget sar" kata Tiara melihat Sarah mengeluarkan berbagai soto Betawi yang ia beli dari beberapa pedagang
"iya buk, kata Pak Barry beli beberapa biar ibu bisa icip yang mana yang ibu suka" kata Sarah
"gue bawa satu, rekomen dari Kepin calon ipar lu" kata Roy pada Barry
"sembarangan lu kalo ngomong, emang Ade gue udah Mao" timpal Barry
"Maolah kalo kaga Mao, kemaren dia ga jalan, ga nonton.. makanya lu jangan sibuk bikin Dede sampe Ade sendiri lu perhatiin" kata Roy membuat Tiara dan Barry saling bertatap
"coba dulu sayang" kata Barry mengalihkan pembicaraan
"Makan dulu yang gue bawa, jadi kalo lu ga doyan biar gue yang makan" timpal Roy
"ihhhh" kata Sarah berdecak ilfeel
"nape lu ih ih ih... ah ah ah biar enak di denger" kata Roy sambil memasang muka nyeleneh nya..
"Saringan nya karat bar" timpal Roy
Tiara terkekeh lalu mencicipi lima soto Betawi yang terhidang di depannya dengan mangkuk mini..
"Aku suka yang ini, mana sambal dan acarnya" kata Tiara
"ibu yakin suka yang itu?" Tanya Sarah heran
"iya kenapa?"
"itu saya beli di pinggir jalan Bu, rame si tempatnya, yang lain saya beli di restoran" kata Sarah dengan sedikit kecemasan
"oh gapapa, enak kok"
"yang gue beli ga enak?" timpal Roy
"enak, tapi aku kasian sama kamu, kamu makan aja" kata Tiara menyodorkan soto itu
"Allhamdulillah, terharu loh gue" kata Roy
"Nasi bar Nasi" perintah Roy
"idih emang gue siapa lu"
"kamu itu permata hatiku beb" goda Roy
"idihh bapak homo pak?" celetuk Sarah
"Hahahaha" Barry dan Tiara tertawa
" emang muka gue ada tampang homo?"
"gue jantan! lu mau bukti yuk nikah yu" kata Roy entah apa maksud dah tujuannya
"ohh ogah, paling bapak menikah cuma untuk menutupi aib bapak kan?" timpal Sarah
HAHAHAHAHAHAHA
"emang bener sar, makanya jangan mau ya" kata Barry memberi peringatan
"oh dia cocoknya sama Pras pak" tambah Sarah
Roy yang tengah mengunyah potongan daging pun tersedak, daging tertahan di tenggorokannya..
"A a a a.. To Lo " Sarah mengetahui Roy terserah pun dengan sekuat tenaga memukul pundak belakang Roy..
Bugh
Plunggggg
daging itu kembali masuk kedalam mangkuk soto Roy
Nafasnya terengah-engah..
Dengan cepat Sarah memberinya air minum...
Barry dan Tiara malah tertawa terbahak-bahak...
"Sial.... pasangan macam apa kalian" celetuk Roy sambil memegang tenggorokannya
"Kamu juga sar, ngapain nyebut si cacing kena garem.." kata Roy kesal
"eh maaf pak.. maaf" kata Sarah tertunduk
"Sebagai gantinya kamu temenin saya makan soto ini ke tempatnya, ini udah ga bisa di makan" Kata Roy sedikit tegas
"Hemm kambing! mana pantes lu tegas gitu, nih soto banyak pilih" kata Barry menyodorkan tiga mangkok ke hadapan Roy
"ogah!!!
"Ayo ikut" kata Roy menarik paksa Sarah
"Roy woy dia lagi kerja" Teriak Barry
"CUTI, kalo bos nya marah suruh adepin gue" kata Roy
Tiara terkekeh mendengar ucapan konyol Roy, Barry hanya bisa menggelengkan kepalanya..
sambil memijit pelan keningnya....
****
LIKE KOMEN VOTE YAA SAHABAT hahaha