
"gue gamau ikut-ikutan, gue takut" kata Fardhan mundur ...
"ya Lo bantu nii konci kakinya konci" kata Kevin
Fardhan pun mendekat,
dan mengunci kaki Roy
"woy anpun-ampun" kata Roy berontak dalam posisi telah di baringkan di sofa
"Risa ambil video dan foto" Kata Kevin membuat Risa dan Tiara yang tengah tertawa tersadar bahwa ini momen langka
Kevin mengambil Tali yang terhubung oleh leher kambing tersebut..
menariknya mengarah ke atas tubuh Roy, membuat Fardhan melepas kuncian tersebut karena takut...
"ehh gillaaaaa"
"anggep cewek sexy Roy, bahenol, silikon atas bawah" kata Kevin dalam tawanya
suara tawa pecah di kamar tersebut Roy benar-benar tak berdaya berada dibawah kambing tersebut,
"whoyy tangan gue ke injek" kata Roy
"Anggep lagi di elus-elus, pemanasan Roy" timpal Fardhan
"mimik cucu royy enak tuuh" tambah bArry membuat tawa canda itu seolah tak henti menggelitik perut..
"aww sayang, perut aku sampe keram" kata Tiara
Barry memeluk isterinya merangkul lalu mengusap perut isterinya sambil tertawa kecil
Kambing itu pun akhirnya loncat ke arah samping Roy, menjauh dari tubuh Roy...
membuat beberapa orang menghindar karena takut..
"kambing aja nolak lu roy" timpal Kevin
"sue lu, Gilak hawanya beda loh" kata Roy sambil mengatur nafasnya
"hahaha Lebih hot ya Roy" tambah Barry
"Aroma nya behh, ngalahin surga dunia kayaknya" timpal Roy bergeleng-geleng
"Ehhh mangsa kita mana" tambah Roy celingukan
mereka menoleh ke seluruh sudut ruangan tidak ada Fardhan lalu pandangan semua beralih ke pintu yang tertutup rapat
"jangan-jangan kita????" kata Risa lalu berlari kecil ke arah pintu membuka tuas pintu
"kekunciiiii" tambahnya panik
"tuh kan kita sekarang di kurung sama kambing disini" tambah Roy
"ama cewek lu Roy" tambah kevin
"sayang ini gimana? aku capek mau tidur" rengek Tiara
"tau kak, besok kita berangkat pagi loh" tambah Risa
"teriak aja panggil Fardhan" kata Barry mendekat di pintu
Tak lama ponsel Barry berbunyi ada pesan masuk di sebuah grup chat..
Fardhan mengirimkan sebuah foto dengan caption: sorry guys gue bobo sama mama dulu yaa, besok mau akad nii, selamat bobo sama embekkk yaaaaaa...
mereka semua telah membaca pesan tersebut...
terpaksa mereka harus tidur di kamar Fardhan malam ini..
Risa dan Tiara tidur di ranjang ,sementara Barry, Kevin dan Roy berpencar di antara Sofa, karpet dan kursi..
Barry merasa skait jika harus tidur di karpet, akhirnya ia pun beranjak
"sayang, geser" pinta Barry
"emang kenapa mas?" tanya Tiara dengan polosnya
"sakit badan tidur dibawah" kata Barry
Tiara menggeser badannya, Barry langsung merebahkan tubuhnya, jangan takut Kambing dan kucinh itu telah mereka masukkan kedalam kamar mandi dengan sirkulasi udara yang baik...
**emmmbeeee
embeeee**
Suara kambing itu seolah tak henti, Namun karena rasa kantuk mereka tak mendengar itu, kecuali Roy ..
Yaaa Tuhan kenapa dia berisik banget - Batin Roy sambil menutup kupingnya
Kambing itu terus bersuara..
Roy pun jadi bangkit dari tidurnya...
melihat sekelilingnya...
"Laki bini gatau diri nii... tidur di depan jomblowan dan jomblo Wati dia peluk-pelukkan....pengen di kata romantis kali lu bar" gerutu Roy sambil berjalan menuju kamar mandi
Saat di buka, persis di depan Roy ada kambing tengan melongokk
"Aaaaaaaaaakkkkhh" Roy seolah di seruduk oleh kambing yang menerobos tubuh Roy dengan cepat,sehingga Roy terpelanting jatuh ke lantai, se isi kamar histeris mendengar teriakan Roy, sontak mereka bangun dan terkaget ria melihat kejadian yang berlangsung cepat itu, sehingga mereka hanya melihat kambing keluar dari kamar mandi dan Roy terjatuh...
"Lu gila Roy, abis lu Spain tuh kambing?" kata Kevin
"lu napsu juga ya Roy ternyata" Timpal Barry
"kurang ajar Lo pada!! Duh sakit pantat gue" kata Roy sambil berusaha berdiri...
"tuh kambing masukin lagi pin" pinta Roy
"tau kak kevin, entar dia deket-deket Risa lagi" pinta Risa sedikit manja
mendengar seruan Risa,, Kevin bergegas menarik tali kambing itu dan menyeret kambing itu masuk kedalam kamar mandi..
"gara-gara ngerjain Fardhan kita jadi kena batunya ni" keluh Roy
"lu si gila idenya" tambah Barry
Roy hanya terkekeh mengingat kejahilannya...
karena mereka memang merasakan kantuk, mereka bergegas kembali tidur hingga pagi menjelang...
**
Sorry kemaren ga up.. karena memang aku ga bisa up, ga konsen rasanya kalo harus di paksakan yaa.. huhu
Jangan bosan Like, Komen dan Vote yah hehe