
Fardhan masih fokus mengendarai sebuah tempat yang sudah mereka sepakati, telinga Kevin dan Fardhan terasa hendak terbakar karena panas mendengar ocehan Roy yang tiada hentinya..
ingin sekali Kevin membuka suaranya namun ia takut Roy mencurigainya, meski sebenarnya Roy sudah mengatahui nya ...
"Pak ini bisa ga si nyetirnya di gas dikit lagi, pelan banget.. bapak harus saya kenalin sama temen saya namanya Kepin, beh jago deh pak soal nyetir menyetir... kalo temen saya si Fardhan mah Cemen dia kalo nyetir, kurang macho gitu pak" kata Roy membuat Kevin menahan tawanya sementara Fardhan mengepalkan tangannya di lingkar stir yang ia pegang...
"Pak ini mau kemana si pak, kaya nya saya ga asing sama jalan ini" kata Roy namun lagi-lagi keduanya malah diam membisu
Sial dia bawa gue kerumah Barry kayaknya..
Batin Roy..
mobil terus melaju dengan kecepatan sedikit kencang..
benar saja mobil memasuki kawasan perumahan elite..
Roy pun mendekat ke celah kursi antara Kevin dan fardhan...
"heh lu pada mau ngerjain gue apa hah?" kata Roy sambil menarik topi keduanya.. dan itu mampu membuat tawa Fardhan dan Kevin pecah seketika..
"hahaha lu nikmatin aja" kata Kevin sambil tertawa
"Awas Lo Yee, liat lu udah muji-muji bini gue bahenol, pake bilang gue suami takut istri.. lu liat entar ya Roy... " ancam fardahan kesal sementara Kevin dan Roy sambil tertawa kegirangan
*
"Dhan ini kok belom kerumah gue deh, apa-apaan nii" kata Roy panik saat mobil yang ia tumpangi malah memasuki garasi rumah Roy yang belum ia tempati, bahkan prabotan rumah pun belum lengkap terisi...
"udah diem aja deh Lo" kata Kevin kesal
"Tau, sakit kuping gue denger lu ngoceh Mulu" kata Fardhan
"Haha belom apa-apa aja gue udah menang... gue si santai aja... gak takut gue" kata Roy sambil menyenderkan tubuhnya santai...
"Pin, lest gooooo" kata Fardhan membuat Kevin pindah duduk ke belakang..
"Diem loo" kata Kevin memegangi kedua tangan Roy, memutarnya kebelakang lalu memborgolnya ...
"udah kaya napi gue" kata Roy kesal
"udah diem aja deh Lo" kata Kevin kemudian mengambil sehelai kain dari sakunya dan menutup mata Roy
"lu nutup mata gue pake apaan si pin, bau dah" kata Roy sambil menggerakkan hidungnya
"ahahah pake sapu tangan, tadi gue bersin sekali Roy" kata Kevin jujur membuat Fardhan
dan Kevin tertawa terbahak-bahak
"kurang ajar Lo pin.. virus dah ni gue" kata Roy kesal
"enak aja, sorry yaa bersin sultan mah steril" ledek Kevin dengan pedenya
"udah yu" sambung Kevin kemudian Fardhan turun dan membuka pintu mobil bagian penumpang itu...
Barry sudah berada di rumah Roy kala itu ...
langsung menarik Roy masuk kedalam rumahnya sendiri...
"Barry yaa, apal ni gue aroma nya" kata Roy
"parfum mahal mah emang melekat terus yaa" kata Barry dengan pedenya
"cih... nyesel gue ngomong kaya tadi" kesal Roy...
"iya yaa, malah remang banget lagi padahal baru jam sepuluh pagi" kata Kevin menimpali
"kalo ngomong lu pada sembarangan yaa" kata Roy kesal
"udah jangan ngomongin soal itu,, iket dia disini" kata Barry menujuk tiang rumah berbentuk bundar kokoh
"eh gue mau di apain ini, jangan aneh-aneh loh, gue kan sayang kalian" kata Roy mulai panik
"gue sayang Lo, tapi gak untuk saat ini" kata Kevin sambil mencolek dagu Roy
"Pin jijik pin, gue udah mau punya bini" kata Roy menjauhkan wajahnya
"idih lu pikir gue mau Ama Lo, gue mah udah ada hasil dari kejantanan gue, lah elo hahaha ngeluarin doang jadi kaga" kata Kevin membuat Roy melayangkan kakinya kedepan namun tidak dapat mengenai Kevin
"Beres" kata Fardhan usai mengikat tangan Rey
saat itu Fardhan memberi kode pada Kevin dan Barry..
bunyi ponsel Fardhan memcahkan suasana...
iya sayang, kenapa..??
oh iya iya aku ke rumah Barry sekarang...
"Eh Syifa nelfon katanya mau pup gada yang jagain anak gue" kata Fardhan
"Bar lu juga suruh balik, susu anak lu abis" kata Fardhan
"Lah ini Alice chat gue , ngidam manggah muda lagi" kata Kevin
"eh ga lucu ya lu pada minggat tapi ninggalin gue disini kaya tawanan" kata Roy protes
" yaelah Roy rumah kita di sini kali, tinggal lima langkah nyampe, bentar doang" kata Kevin
"Tau gue ke rumah barry dulu, gue kan suami takut istri Roy" kata Fardhan menyingung Roy
"Barr Lo juga balik, Lo kan Bucin banget Ama bini Lo" ledek Fardhan lagi menyinggung Roy
mereka bertiga menahan tawa mereka...
lalu melangkah menjauhi posisi Roy ..
"woyy.. balik ga lu pada...."
"Pinn... bukanin pin" kata Roy
"Barry ih lepasin gue"
"dhannnnn plisss temenin guee kek"
sementara itu ketiganya hanya tertawa pelan melihat ketahuan dari raut wajah Roy kala itu..
"Sukurin Lo Roy" kata Kevin sambil menertawakan Roy kala itu...
****
LIKE
KOMEN
VOTE YAAA