
Hari berganti..
Karena ulah Roy terpaksa Barry dan Fardhan harus menginap dan kembali bekerja hari ini tanpa lebih dulu untuk pulang, mereka memakai pakaian yang telah di belikan oleh pegawai Kevin...
"Kalian ninggalin gue" kata Roy yang baru saja tidur
"Gue udah hampir kehilangan proyek miliaran jangan sampe itu bener-bener ilang juga gara-gara Lo... "kata Barry kesal
"Galak amat Lo, PMS Lo?" kata Roy kesal
"Bini nya yang pms empat puluh hari" kata Kevin membuat semuanya terkekeh kecuali Barry
Mereka bertiga meninggalkan Roy seorang diri di villa, karena mereka harus mengejar waktu tiba di kantor pukul delapan pagi..
Barry dan Fardhan berkutat dengan pekerjaan mereka yang tertunda, mereka berdua membagi tugas karena memang pekerjaan begitu banyak dan cukup melelahkan...
"Ah untung besok weekend"
Batin Pras yang pusing meladeni dua bosnya
Barry memimpin meeting bersama investor baru di perusahaanya, sepertinya untuk meneguk air putih saja Barry lupa sangking pekerjaannya begitu menumpuk...
***
Tempat Lain...
Roy mengendarai mobil nya, menuju sebuah taman kota..
Jantungnya berdebar selayaknya seorang tawanan yang kabur..
Roy bahkan celingukan ke kanan dan ke kiri saat turun dari mobilnya..
"Sarah......" Sapanya pelan dan lembut, entah kenapa Roy berubah menjadi sosok yang lebih manut saat berada di samping Sarah..
"Mas Roy.... kenapa ada disini?" Kata Sarah bingung
"Maaf saya harus suruh orang supaya kita bisa bicara" kata Roy dengan jujur
"Tolong Sarah kita perlu bicara sebagai orang dewasa, jangan buat saya semakin tersudutkan...saya akan bertanggung jawab, bahkan tanpa kita melakukan itu kemarin saya memang sudah berniat untuk menikahi kamu" Kata Roy jujur, Sarah sudah tertunduk sambil terisak
"Tolong Sarah, bicaralah.. saya akan melamarmu, kedua orang tua saya dari Semarang akan datang, kita bisa segera menikah, takut kalau kamu sampai hamil" kata Roy sambil menatap Sarah..
sementara Sarah langsung menatap Roy dengan tatapan penuh arti
"Sarah gak siap"ucap nya pelan
"Kenapa Sarah? saya memang bukan pria baik-baik.. tapi saya sudah menjauhi hal buruk saya sejak saya kenal kamu,, kamu boleh tanya Barry, bahkan dia pun gak bisa merubah saya, hanya kamu Sarah...."Kata Roy memohon serius
"Mas Roy, keluarga Sarah adalah keluarga sederhana, berbeda dengan keluarga mas Roy yang pasti kaya raya kan? Sarah gak mau di cap sebagai wanita mencari kesempatan, anggap aja malam itu hari kesialan bagi Sarah.." kata Sarah sambil terisak
"keluarga saya, dan saya pribadi itu berhubungan sosial dengan siapapun, bahkan kalo kamu mau tau, kakek saya itu mantan pemulung, orang tua saya tau perihnya hidup jadi mereka gak akan pernah menganggap semua orang remeh" kata Roy jujur
Sarah langsung menatap Roy
"Kapan saya bisa melekat kamu? dan secepatnya menikahi kamu sar?" Tanya Roy dengan serius
Sarah merasa bingung harus menjawab apa, ia hanya menaik turunkan bahunya sambil mengusap air matanya..
"Kalo gitu besok saya akan melamar kamu, malam nanti orang tua saya datang kesini" kata Roy
"hah? se mendadak ini? orang tua ku pasti kaget mas, kita juga belum ada persiapan"
kata Sarah kelabakan
"Yaudah ayo pulang, kita bicarakan... mumpung masih banyak waktu" Ajak Roy sambil menarik pelan tangan Sarah
Sarah hanya mengikuti langkah Roy menuju mobilnya, bagai mimpi di siang bolong Sarah akan di lamar oleh orang yang cukup kaya raya, setidaknya orang tua nya akan melepas Sarah pada lelaki yang telah mapan, juga mencintai Sarah...
***
Sore Hari..
Mobil mewah memasuki gerbang Atmaja, yaa itu adalah Barry dan Fardhan...
"Lo istirahat deh bar, demam gini Lo" kata Fardhan membantu memapah Barry hingga masuk kedalam rumah
"Mas Barry...." kata Tiara mempercepat langkahnya
"Loh mas kenapa?" Tanya Tiara panik
Barry hanya menggeleng lemas
"Masuk angin kayaknya, dia juga telat makan jadi balik gak nafsu makan deh"kata Fardhan
"Yaudah Anter ke kamar aja" kata Tiara kemudian ia mendahului Fardhan dan Barry
**
Tiara lebih dulu tiba di kamarnya, ia keluar dari kamar mandi membawa baskom kecil berisi air hangat yang telah di beri cairan anti septik..
"Gue balik kamar, gue juga lelah banget" kata Fardhan sambil berjalan keluar..
"Alesha mana sayang" tanya Barry melihat box bayi kosong tanpa anaknya..
"Sama suster nya, mungkin di kamarnya.. kamu mau makan apa?" tanya Tiara sambil menyiapkan pakaian salin untuk suaminya dan mengambil handuk kecil
"Gak kepengen makan sayang, kangen kamu" kata Barry merengek
Tiara menoleh..
"pinter ya kamu mas, malah sakit gini... biar aku ga ngomel-ngomel yaa kamu ga pulang semalem" Kata Tiara sedikit kesal
Tiara kemudian mendekat ke arah suaminya..
Cup!
ia mengecup kening suaminya..
"Maaf, aku ceritain nanti yaa" kata Barry berjanji
"Bebersih badan dulu mas"kata Tiara membuka kancing kemeja suaminya..
Barry hanya mengikuti arahan isterinya itu..
"berasa punya dua bayi ya aku" kata Tiara mengelap lembut dada suaminya
Barry terkekeh malu..
"aku bener-bener gak bisa sayang tidur tanpa kamu, langsung masuk angin gini" kata Barry dengan sedikit suara lesuhnya
"Gombal mu mass, basi..!!!"
"ini mau makan apa?! harus makan mas biar bisa minum obat terus istirahat" kata Tiara
"bubur aja sayang" kata Barry yang sebenarnya engan sekali untuk makan
"Oke, like baby beneran deh " kata Tiara terkekeh sambil memasangkan pakaian ke tubuh Barry
Cup! Tiara kemblai mengecup kening suaminya sebelum ia beranjak pergi..
"Aku buat bubur dulu ya" kata Tiara
"Jangan kamu, kamu capek" kata Barry menahan tangan isterinya
"Yaudah aku minta Bibi buatin" kata Tiara mengalah
Barry pun tersenyum lalu ia berusaha memejamkan matanya karena terasa sangat pusing sekali sejak tadi...
****
likes
komen
dan Vote yuk hehe
guys ini aku up sekarang hanya mampu dua Eps yaa.. maaf karena aku tinggal dirumah mama mertuaku untuk sementara, kalian faham yaa aku ga enak kalo banyak leyehleyeh meski embakk yang biasa bantu dirumahku juga akhirnya aku suruh ke rumah mama buat cuci baju dan jaga anakku, Allhamdulillah embak dirumah juga sudah Kita suruh Swab dan hasilnya keluar beliau Negatif....Nah karena aku juga WFH banyak kerjaan bgt yang mengharuskan aku WFH bukan libur hehe
Jadi aku mohon pengertiannya yaa sayangkuuu 😘❤️