Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Duo Posesif


Selama satu malam Fardhan tak henti memegang jemari isterinya, ia tertidur di kursi dengan merebahkan kepalanya di sisi ranjang tempat Syifa berbaring...


Disofa terdapat Risa tertidur duduk, ada Kevin juga Roy yang tidur di sofa dengan posisi duduk...


***


Di tempat lain..


Barry tengah mendapat semprotan amarah Ibu Erna karena kabar masuk rumah sakitnya Syifa yang baru Barry jelaskan pada ibunda nya...


Ibu Erna dengan cepat merias dirinya bergegas menuju rumah sakit....


Selepas kepergian Ibu Erna, Barry menuju kamarnya membawa sarapan untuk isterinya...


Tiara baru saja menyelesaikan mandinya, ia berdiri di depan cermin, melihat tubuhnya yang saat itu sudah naik sebanyak 10 kg dari berat badannya sebelumnya...


Tiara menoleh ke arah pintu, melihat suaminya masuk membawa nampan berisi makanan...


"Mas aku gendut banget ya" kata Tiara to the Poin


"Yaa kan lagi hamil sayang, masa si gak ada perubahan fisik" kata Barry meletakkan Nampan berisi makanan


"yaa tapi kontrol kemarin aja itu naik 10 kg apalagi bulan depan mas?" kata Tiara Frustasi


"udah gak usah di pikirin, nanti juga langsing lagi sayang" kata Barry meraih tubuh isterinya yang masih berdiri di depan cermin, Barry memeluknya menghirup aroma tubuh isterinya


"Mas geli ih nafasnya jangan di situ" kata Tiara mulai menggeliat menerima hembusan nafas sang suami


"Sengaja sayang" kata Barry


"Mass ihhh, udah yuu ke rumah sakit... aku ga sabar mau ketemu Syifa" kata Tiara melepas eratnya pelukan itu


"Tapi abis pulang dari Rumah Sakit aku mau yaa?" kata Barry penuh harap


"Iyaaa asal jangan berkali-kali, udah makin sakit pinggang aku ngimbangin kamu mas" kata Tiara jujur membuat Barry terkekeh mendengar ucapan lucu sang isteri...


****


Dirumah sakit...


Usai Kevin dan Roy membeli sarapan untuk Risa juga Fardhan mereka memilih untuk pamit pulang, untuk membersihkan diri...


Tinggallah Risa seperti pajangan di ruang perawatan yang seolah tak di anggap oleh sepasang suami isteri yang tengah merasakan kebahagiaan itu...


"Sayang, maaf yaa papa gatau kalo kamu udah ada di perut mama, sekarang baik-baik disana tumbuh sehat dan pintar ya nak..Jangan jahil sama mama cukup papa yang jail yaaa" Kata Fardhan sambil mengusap perut Syifa dan berbicara pada perut yang masih terbilang rata itu ..


"Sayang geli akunya" keluh Syifa


ueekkss menjijikan seklai pasangan ini - Batin Risa


"Tuh sayang, liat deh masa papa elus-elus kamu mama yang ke gelian" kata Fardhan semakin menjadi


"Yannkk ihh, malu tau ada Risa" kata Syifa menahan malu


"Gapapa yank, dia gak akan denger lagi fokus ngebucin dia sama pacar online nya" kata Fardhan meledek


"heh ngomong apa Kaka tadi?" kata Risa dengan kesal


"loh bener kan? LdR kan pacarannya online Mulu, sama aja kaya pacar online"


"Bodo amat" timpal Risa


"Jangan dengerin Ris, emang orang cuma bisa komentarin doang, jalanninnya belum tentu sanggup" Kata Syifa membela Risa


"Dek kalo ngomong jangan sembarangan" timpal Fardhan cepat


"iya nih kayaknya ada tanda-tanda bete baby-nya Deket papa nya" kata Syifa menggoda


"Sayang jangan gitu ah, aku mana bisa jauh dari kalian... " kata Fardhan pada Syifa


"Anak papa, jangan ngidam macem-macem yaa, apalagi papa yang ngidam... ngeliat om Barry ngidam aja papa stres nak, kamu ngidamnya minta mama cium papa, di peluk papa, itu baru kita team solid" kata Fardhan bicara dengan perut Syifa


"Dasar gak waras... aku berharap orang stres di dunia ini berkurang, tapi nyatanya semakin zaman manu semakin banyak orang stres bertebaran" kata Risa menggelengkan kepalanya


membuat Syifa tertawa sementara Fardhan hanya melirik Risa dan tetap mengelus mencium perut Syifa...


Tak lama Ibu Erna datang,...


ia benar-benar merasa haru kala itu hingga sangat jelas terpancar rona bahagia di wajahnya..


"Sayang, bagaimana bisa sudah telat lima Minggu kamu ga curiga hamil?" kata Ibu Erna setelah mendengar cerita Fardhan


"gak ada rasa aneh mah, cuma memang agak lelah aja setiap pulang kerja" kata Syifa jujur


"Makanya Syifa harus resign mah" celetuk Fardhan


"Sebenernya aku mau kerja mah, bukan karena uangnya tapi karena suasananya, tapi kalo dokter aja minta aku bedrest mana mungkin aku bisa kerja" kata Syifa pada ibu Erna


Ibu Erna tersenyum sambil mengusap lembut pelupuk kepala Syifa yang tidak memakai jilbabnya itu


"memang jadi seorang ibu harus banyak pengorbananya, banyak tantangannya.. kamu harus ikhlas melepas karier kamu, mungkin untuk sementara waktu, yakan? " kata Ibu Erna penuh pengertian


"iya mah aku faham kok.. Makasih ya mah" kata Syifa kemudian memeluk ibu Erna kuat-kuat


Tak lama berselang Barry dan Tiara pun datang, hebohnya Tiara mengetahui Syifa juga tengah mengandung...


Barry dan Tiara memeberi selamat kepada pasangan yang sudah tujuh bulan menikah itu..


"Nanti dirumah aku pasang CCTV Full di setiap sudut" kata Fardhan


"Aku juga akan tambah satu atau dua PRT buat bantu kalian berdua" Sahut Barry


"kita juga harusnya buat pantry kecil barr di atas, ada kulkas buat stok buah-buahan Snack sehat" kata Fardhan


"kalo gitu taro juicer juga" Sambung Barry


"Kalian apaan si? kita hamil Mas bukan lumpuh" kata Tiara kesal


"tau ih lebay banget kalian" timpal ibu Erna


"namanya juga sayang mah, oh iya mah kalo pasang lift gimana mah? aku tanya Roy deh nanti biar dia rancang" kata Barry santai


"No!!! No No No" timpal Tiara


"Tau ih lebay banget, ga sekalian kasih kita bodyguard" kata Syifa kesal


"Ide Bagus" Kata Fardhan dan Barry berbarengan


"adu Du duuuhhhhh duo Pria Posesif beraksi" kata Risa dengan gaya nyelenehnya membuat seisi ruangan itu tertawa terbahak-bahak...


****


Gimana-gimana? Ada yang pas hamil dapet perlakukan super protektif dan di posesifin suamik??? hehehe tanda sayang yaa guys katanya mah hihiii