Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS 2 - Persiapan


Mereka tengah menikmati senjuknya udara kota Bandung di sere hari..


Tiba2 hampir di detik bersamaan ponsel Barry, Fardhan dan Roy berbunyi bersamaan..


"Kevin chat di grup" Kata Roy antusias


mereka membaca pesan itu, beberapa di antaranya ikut membaca...


*Assalamualaikum sahabat-sahabat gue yang paling tampan, baik dan Soleh..


gue mau minta maaf sebelumnya..


Gue mengaku salah menyembunyikan banyak hal dari kalian..


pertama, setelah pertunangan Risa gue dan Alice menjalin komunikasi cukup intens via WhatsApp, dari hal kecil itu gue dan Alice terbawa alur sampe akhirnya gue dan Alice ada di titik dimana kita memutuskan untuk berkomitmen...


Kedua... lima hari lalu, gue ke Bandung buat berbincang sama orang tua Alice , tapi ternyata di luar ekspetasi gue, beliau malah menantang gue untuk melangkah lebih jauh, karena gue cowok Gentel, macho, tampan rupawan dan dermawan makanya gue terima tantangannya... tiga hari yang lalu gue dan Alice resmi bertunangan.... so sorry gue ga bilang kalian...


Ke Tiga... Besok gue dan Alice akan melakukan akad nikah di Bandung, jam 4 Sore, gue harap kalian bisa nyaksiin akad nikah gue kaya gue menyaksikan akad nikah kalian nantinya...


Bar... dhannn.... maaf yaa gue ga cerita sama kalian kalo gue deketin sepupu Lo, gue takut kasusnya sama kaya Risa, Malu gue hahaha*


Roy.. baca yaa 👆 gue tau Lo males baca chat panjang-panjang tapi kali ini Lo harus baca....


Waktu baca mereka sepertinya hampir sama...


"Bar, gue sedih.. Kevin ga lupain kita" kata Roy sambil merebahkan kepalanya di bahu Sarah


"Yang bilang dia bakal lupa sama kita siapa?Kurang ajar kalo sampe hal itu terjadi" Kata Fardhan...


"Kita bales ga ni?" Tanya Roy


"Gak usah, biar dia gelisah dulu" kata Barry cepat


"Geli-geli basah donk" Celetuk Roy membuat Sarah menjauhi kepala Roy dengan mendorongnya menggunakan tangannya...


mmebuat semua yang menyaksikan terkekeh


"Otak lu belok terus si" kata Fardhan


"hehehehee..... terus gimana? kevin jadi kesini?" Tanya Roy penasaran,


"Ya kalo dia mau feeting baju pengantinnya harusnya dia mau datang kesini" Kata Tiara terkekeh


"Jadi Lo Ama bini Lo kerjasama?" Tanya roy


"iya dong, jelas itu"Kata Barry bangga


"Gilak sihh.... " Kata Roy menggelengkan kepalanya..


******


"sayang, itu di depan kok ada itu sih .. siapa yang mau naik jam segini?" Tanya Syifa saat membuka jendela kamarnya


"aku gatau si sayang, tapi aku yakin itu kerjaan Barry buat Kevin" kata Fardhan dengan senyum melebarnya


"Hah? udah Gilak kali" kata Syifa heran


"Kalo buat hal kaya gini kita harus menggila sayang" Kata Faradhan..


"Huh kamu ini, ayo buatin susu dulu.. laperrrr" kata Syifa yang memang sudah sulit mengontrol nafsu makannya, telat makan mual, laper sedikit emosian..


"Yaudah yuk ke pantry, yang lain juga pasti udah selesai sholat" Kata Fardhan menggandeng tangan isteri gempalnya itu...


"Atika????" kata Syifa heran


Atika adalah pengasuh Alesha


"Iya Mba Syifaa..." kata Atika tertunduk


"Kamu kok heboh banget, dandanannya..." kata Syifa heran begitu juga Fardhan


"Heboh gimana si kakak ipar, cantik gituu" Kata Risa yang baru muncul


"Risa kamu apa-apaan sih" kata Fardhan berfikir jika Atika sedang di kerjai oleh Risa


"Wesss santai.... ini salah satu jebakan Batman buat Kak Kev... Risa sama Sarah tadi yang makeupin Atika, biar kaya desainer beneran " kata Risa


"Saya seneng kok dandan begini, kaya orang kaya mbak, tapi mbak Syifa kok kaya liat hantu makanya saya jadi minder" kata Atika buka suara


hahahahahaha


"Yaa Allah maaf yaa Tik maaf hahaha, aku syok aja justru kamu bisa pake makeup lengkap gitu soalnya makanya aku sedikit heran kamu kok heboh sendirian" Kata Syifa sambil menyelipkan sisa tawanya


"Yaudah ayok Atika, mau di ajarin ngomong sama kak Barry... sebelum kak Kev Dateng sama Al bangun " kata Risa menarik tangan Atika


"Kalian ayo cepet gabung"Titah Risa padah Fardhan dan Syifa


"okeee"


"Sayang, ide Barry apaan aja sih, penasaran aku" Tanya Syifa sambil melihat Fardhan mengaduk susu di gelasnya


"liat aja nanti yank, aku juga belum tau" kata Fardhan sambil menyerahkan gelas pada Syifa


"minum dulu" kata Syifa yang sudah duduk di kursi mini bar


"Sehat-sehat anak Ayah" kata Fardhan mengusap perut isterinya saat Syifa meneguk susu buatan suaminya...


usai menghabiskan susunya Fardhan membasuh bercak cucu di area bibir Syifa dengan jemarinya dengan sangat lembut...


"Makasih ayah" kata Syifa menatap suaminya membuat Fardhan mengecup kening isterinya...


******