
Tiara tengah bersantai di rumah barunya menikmati Suara gemericik air dari kolam ikan maupun kolam renang..
Tiara bak puteri raja, tinggal di rumah cukup mewah dengan suasana tropis alam, dimanjakan dengan beragam fasilitas, Dua maid, dua satpam, dan pengasuh anaknya, itu semua adalah tentu di luar kuasanya..
Namun berbeda dengan wanita lainnya, Tiara justru merasa bosan dalam keadaan seperti itu suaminya bekerja, pekerjaan rumahnya sudah ada yang handle, bayinya yang berusia hampir tiga bulan itu tentu masih banyak waktu tidur dan saat bangun pun ada pengasuhnya yang menghandle..
Tiara hanya disibukkan dengan menyusui Al atau pumping Asi ...
Tiara memainkan ponselnya, hingga ia sangat terkejut melihat sebuah postingan yang tak lain adalah dari kontak Alice...
*Gambar Alice dengan Kevin menunjukan cincin di jari manis mereka*
Allhamdulillah, Bismillah... Jodoh adalah rahasia Tuhan, semoga tercatat nama kita hingga akhir haayat....
Tiara membaca caption Alice pun membuat matanya terbelatak tak menyangka..
"Ini Kevin bukan si?????" kata Tiara memperbesar foto tersebut..
"Iya kan ini Kevin... ihhhh kok Kevin si" Kata Tiara seolah tak percaya..
kayaknya aku harus ke kantor mas Barry deh..Batin Tiara seolah butuh penjelasan langsung dari suaminya...
Tiara pun bersiap diri, tentunya ia juga berpamitan pada pengasuh Al...
Tiara mengendarai mobil yang terparkir di garasi rumah tersebut, dengan sigap satpam membukakan pintu gerbang kayu untuk majikannya...
Duh udah lama banget ga nyetir... Bismillahirrahmanirrahim.... kata Tiara yang sebenarnya juga merasa jenuh dirumah seorang diri...
sempat ia mengeluh karena hanya keluar rumah dengan Barry namun apalah daya, sikap cemburuan Barry dan sedikit sikap otoriter suaminya membuat ia mengalah saja demi kebaikan rumah tangga mereka...
Empat puluh menit, Tiara tiba di perusahaan suaminya sambil membawa beberapa mini cake untuk suaminya juga untuk Pras...
Tiara masuk dengan pakaian yang biasa saja, celana Stretch hitam dengan aksen bordir hitam di ujung kaki, di padukan dengan kaos cokelat dengan brand ternama F..
sepatu flat dan tas mini Selempang ya tentu membuat kesan simple melekat pada dirinya ...
Beberapa karyawan berdecak kagum melihat Tiara, isteri seorang CEO berpenampilan santai bahkan sederhana, pesona Tiara juga tak terkikis meski sudah menjadi seorang isteri dan memiliki satu anak...
sikap ramahnya masih melekat pada diri Tiara .
"Nyonya" Sapa Pras saat Tiara berada di depan mejanya
"Waw Pras... kamu bener-bener udah hemmm" kata Tiara terkagum melihat penampilan paras begitu gagah
"Atas permintaan wanita-wanita hebat dalam hidup saya nyonya" Kata Pras tersenyum
Pras bertekat membuang kepribadian nya yang lain saat ibu nya kembali sakit dan memintanya untuk berubah, adiknya yang kini menjadi orang kepercayaan Tiara di cafe pun sellau meminta Pras agar memperkuat jati dirinya sebagai seorang laki-laki.. di tambah ucapan-ucapan Tiara yang selalu terngiang di telinga nya....
"Allhamdulillah... suamiku ada?" Tanya Tiara menoleh ke arah pintu ruangan suaminya
"Ada dong, dari tadi di ruangan" kata Pras memberi tahu
"Oke aku masuk... oh iya, ini buat kamu, ini kasih ke Fardhan" kata Tiara memberikan dua box cake dalam satu minibag bening
"Allhamdulillah, makasih nyonya" kata Prada kemudian Tiara menuju ruangan suaminya....
Tiara mengetuk pintunya membuat Pras berdecak heran, kenapa harus di ketuk, dia kan isteri nya ... namun berbeda dengan maksud dari Tiara, seolah Tiara hendak memberi kejutan pada suaminya..
"Kenapa Pras ga bilang kalo ada tamu, banyak kerjaan gini lagi" kata Barry menengok ke arah pintu nya lalu berkata "MASUK"
Tiara mendorong pintunya lalu masuk..
"Selamat siang bapak Barry" kata Tiara meledek
"Ya Allah... sayang...kok kesini???" Tanya Barry sambil beranjak dari kursi kebesarannya
"Aku kangen papinya Alesha... " kata Tiara dengan centilnya
"Haha sayang , jangan kaya gitu disini kalo kamu gamau mandi diisni" ledek Bary membuat Tiara menuju sofa dan mendudukan dirinya sambil meletakan dan membuka kue soes kesukaan suaminya dengan berbagai varian rasa.
"Dimakan pihh..."kata Tiara dengan manisnya
"Kesini sama siapa? naik apa? dan ada apa?" kata Barry duduk di samping isterinya
Tiara menatap sekilas suaminya sambil mengerutkan keningnya
"Jawabnya boleh dicicil ga?" ketus Tiara
"Haha, yaudah jawab satu-satu"
"Pertama, aku kesini sendiri, kedua aku kesini nyetir sendiri mas, naik mobil ini" kata Tiara sambil memamerkan kunci mobil berbentuk remote ke suaminya
Barry menghela nafasnya..
"Nakal!!" kata Barry mencubit hidung isterinya membuat Tiara mengeluh sakit
"kenapa ga izin dulu? telfon kek" tambah Barry dengan sedikit jutek
"Aku bosen dirumah mas, bagai burung dalam sangkar" kata Tiara kesal
"Hemm... oke jadi apa yang membuat burung cantik ini terbang kesini???" kata Barry kembali meledek isterinya...
Tiara menghela nafasnya, sambil meraih ponselnya...
"Mas liat ini" kata Tiara memperlihatkan foto Alice dan Kevin
"bisa kamu jelaskan?" kenapa kamu ga bilang aku hemm??" kata Tiara berucap dengan ketus
Barry masih menatap foto itu seolah tak percaya, Kevin yang selama ini selalu bersikap terbuka kali ini ia menyembunyikan statusnya dengan Alice yang merupakan saudara dari Kevin ..
"Udah ayok cus Bandung kerjain dia" usul Tiara..
padahal aku udah ngebet mau jalan-jalan..
Batin Tiara dengan maksud lain...
"kirim fotonya ke aku sayang, aku harus kasih tau Roy sama Fardhan" titah Barry memberikan ponsel isterinya lagi ..
"Kamu beneran gatau hubungan mereka mas?" Tanya Tiara penasaran
"Enggak sayang, suer... mama juga ga ngomong apa-apa kan sama kita padahal mama ada di Bandung..."Kata Barry juga tak percaya...
"lunch bareng aja yu mas,, resmi banget suasananya kalo ada disini ngobrolnya"kata Tiara penuh kegirangan
Barry menyunging kan bibirnya
"alesan!!! dari raut wajahmu itu udah kebaca kalo kamu butuh hiburan" kata BArry terkekeh
"Iya dong, itu tau... entar isterinya bulukan dirumah terus mas"kata Tiara terkekeh
hahah
"kan udah mas kasih pengawet sayang....yaudah tunggu sebentar yaa limabelas menit" kata Barry mengusap lembut pucuk kepala isterinya lalu berjalan menuju kursi kerjanya....
*******
like komen dan Vote yaa...
maaf aku telat up, ada sesuatu yang gak bisa aku ungkap secara gamblang yah.... 🙏🙏🙏❤️