
2 hari berlalu sejak kejadian mobil Tiara bocor....
Hari ini Tiara dan beberapa karyawan lainnya akan melakukan sebuah rapat yang diadakan di perusahaan Atmaja, Tiara akan mewakili Ddivisi nya langsung dengan para petingi perusahaan,, seharusnya Bukan Tiara yang mengikuti rapat tersebut Tapi Anwar... hanya saja Anwar tidak bisa datang karena Anwar harus datang ke kampusnya....
"Syifa Kenapa bukan kamu aja sih yang ikut rapat ini, kan kamu sudah lebih dulu kerja di sini dibandingkan dengan aku,, Aku takut syiff" kata Tiara kepada Syifa dengan sedikit memelas
"hemm tapi lain besok besok gantian yaa syifaa" kata tiara lirih
"iya iya tenang" kata Syifa
Setelah Tiara merapikan berkas yang akan dibawa ke ruang rapat Ia pun berjalan keluar ruangannya ia bertemu dengan beberapa karyawan lainnya termasuk keadaan di situ Andinmempersilakan Tiara masuk dan menempati tempat duduk yang telah disediakan di ruang rapat,,, belum banyak orang yang datang namun Tiara sudah bersiap duduk di dalam ruangan tersebut dalam menit Kemudian datang CEO dari Atmaja group yaitu... Barry...
terkadang Tiara merasa risih karena beberapa karyawan laki-laki mampu menatap dia dengan Tatapan yang penuh arti namun Tiara berkomitmen untuk biasa saja dan tidak menganggapnya berlebihan....
Setelah 2 jam rapat itu pun akhirnya selesai Tiara akhirnya keluar ruangan ini bersama beberapa rekan lainnya...
Karena waktu sudah menunjukkan jam makan siang akhirnya Tiara dan Syifa juga Andin memutuskan untuk makan siang di kantin kantor...
Mereka pun menuju lift di depan lift terdapat beberapa karyawan yang juga akan mengantri dan turun menggunakan lift, ada juga di sana sosok CEO bersama seorang wanita...
"eh itu siapa Kok seksi banget yaa" kata syifa pelan
"stttt... itu dia pacarnya si Bos jangan macam-macam sama dia kalau bisa kita harus menghindar dari dia,,,,, dia itu lebih galak dari pada macan yang kelaparan kalau udah marah bisa-bisa Sisi kantor nya hancur cuman gara-gara dia...."
kata Andin pelan sedikit berbisik
"ih horor banget sih,,,, kok si Bos bisa mau sih sama dia Mendingan sama lo deh Tii lu cantik Anggun ya nggak Mbak" kata syifa asal
"husssss kamu tuh Syifa kalau ngomong sembarangan aja kalau sampai bos tahu Kau bisa-bisa dipecat terlebih kalau misalnya pacarnya tahu kalau bisa bisa digantung" kata Andin terkekeh
"tahu nih Ifa kamu nggak boleh ngomong kayak gitu,, aku juga ogah sama si Bos Orangnya kaku, sombong, jutek lagi bukan kriteria aku banget deh kayak gitu" kata Tiara
mereka bertiga pun akhirnya mereka pun menuju kantin untuk makan siang bersama...
Jam Pulang Kantor...
Tiara memutuskan setelah pulang kantor ia akan kembali ke cafe karena Tiara merasa akhir-akhir ini ia ingin sekali berada di cafe terlebih dia harus menahan rasa Rindunya ke Adam....
Kali Ini syifa menemani Tiara...
Di caffe
Kini Tiara telah memakai sebuah celemeknya,, ia akan berdiri di balik bar mini yang berada di cafe nya... kali ini Tiara akan turun langsung untuk melayani pelanggan yang memang Tiara sering melakukan sebelum-sebelumnya,, Syifa yang menunggu Tiara hanya duduk di bangku tamu kala itu sambil menatap ponselnya,,,, karena merasa kasihan melihat Syifa sendirian akhirnya Tiara pun menghampiri Syifa...
Merekapun akhirnya berbincang...
tiba-tiba datang seorang pengunjung yang Tak asing bagi Tiara dan Syifa...
"pacarnya bos" kata Syifa terkejut...
"iyaa pacarnya bos" kata Tiara...
"kayaknya dia sama temen-temennya yaa" kata Syifa yang matanya masih menatap ke arah ke empat wanita...
Merekapun memperhatikan ke empat Wanita itu... terlihat sombong dan arogannya Pacar si bos itu...
Tiara pun memilih untuk pulang, karena besok ia hendak pergi ke rumah peninggalan Adam..
Sampai dirumah Tiara...
"ibu kenapa ibu nangis?" kata Tiara
"ibu gapapa sayang, ibu kangen Ayah aja" kata Ibu Sulis..
"nakk apa kamu sering mendapat ejekan dari orang di luar sana?" akata ibu Sulis menatap Tiara
Tiara hanya menggeleng dan tertunduk...
"apa kita pindah dari kota ini tiara?ibu gamau kamu di sakiti banyak orang" kata ibu squlis yang semakin terisak
"ngga buu, ngga usah.. biarin mereka mau berbicara apa tentang status aku, gapapa, itu kenyataan bahwa aku seorang janda, ibu gaperlu khawatir itu sudah jadi lalapan nikmat bagiku" kata Tiara sambil mengusap air mata Ibunya...
"bagaimana dengan teman kantormu? kata ibu sulis...
"semua baik buu, hanya syifa yang tau statusku...."
kata Tiara Tersenyum
"cerita ya sama ibu kalo ada apa apa" kata Ibu sulis.
"ibu tenang yaa jangan sedih, oh iya besok aku mau ke ruamah peninggalan mas Adam buu, ibu mau ikut?" kata Tiara
"kenapa begitu mendadak, besok ibu ada pengajian karena teman ibu mau umroh, bagaimana kalo lusa?" kata Ibu Sulis
"oke besok aku tetep kesana dan Lusa akan kesana lagi sama ibu..." kata Tiara ..
"dengan senang hati..." kata Ibu Sulis....
Tiara pun menuju kamarnya...
Tiara menutup rapat kamarnya, mengunci pintu nya...
Dengan helaan Nafas yang kasar Tiara membaringkan tubuhnya di atas kasur..
kak.. apa kabar??
kaka maaf aku masih menitihkan air mata akan kepergianmu...
maaf aku terlalu munafik untuk bilang aku tak apa apa sementara aku sangat merasakan sakit...
kaloo aku boleh memilih kakk hiks hiks hiks...
aku mau pergi aja bersama kamu kak...
aku akan menjadi pendampingmu disana...
disini aku gak tahan melihat ibu yang juga ikut terluka akan masalah ini.... hiks hiks hikss.
Kakkk.. besok aku akan kerumah kita.. maaf aku gak bisa tinggal disana, terlalu sakit kak berada disana tanpa kamu... bahkan uang dan mobil dari mu masih aku jaga dengan baik, aku gak bisa pakai itu sendirian mas, harus ada kamu yang ikut andil hiks hiks hikss ...
Kakk Aku sangat Amat Mencintaimu...
hiks hiks hikssss
Tiara pun akhirnya tertidur karena lelahnya tubuh dan juga karena lelah menangis ..
Ternyata Ibu sulis kini juga sudah mulai mendapat beberapa sindirian dari beberapa tetangga yang tidak menyukainnya...
**********
HAY GAYS.. TERIMAKASIH SUDAH BERSEDIA MEMBACA CERITA INI.. SEMOGA SUKA DAN BERKENAN MENINGGALKAN TANDA BACA KALIAN BERUPA LIKE, KOMEN DAN vote.
Happy reading All... semoga kalian suka sama cerita ku ini yaaa..