Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Kebahagiaan


"Masss ada yang pecah , ada yang ngalir" kata Tiara panik..


Barry segera melihat bagian yang Tiara tunjuk.. melihat cairan bercampur darah dalam lendir Barry ikut panik dan memanggil dokter yang jaraknya tak terlalu jauh, namun suara Barry mampu terdengar sampai ke area parkir sepertinya...


bidan Yuni menghampiri, melihat jalan lahir agar memastikan sesuatu hal yang memang harusnya terjadi...


"Dok lengkap...."


ucapan suster itu membuat dokter salsa semakin mendekat dan mempersiapkan diri..


"Dok mau puppppp mulessss" kata Tiara tanpa rasa malu


"yakin itu mules pup?" tanya dokter salsa yang sudah faham


Tiara menggeleng


"gatau dok... astagfirullah" kata Tiara sambil meremas tangan suaminya


"baik gini, kalo mules datang kamu mengejan yaa, tapi kalo ga mlues jangan mengejan itu akan menghabiskan tenaga aja, sia-sia" kata Dokter salsa namun Tiara seolah tak merespon ucapan Dokter itu karena merasakan sakit luar biasa.


"mulessss" kata Tiara


"okee aku mengejannn" titak dokter salsa


Tiara pun mengejan sekuat tanaga


"mengejannya di perut yaa jangan di tenggorok" kata Bidan Yuni


Tiara berhenti mengejan, ia kembali mengatur nafasnya...


"minum dulu minum" Tiatah dokter salsa membuat Barry mengambil satu gelas dan memberikan sedotan kedalam gelas itu, Tiara meminum air sampai setengah gelas..


"muless lagi dokkk" kata Tiara membuat dokter salsa memberi aba-aba untuk mengejan...


"bagus...rambut baby sudah terlihat ya Buu, harus benar supaya ga terlalu lama tertahan" kata Dokter salsa..


"Ayo sayang semangat, kalo aku bisa gantiin aku mau kok mules mules demi anak kita" kata Barry


"Bawel ihhh, bikin ga konsen" kata Tiara kesal membuat dokter dan para suster tertawa, ada rasa malu pada diri Barry


satu menit berlalu ...


"dokkkkkkkk mulessss" kata Tiara kemudian menggenggam tangan suaminya erat sangat erat.. satu tangan Tiara menarik rambut Barry yang cukup untuk ia genggam...


Sakit... bisa pitak nii rambut gue...Batin Barry menahan rasa sakit di Jambak serta di genggam sangat erat...


"emmmmmmm"


"Bagus Buu ayoooo lagiii, sekali lagi yang kuat dan panjang" titah dokter salsa


Semampunya Tiara mengikuti perintah dokter itu ..


hingga akhirnya ...


Suara tangisan bayi di iringi helaan nafas Tiara...


ALLHAMDULILLAH...


"bapak, ibu.. bayinya perempuan, cantik sekali, bersih...." kata Dokter salsa sambil memperlihatkan bayi munggil yang masih berlumuran darah


Barry menitihkan air matanya menatap kagum pada ciptaan Tuhan yang begitu indah...


Tiara masih menormalkan ritme nafasnya, sambil ia sungingkan senyum bahagia serta lega pada dirinya..


Allhamdulillah yaa Allah, terimakasih atas kebahagiaan ini... -batin Tiara


Barry mengecup berkali-kali seluruh bagian wajah sang isteri..


"Terimakasih sayang, dia cantik sama kaya kamu... sampai akhir hayat aku, aku gak akan melupakan momen ini .. aku berhutang banyak perjuangan yang telah kamu korbankan... " kata Barry lirih sambil berbisik ke isterinya dengan memberi sedikit sentuhan lembut di pipi juga telinga sang isteri..


"Kita IMD ya Buu"


kata seorang suster membawa bayi, dan satu suster mendampingi membuka kancing baju Tiara...


Di letakkan Bayi mungil itu di atas dada Tiara menambah kebahagiaan keduanya...


"Jadi namanya yang mana?" Tanya Tiara pada Barry sambil menatap Puteri cantiknya


"Alesha Humaira Atmaja" kata Barry dengan senyum bahagianya


"keberuntungan yang memiliki pipi kemerahan dari keluarga Atmaja" tambah Barry dengan penuh kebahagiaan


"Terimakasih papi, namanya bagus buat aku" kata Tiara seolah menirukan suara baby Al...


namun senyum keduanya berubah ketika....


"Bu relax yaa.. kita mau keluarin satu lagi dari dalam perut..." kata Dokter Salsa telah mempersiapkan juga sebuah benca mini berbentuk bulan sabit serta benang panjang..


Mendengar kata Satu lagi, Barry menoleh menatap aneh sang dokter..


"Apa anak saya kembar dok?" Tanya Barry heran


Dokter salsa tersenyum...


"Saya mau ambil temen anak bapak selama di dalam perut" Tambah dokter salsa membuat Barry dan Tiara saling menatap, meski Tiara sudah tau apa yang di maksud oleh dokter , Karen aja telah belajar banyak hal sebelum melahirkan


Lain dengan Barry, dia malah mengerutkan dahinya.. menatap dokter salsa penuh arti..


"Ini plasenta nya anak bapak, saya akan keluarkan, lalu saya akan jahit bagian jalur lahir sedikit ya pak" kata dokter salsa cepat sebelum pertanyaan lain terlontar ..


"oooooo... "


Dokter pun melakukan tugasnya, sementara Tiara hanya menikmati menatap makhluk kecil mungil berada di dada nya begitu juga Barry... tak lama berselang...


"sudah cukup ya Buu, nanti kita lanjutkan, sekarang bapak boleh ikut saya, kita adzankan lalu kita cek keadaan bayi bersama" kata Seorang perawat sambil meraih bayi perempuan nan cantik itu...


"Sebentar ya sayang" kata Barry pada Tiara sambil mengusap pucuk kepala sang isteri dan mencium keningnya .


Tiara sudah sangat lelah selama satu harian merasa sakit luar biasa hingga saat ini sudah menunjukan pukul 9 malam...


rasa sakit tajamnya jarum yang menembus kulit Tiara pun seolah tak terasa karena rasa lelah dan kantuk nya yang luar biasa kala itu...


hingga Tiara pun benar-benar terlelap dalam tidurnya, tak perduli meski di sekelilingnya sangat banyak tenaga medis yang tengah membantunya....


Malam ini kebahagiaan seolah tak pernah dirasakan oleh keluarga Atmaja, Puteri kecil yang begitu mempesona membuat seluruh keluarga pasangan tersebut tak henti mengucap syukur...


segala penantian, pengorbanan, airmata serta rasa sakit mendera itu seolah sirnah karena hadirnya sosok Alesha Humaira Atmaja...


*****


E N D


Maaf jika tidak sesuai.. hehe


cusa like komen dan Vote...


lanjut kah? Atau cukup sampai disini???


aku akan lanjut jika komen sampai 100 kali yaaa hehehe


terus likenya sampai 1.500 hehehehe


****


peran pendukung masih gantung? yakan peran pembantu beb, yang penting peran utama bahagia wkakaka


maaf maaff ga gitu, nanti kalo aku buat lanjutannya gimana sekalian mempertegas dan memperjelas semua peran? tapi ga banyak kali yaa hehe