Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Istriku


Tibalah Tiara di rumah megah milik keluarga Atmaja..


Dulu pertama kali aku datang keisini dalam keadaan hancur, tapi sekarang aku datang kesini dengan status sebagai isteri dari Barry..


"Kenapa bengong ayo naik" Ajak Barry ke arah kamarnya


Tiara mengangguk dan mengikuti Barry melangkah ke kamarnya..


"Lebih Rapih" Kata Tiara terkekeh melihat sekeliling


Barry ikut terkekeh..


"Pakaian ada di ruang pakaian sebelah sana, disana sudah tersedia lengkap skincare kamu" Kata Barry sambil menujukan


"Kamu yang menyiapkan?" Tanya Tiara terheran


Barry menggeleng..


"Risa, Syifa yang di utus mama dan ibu" Kata Barry terkekeh..


"yu kita turun makan siang, aku laper banget" Kata Barry sambil mengusap perutnya


"Duluan, aku mau ke toilet sebentar" Kata Tiara tersenyum


Barry lebih dulu berada di meja makan..


"Dimana isterimu?" Tanya Ibu Erna celingukan


"bentar lagi turun mam" ucap Barry sambil meneguk air mineral di gelas


"bagaimana? sudah tembus?" Tanya Ibu Erna dengan frontal membuat Barry tersedak air minum nya sendiri


"Uhuk uhuk uhuk"


"Pelan-pelan, gitu aja tersedak" Kata Ibu Erna terkekeh


"Mah, jadi mama tau kalo dia masih??"Tanya Barry penasaran


"Payah! Sebelum kamu tau mama udah tau" Kata Ibu Erna dengan sombongnya


"kenapa mama ga bilang?" kata Barry kesal


"Anak NAKAL!!!! mama Gak bilang aja kamu udah ngebet, apa lagi bilang???" kata Ibu Erna dengan ketusnya


"yakan Barry udah dewasa mah" kata Barry malu-malu


"Dewasa juga ga harus ngebet kale" ledek Ibu Erna sambil berjalan ke dapur..


"Mama ngebet apaan kak?" Tanya Risa yang baru saja bergabung


"ngebet mau pipis" Ucap Barry dengan cepat, berdoa agar Risa tidak mendengar perbincangan Barry dengan Ibu Erna..


***


Usai Makan siang Mereka berkumpul di ruang Keluarga sambil menurunkan makanan di perut..


"Ini untuk kalian" kata Fardhan memberkan satubuah amplop putih


"Apa?" Tanya Barry sementara Tiara yang menerima amplop itu,


"Waah, Terimakasih" kata Tiara melihat paket berlibur ke Raja Ampat.


"Kata Syifa kamu mau banget kesana" Sambung Fardhan


Dengan senang Tiara mengangguk


"Aku juga mau kesana deh jadinya" Celetuk Disa menggoda pasangan pengantin Baru


"Jangan konyol Risa!!!" Kata Barry kesal


"lah konyol kenapa, aku kerja kak gak bisa cuti.. tenang aja aku gak akan ganggu kalian" Kata Risa


"Huuh padahal seru kalo rame-rame" Kata Tiara


"Tuh isterinya mah Frendly gitu, lakinya mah malah galak banget kaya guru Bepe!" kata Risa kesal


"Bodo"


"Dasar Batu" kata Risa


"Bodo amat"


"gak jelas"


"bodo amat"


"Diammmm!!!" Kata Ibu Erna yang baru saja bergabung


"kalian ini sudah dewasa masih aja senang berdebat! pusing mama"


Mereka berdua pun diam karena keluhan dari wanita terkasihnya mulai terlontar..


"Tiara sayang, kalo disini jangan malu-malu ya ini udah jadi rumah kamu juga" Kata Ibu Erna


"Iya mah Terimakasih" kata Tiara yang sangat bahagia


"Yaudah ke kamar yu Yank" ajak Barry, membuat semua mata menatap nya penuh Arti


"Mau Sholat wey!!! Jangan mikir aneh-aneh di siang bolong" Kata Barry sambil menarik tangan Isterinya


"Oh kirain siang-siang juga di hajar" kata Ibu Erna pelan


"Ngomong apa mah?" Tanya Risa yang merasa tak mendengar jelas ucapan Ibu Erna


"ah ngomong emang ada siang yang bolong?" kata Ibu Erna mengeles tak jelas


"Apa si mama ga jelas deh hHah" kata Risa


Fardhan terkekeh


"aku kamar ya mah, dek.. ngantuk" kata Fardhan


"Makanya kamu jangan jahilin Barry terus" kata Ibu Erna ketus


"lah Risa juga tuh mah" kata Barry yang sudsh berjalan dan kembali menoleh menujuk risa


"otak nya bukan aku mah, sueeerr" kata Risa ketakutan lalu berlari kecil menuju kamarnya


*****


Barry tengah mengimami Tiara dalam ibadahnya kali ini..


Usai selesai sholat, mereka memanjatkan doanya masing-masing..


Tiara merasa bersyukur memiliki Barry yang banyak berubah jauh lebih baik dari awal pertemuan mereka..


ketenangan Hatinya semakin terasa sangat terasa jika Berada bersama dengan Barry..


Aku bersyukur sekali.. Terimakasih yaa Allah aku beruntung memilikinya.. jaga rumah tangga kami dalam keadaam apapun, hujanilah kasih sayang, rahmat serta berkah.. Jadikan kami keluarga yang sakinah mawadah warohmah.. Aaminn


Barry juga melantunkan doa yang Sama..


Ia sangat bersyukur memiliki Tiara yang begitu membuatnya menjadi lebih baik...


Barry memutar posisi dudk bersilahnya ke arah Tiara, di lihatnya sang isteri menitihkan air mata..


"Kenapa?"Tanya Barry pelan sambil mengusap aerah wajah Tiara


Tiara mendekat merebahkan kepalanya di paha Barry, Barry tersenyum bahagia berada di posisi saat ini, sikap manja isterinya kali ini membuatnya benar-benar merasa menjadi tempat berlindung wanita di hadapannya..


"aku hanya merasa beruntung" Ucap Tiara sambil mengengam erat satu tangan Barry..


"Aku gatau kedepannya cobaan rumah tangga kita akan seerti apa.. aku hanya berharap kamu tidak akan pernah merubah sikapmu, cintamu padaku" kata Tiara Lirih


"Aku berjanji tidak akan pernah menanggalkan cinta kita.. Aku telah bersumpah pada Tuhan, hanya kamu satu selamanya, Isteriku" Ucap Barry sambil mengusap lengan Tiara


Tiara bangun dan menatap Barry..


"Terimakasih" ucap Tiara lalu air mata bahagia ittu mengalir


"Jangan mudah menangis di hadapan orang lain yaa, menangislah di hadapanku.. jangan biarkan orangblain melihatmu lemah, Isteriku" Ucap Barry menghapus air mata bahagia itu, senyum manis tersunging di bibir Tiara


Merekapun saling Berpelukan, merasakan kenyamanan, kehangatan dan ketenangan..


*****


Vote


Like


Komen


Jangan Ragu-Raguuu 😊😊😊😊😊


Guys, aku buat GA nih . Yuk ikut memeriahkan, kalian bisa masuk ke grup aku untuk tau bagaimana sih caranya hehe


cus!!!! ada Voucer uang digital 50-100.000 hehe yukkk ikutan 😊😁😁😁😁