Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Kepanikan Fardhan


"Barry... Selamaatttt bentar lagi belah duren" ledek Roy dengan mulut embernya


"emang elo belahin duren orang mulu" Kata Fardhan seolah membela Barry


"udah deh pada nyusul gue cepetan" Sahut Barry sambil memamerkan cincin di jarinya


"Sedaappp, lu liat entar bar gue Nikah duluan dari pada ni dua cecunguk" kata Roy dengan pedenya


"Enak aja lu, gue sebulan setelah Barry juga nikah" kata Fardhan tanpa di dengar oleh Syifa yang tengah asyik berfoto bersama Risa dan Tiara


"Jiaahhh kencing lu udah lurus belom? mau nikahin anak orang aja lu" ledek Roy


Plakk


Fardhan menepak lengan Roy


"kalo ngomong lu,,,sembrono" kata Fardhan


"Lu berdua ribut mulu, mending berdua lu kawin deh" kata Kevin kesal


"dih samurai vs kampak dong" kata Roy


"ehh tunggu-tunggu" kata Roy serius


"lu bilang mau jodohin gue sama sekertaris lu bar, si Tya?" Tanya Roy mengingat perbincangannya dengan Barry dan Tiara


Fardhan tertawa terbahak-bahak begitu juga dengan Barry mereka tertawa hingga wajah nya memerah...


"eh kambing, mana Tya? mayan buat gue ajak kencan kalo lagi disini" kata Roy dengan pedenya


Fardhan dan Barry semakin tak tahan menahan tawa nya..


"Aduh aduhhh hahhahahaha, perut gue sampe sakit" kata Barry


"hahahahahha gue panggil ga nii si Tya bar hahahahahahaha" tanya Fardhan sambil tertawa riang


barry tertawa lagi...


"mana si si Tya kok kalian ketawa begitu" kata Kevin kebingungan, begitu juga dengan Roy yang tak kala bingung dengan Barry dan Fardhan yang tertawa terbahak-bahak...


"oke oke. gue panggil... Tapi Vin lu tutup ni mata Roy" Kata Fardhan menahan tawa


"Buat apa? belekan mata dia, ogah" toka Kevin


"Sialan mana ada belek" kata Roy sambil mencari belek di matanya


"Udah Tutup ni Vin" kata Fardhan


Kevin pun menutup mata Roy..


Fardhan berjalan ke arah Prasetya...


"Tya sini sebentar.. "


Prasetya menoleh membuat Tiara, Risa, Sarah juga Syifa menoleh...


"ada fans kamu, kamu temuin ya biar dia seneng" Kata Fardhan menahan tawanya


"ah yang bener Pak, aduh jadi berasa selebrmgram saya pak" kata Fardhan sedikit centil..


melihat aksi Itu Tiara dengan cepat melempar pandangannya pada Barry, Barry terlihat tengah tertawa sementara Kevin tengah menutup mata Roy..


Tiara mengingat sesuatu,,, dengan percaya diri Tiara juga menahan tawanya sanbil berjalan ke arah Barry...


Barry yang menyadari langsung mengandeng Tiara agar berdekatan dengannya..


Fardhan membawa Pras mendekat, membuat Kevin menganga dan pikirannya langsung membuatnya tertawa...


Barry dan Fardhan juga tengah tertawa..


Sementara Tiara berusaha menahan tawanya..


"Tya ini namanya Roy, nah dia dari kemaren ngeebeeett banget mau kenal kamu...." Kata Fardhan pada Prasetya


"Roy ini Tya di depan lu, jangan gugup lu" kata Fardhan


"buka Vin" kata Fardhan


Perlahan Roy membuka matanya..


matanya seolah langsung menyalah melihat sosok Pria dengan gemulainya bersikap kemayu sambil mengedipkan sebelah matanya...


"Allahhu Akbarr"


"Astagfirullah"


"Innalillahiiwainailaihirojiunn"


Ucap Roy dengan lantang namun Tubuhnya seolah mematung...


Fardhan, Barry, Tiara, Kevin Tertawa kompak hingga Fardhan tersungkur duduk di lantai melihat kejadian tersebut..


"Siang Pak Roy, Saya Tya" Ucap Pras menambah gelak tawa


Risa, Syifa dan Sarah ikut tertawa melihat mimik wajah Roy dan Pras kala itu...


"Yaa Allahh, Ampuni Hamba dan temen-temen hamba" Kata Roy sambil mengangkat kedua tangannya seraya sedang berdoa


"Pak Roy, nanti telfon Tya aja yaa, Tya malu" kata Oras kemudian berjalan pergi ke arah Risa, sarah dan Syifa...


"kampret lu semua!!!" kata Roy menatap satu per satu temannya


"Puas lu semua haaa?" Kata Roy bertolak pingang...


"sebagai gantinya gue pepet si Risa" kata Roy


"ehhhh ehhh awas lu kalo berani" kata Barry


"Wah minta gue sunat lagi lu deketin adek gue" kata Fardhan


"Bodo" kata Roy kesal


"ehh Risa jatah gue udah gue incerr lama" kata Kevin nyeletuk


"Wah kampret lu berdua, gue ga restuin ampe gue mati" kata Fardhan


"Gilak Risa, herdernya ada dua"bkata Roy


"Serem... mundur perlahan dah" Kata Kevin


Merekapun tertawa lagi bersama Dan menjadi pusat perhatian banyak orang..


********


Dua Hari Setelah Pertunangan Tiara dan Barry..


Tiara datang ke kantor seperti biasanya, kali ini ia di antar Ayah dan Ibunya.. Karena Pak Rachman hendak bertugas kembali, dan Ibu Sulis mengantarnya ke bandara...


Tiara melangkah seperti biasa dengan memasang senyum tulus nya...


Eh eh..


Dia Akhirnya di lamar bos


Tiara tuh Tiara, beruntung banget ya dia..


Eh si bos dapet cewek cantik, ramah kaya gitu... beruntung yaa si bos!


Suara Bisik-besik jelas terdengar..


Dari mana mereka tau aku di lamar Barry? hmm!! ini sungguh merepotkan! - Batin Tiara merasa tak nyaman..


Tiara sudah Tiba di ruangannya, ia baru ingat jika Sarah dan Pras memasang postingan foto Tiara dan Barry...


"Woy calon naganten, dateng-dateng bengong" Kata Anwar mengagetkan


Tiara hanya memberi senyuman masamnya


"Eh Ti, Sorry kemaren ga bisa dateng, gue kuliah ada kuis" Kata Anwar jujur


"Iya gapapa Bang! yang penting doa nya" Kata Tiara terkekeh


"Pastiii... Syifa belum dateng? padahal Fardhan udah dateng" Kata Anwar sambil duduk di kursinya


"oh mereka ga bareng berarti" Kata Tiara santai


Anwar mengangguk mengiyakan...


Mereka memulai pekerjaanya hingga satu jam berlalu..


Tak Lama Pras datang ke ruangan Tiara..


"Ibu Peri, di Panggil bos pangeran" kata Pras dengan gaya macho namun logat bicaranya masih terselip nada kemayunya


"Oh oke, makasih Pras" kata Tiara


"Bang aku tinggak gapapa?" Tanya Tiars


"Iya gapapa"


"Eh iya Tii, tanyain sekalian kenapa jam segini Syifs belum dateng.. gue chat ga di bales, gue telfon sekarsng nomernya gak aktif" Kata Anwar sedikit khawatir


"ohbiya nanti aku tanyain Fardhan"bkata Tiara lalu melaju keluar ruangannya...


gak biasanya Syifa absen gak ngasih tau kita.. Apa dia sakit yaa... - Batin Tiara sambil melaju ke ruangan Barry...


**


Di ruangan Barry..


"Aku kangeeennn" kata Barry dengan mengejutkan dari balik pintu langsung memeluk Tiara...


"Barryyy Stop it! Malu, ini kantor"Kata Tiara berusaha melepaskan eratnya pelukan itu


"Uh aku kangen juga" Kata Barry cemberut sementara Tiara berjalan ke arah sofa dan duduk di sofa ruang tersebut


"Kamu ada apa memanggil aku?" Tanya Tiara


"kangen aja. gak boleh ya"Kata Barry duduk di samping Tiara


"Huh gak lucu! Aku mau ke ruangan Fardhan nih" Kata Tiara


"Mau nanya, kenapa syifa mendadak ga bisa di hubungi, dan kenapa dia belum datang jam segini..." sambung Tiara kebingungan..


"sakit kali dia sayang, biar aku hubungi Fardhan" kata Barry menuju meja kerjanya mengangkat telfon kabelnya..


Tak lama fardhan datang...


"ada apa?" Tanya Fardhan sambil membuka pintu


"eh ada kaka ipar.."ledek Fardhan


Tiara hanya terdenyum malu..


"dhan, Syifa kok belum sampe ya? apa dia ga ngantor?" Tanya Tiara


"Hah? masa belom nyampe?" Kata Fardhan melihat jam di tangannya


"dia emang agak kesiangan, Tapi harusnya udah sampe..." Kata Fardhan membuka ponselnya


"Nih dia Chat gue kok bilang otw" Kata Fardhan lalu memperlihatkan Tiara dan Barry isi chat tersebut


"Yaa terus kenapa sekarang belom nyampe? Gue telfon ga bisa!" Kata Tiara mulai panik


Fardhan juga mulai panik mencoba menghubungi Syifa namun tidak dapat terhubung..


*******


Nah Loh Syifa kemana Guys?


****


Sorry yaa kemarin Up 2 , soalnya Yang biasa bantu2 dirumah mudik karena mau nikahin anaknya (udah New Normal pd nikah yee) hahah


Jadi aku agak repot pulang kerja harus jemput anakku di rumah mertua huhuhu...


Maaf yaa, hari ini aku Up nya E M P A T😁😘