Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Pertengkaran Pertama


Barry sedikit berlari ke arah mobil Risa.. Risa lebih dulu sampai dan membuka pintu mobilnya...


"Tiii... " Tegur Risa yang sedikit cangung kala itu..


" Risa antar aku pulang, aku capek" Kata Tiara tertunduk


"Sayang... ada yang harus aku jelaskan!" kata Barry dengan nafas yang tak beraturan


"Risaaa, ayo antar aku pulang... kerumah Ibu" Kata Tiara tanpa menoleh sedikitpun


Barry membulatkan matanya mendengar rumah ibu yang akan ia tuju..


"Pulang sama Fardhan" Kata Barry bergegas masuk ke kursi kemudi kemudian mengunci mobil tersebut


Risa mundur dan ia mematung..


"Itu kan mobil gue, kenap gue yang terusir" Kata Risa pelan, lalu ia menyadari bahwa tas nya berada di dalam mobil, lalu ia menghampiri Fardhan dan yang lainnya mengingat hanya Fardhan yang mampu membantu Risa..


Risa berjalan menghampiri sekumpulan orang-orang yang nampak cangung, wajah mereka semua tegang, entah apa yang ada di pikiran mereka kala itu...


"Kak anter pulang" Kata Risa dengan menahan sinar matahari yang menusuk matanya


"kaka gak bisa dek, kaka abis ini ada meeting penting" Kata Fardhan dengan nada menyesal


"Kak tas Risa di mobil, bagi uang kalo gitu" Kata Risa dengan manjanya


"Fardhan mengeluarkan dompet di saku celananya"


"Eh gak usah, gue anter aja dhan.." kata Kevin menyelah


"Gimana dek?" Tanya Fardhan


"Yaudah deh, mana konci mobil ka kevin, pamas disini" Kata Risa dengan satu tangan menadah dan satu lagi menutupi sinar matahari yang menusuk matanya


Gemasnya!!


Kevin tersenyum lalu memberikan kunci tersebut ke Arah Risa hingga risa berjalan menuju mobil milik Kevin..


"Awas lo macem-macem sama ade gue" kata Fardhan dengan sinisnya


"Incaran Baruuuuu" Ledek Roy


"udah ayo lanjut" Sambar Vita yang juga merasa panas nya terik matahari..


**


Sementara Itu...


"Sayang aku mau jelasin, kamu pasti ga lihat sepenuhnya kan?" Kata Barry mengendarai mobil Risa dengan kecepatan sedang


Tiara sangat amat berusaha menahan air matanya, ia menatap ponselnya membuka akun media sosialnya dan melihat banyak hal yang tak biasanya ia lakukan..


wow, sepenuhnya? apa ada adegan yang terlewat tadi? hemm


aku nanhan bicara karena aku nahan emosiku! mengertilah! kau berisik sekali!!


"Sayang aku tadi itu hanya menolong Vita karena ada balok yang jatuh" Kata Barry berkata jujur


niat baikmu menusuk hatiku Bar!


"Sayang... please jangan seperti ini, bicaralah" ucap Barry memelas


namun Lagi-lagi Tiara hanya diam, ia memilih diam agar emosinya tidak semakin memanas..


berisik! -Batinnya


**


Barry akhirnya mengalah, ia juga ikut diam dan memilih fokus pada tugasnya mengemudi...


Tiba dirumah, Saat mobil terhenti di depan gerbang dan gerbang terbukanperlahan Tiara memilih membuka pintu mobil dan berlari menuju kamarnya... Sementara Barry terpaksa harus memarkirkan mobil lebih dulu..


Tiara segera mengambil pakaian dindalam lemari lalu masuk ke dalam kamar mandi..


Tiara mengunci pintu kamar mandi dan menyalahkan air shower dengan derasnya..


Ia seolah menumpahkan amarahnya, rasa kecewanya beriringan dengan air mengalir...


aku ga pernah merasa sakit seperti ini, saat bersama kak Adam pun aku gak pernah merasa seperti ini... Apa aku berlebihan? Tapi Barry suamiku, dengan Jelas juga Vita mengatakan rasa suka nya terhadap Barry...


Tiara menangis bersama dengan rintik air...


"Sayang.. buka!! Tiaraa bukaa!!! Atau aku Dobrak!" kata Barry kesal


"Tiara aku ga main-main yaa, kamu pilih membukanya atau aku dobrak!!" Ucao Barry sudah semakin kesal


Tiba-tiba ponselnya berbunyi..


mamaa.... Astagaaaaaa!!!


**********


guys! kenapa aku sedih sekali , kenapa like komen kalian menurun hahahaha


qpa kalian sudah lupa cara membahagiakan aku? wakakakaka


mon maap Authornya lagi baper mode on hihiii


Guys aku buat novel baru yah, siap siap loh bacaaaaaaa hehehe


Today 4-5 eps! Kalo aku ga di Boom LIKE KOMEN VOTE kalian TERLALUUUHHH


HAHHA