
"Kepinnnn, farduunnn, Barry!!! Lo emang Gilak masa gue di iket like a kambing, gue mau kawin besok ehhhh!!!" kata Roy teriak sendirian bagai orang gila...
Sepertinya ketiga sahabat Roy itu sudah memulai aksinya... mereka diam-diam masuk kedalam rumah Roy itu tanpa menggunakan alas sandal, bertujuan untuk menciptakan langkah kaki yang dapat di dengar oleh Roy...
eh... tunggu-tunggu...
mereka masuk membawa banyak benda yang entah di peruntukan kegunaannya..
dari jarak 3 meter..
"gue mau ketawa nii" kata Kevin berbisik pelan
"lu belum mulai aja udah mau ketawa, diem!!" kata Fardhan kesal sambil memegang bambu kecil sepanjang 4 meter
"lu kaya anak Pramuka Dhan" ledek Barry terkekeh
"lah elu ngapain bawa wajan ceking gitu, mau dagang nasi goreng lu" timpal Fardhan
"lah dari pada ni kunyuk bawa balon, mau ultah lu" ledek Barry pada Kevin
merekapun dengan susah payah menahan tawa mereka masing-masing,, sebelumnya mereka telah membawa bantal guna menahan tawa mereka..
"siapa dulu yang mulai?" tanya Barry
"lu dulu Dhan, pemanasan.. gue sambil niup ni balon.." kata Kevin pada Fardhan
"yaudah gue dulu yaa..." kata Fardhan..
Fardhan kemudian mengambil satu buku ayam dari kemoceng yang sudah ia siapkan..
Fardhan mengaitkan bulu ayam tersebut tepat di ujung bambu dan mengikatnya dengan tali...
"gue tes coba" kata Faradha mengarahkan bulu ayam itu di leher kevin
"gila Lo geli" kata Kevin
"ah ke enakan Lo" kata Barry pelan
"enakan Ama bini gue lah" timpal Kevin
"Sst diem diem gue maju nii" kata Fardhan berdiri kemudian melangkah perlahan menuju Roy yang sedari tadi pasrah dan memilih diam ...
Fardhan mengarahkan bulu ayam itu ke arah kaki Roy dari kejauhan...
Fardhan Kevin dan Barry tengah menutup mulut mereka menahan tawa ketika kaki Roy reflek terangkat karena sentuhan yang Fardhan berikan dari si bulu ayam itu...
"Astagfirullahaladzim rumah gue banyak nyamuk kayaknya" kata Roy sambil menggoyangkan kakinya..
Fardhan menoleh ke arah dua sahabatnya kemudian keduanya menujuknke arah kuping dan leher..
Fardhan pun mengacungkan jempolnya..
"ALLAHUAKBAR" kata Roy kaget sambil bergidig kegelian membuat ketiga sahabat nya lagi-lagi harus menahan tawa mereka dengan susah payah...
"ape si ni nyamuk, napsu banget kayaknya Ampe lari ke kuping Ama leher gue" kata Roy sambil menggoyangkan tubuhnya yang merespon rasa geli tersebut...
"eh kok nyamuk berbulu, serem juga nyamuk berbulu" kata Roy menyadari kesalahan praduga nya....
Kevin dan Barry hanya bisa tertawa di balik bantal empuk yang mereka telah siapkan, sementara Fardhan menutup mulutnya dengan telapak tangannya...
Fardhan kembali melancarkan aksinya, ia kembali mengarahkan bulu tersebut sepanjang tangan Roy..
"Woy Astagfirullahaladzim , yaa Allah apaan itu" kata Roy kembali berteriak-teriak
"Gilak, ini Gilak apaan si tadi itu" kata Roy yang tentu kembali menggundang tawa ketiga sahabatnya..
Fardhan berlari menuju kedua temannya...
"haha gue ga kuat, gantian Lo dah.. Gilak kapan lagi ngerjain Roy kan" kata Fardhan dengan sangat pelan sambil tertawa
"giliran gue yaaa" kata Kevin maju membawa dua balon yang sudah ia tiup
"hahaha gue gatahan mau ketawa banget" kata Kevin kembali kepada ketiga temannya
"pake ini aja" kata Barry memberikan Wig rambut panjang...
"gue takut bar, takut ketawa " kata Kevin polos
"Yaudah gue maju yaaa, sini balon lu" kata Barry seegera mengambil balon yang sudah di tiup Kevin, kemudian ia memasangkan wig itu ke balon tersebut...
"hahahaha" Barry tertawa melihat penampakan balon tersebut
"mirip apaan pinn" kata Fardhan pada Kevin pelan
"Mirip cabe-cabean Roy haha" kata Kevin sedikit keceplosan denga. suara agak kencang, dengan reflek Fardhan dan Barry melampar bantal ke arah Kevin
"Suara lu pinnnn" kata Fardhan kesal
"rem dikit" sambung Barry cepat
"eh apaan tuh, siapa tuh!!!!" kata Roy berteriak
"Barr, Lo bukan itu" teriak Roy
"Kepinnnn... pardan....." Roy memanggil namun ke tiganya diam membisu menahan tawa
Setelah stabil, Bary mendekat menuju ke arah belakang Roy dimana tangannya yang sudah terikat ke belakang melingkar di tiang
"Apaan nii" kata Roy saat menyentuh sedikit bagian wigh
Barry menutup mulutnya menahan tawa.. begitu juga Fardhan dan Kevin yang dari kejauhan menahan tawa...
Barry kembali mendekati wigg berlapis balon itu mendekati tangan terikat Roy..
"Aaakkk ihhh apaan itu, rambut siapa itu yaa Allah...... Ampuni hamba yaa Allah itu apaan yaa Allah" kata Roy ketakutan, di sisi lain Fardhan dan Kevin berbisik...
dengan cepat pula Kevin membuka ponselnya membuka salah satu menu video music...
Suara Kuntilanak
ketik Kevin sambil menahan tawanya...
tak lama kemudian...
Kevin menekan tombol play dan terputarlah suara yang ia maksud..
Pelan... Roy pun meraba suara tersebut...
"kaya ada suara ga si" kata Roy entah bertanya pada siapa
"ah iyaa suara, suara apaan ya itu" kata Roy seolah memasang kupingnya untuk standby mendengar.
dan! ketika suara itu di perbesar oleh Kevin, dan Roy menangkap dengan sempurna...
"Allahhh, yaa Allah, ALLAHUAKBAR, TOLONGG!!!!!" Roy begitu panik , ia bergoyang kekanan dan ke kiri
Barry tersungkur di lantai menahan tawanya dengan susah payah, begitu juga dengan. Kevin dan Fardhan...
Secara tiba-tiba Fardhan melemparkan panci ke arah Roy
Gumpraayng..
"Allahuakbar, ALLAHUAKBAR......... ALLAHUAKBAR,, TOLONGGGGGGT!!!" Roy benar-benar ketakutan,,, tubuhnya melemas seketika
"pinn, Dhan , Barry Lo pada kemana sii... gue gakuat, kalo ada kamera gue udah lambaikan tangan gue....." kata Roy pelan..
tiba-tiba Barry mencium aroma tak sedap...
Mendapati sumber bau itu, Barry kembali tertawa, kali ini ia tak sanggup menahan tawanya...
"Hahahahahaha Roy cerooot di celana" Barry
melihat kondisi Barry kala itu membuat Fardhan dan Kevin ikut tertawa dan mendekat...
"Heeenn temen gak ada akhlak!!? Lo yang ngerjain gue ya???" kata Roy saat mendengar suara tawa sahabat-sahabatnya
"Roy Ngompol... " kata Barry yang masih duduk tergeletak di lantai sambil menujuk ke arah Roy pada Kevin dan Fardhan yang semakin mendekati posisi Barry
hahahaha
Tawa Fardhan dan Kevin, begitu juga Barry..
"rekam" titah Barry
"Hehhhh!! lepas ga cepetan iketan gue... pinn, Dhan bukainnnn" kata Roy memberontak
Kevin mengitari Roy merekam kejadian langka dimana Roy benar-benar ngompol di celana karena ketakutan....
hahahaha
"Lepas aja, kita lanjott ..." kata Fardhan mengusap air mata di ujung matanya , ia tertawa terbahak-bahak Hingga air mata keluar begitu saja
"Stop woy, gue nyerah, gue nyerahhhhhhh" kata Roy seolah tak sanggup
"OOO tidak bisa ferguso, tidak semudah itu neng" ledek Kevin yang masih merekam momen tersebut .
liat, gue bales Lo semua - Batin Roy saat ikatan di matanya sudah di lepas dan Fardhan mulai melepas simpul ikatan yang sebenarnya mulai mengendur karena pergerakan Roy...
Setelah lepas, Fardhan sudah memegangi tangan Roy kembali, Namuunn Fardhan seolah kalah tenanga dengan Roy dengan sekali sentakan genggaman itu terlepas..
dengan cepat ia menuju kearah Kevin...
"Woy Roy" kata Fardhan saat hentakan itu membuat genggaman Roy terlepas...
Hemmppphh
roy menaiki pungung Kevin dari belakang..
"Woyyyy jinikk Lo bau Pesing" kata Kevin menggundang gelak tawa bahagia Roy
"bodo amat, gendong gua gendong gua" ledek Roy semakin mengunci dirinya melilitkan kedua kakinya yang sudah basah ke pinggang Kevin
bahahahahahah tawa kembali lepas dari Fardhan dan Barry
karena asik tertawa, dengan cepat Roy memindahkan tubuhnya ke arah Fardhan...
hemphh!!
"Nyiiiihhaaaaaaaa" kata Roy saat berhasil menaiki dirinya dan mengunci tubuh Fardhan dengan melingkarkan kakinya di pinggang Fardhan...
"Tuurnnn.. Lo bauuuu , idihh najiss dahh" kata Fardhan memberontak, kali ini Barry dan Kevin ketrtawa begitu riang..
"pin " kata Barry dan membuat Kevin menoleh ke arah Roy kanrena Barry memberi kode
dengan cepat Kevin dan Barry meraih tangan Roy yang melingkar di leher Fardhan...
meski mudah di lepaskan tangan yang melingkar di leher Fardhan namun Kungkungan di pinggang Fardhan dengan kaki Roy sedikit sulit, untung saja Fardhan punya ide dengan mencabut bulu kaki Roy kala itu...
"Aaaakkkkk" kata Roy kesakitan namun ia kontan melemas dan melepaskan Kungkungan itu..
"kurang ajar lu Roy, bau Pesing gue" kata Fardhan kesal
"hahahah" kata ketiganya saat Fardhan melihat baju di bagian pinggangnya basah
"sama Ama gue" sambung Kevin...
"Udah ayok bawa Roy..." titah Barry
merekapun menuju ke halaman belakang yang masih dalam tahap finishing..
namun hari itu pekerja tidak di perkenankan hadir oleh ketiga sahabat itu ...
"Astagfirullahaladzim, kolam gue lupakein apaan" kata Roy melihat kolam renangnya
"mandi susu dah lu Roy disini, kita kurang baik apa sama Lo" ledek Barry
"Susu apaan lu masukin hah?" kata Roy tak percaya
"Susu cap nona" ledek Kevin
"Nona Mane lu kasih ke gue ???" gak gue gamau masuk" kata Roy
"Lah mau gak mau lu harus masuk lah..." kata Fardhan
"rubah posisi ya pin" kata Barry kemudian dengan sedikit usaha mereka telah merubah posisi tersebut...
Roy nampaknya sudah sangat pasrah, dengan posisi seperti kambing guling dengan kaki di pegang oleh Kevin dan tangan di pegang oleh Barry Roy hanya menatap langit cerah
"Yaa Allah berilah Azab bagi teman-teman gak ada akhlakku ini yaa Allah" pinta Roy
hahaha
"udah ayok" kata Kevin
"Asli Pesing banget di bagian gue" kata Kevin yang memegang bagian kaki Roy
hahahaha
"Yaudah ayo" kata Barry
"Satu........" hitung ketiganya sambil mengayun tubuh Roy
"Duaaa........"
"Tiiiiigaaaaaa"
Byuuuuuurrrrrrr
Roy masuk kedalam kolam yang hanya berisi setengah airnya, berwarna putih karena terisi oleh terigu, dan tiba-tiba...
"Wooooyy dingin banget woyyyy" kata Roy
"Hahaha kita campur es balok disitu Roy, gimana nikmatnya serasa di Bandung kan??" kata Kevin puas
"hati-hati otong lu bekuu Roy" timpal Barry
"kupret lu semua" kata Roy,
"ehh gue naiknya gimana ini" kata Roy tak bisa naik karena kolam itu belum di pasang tangga stainless...
"hahaha tukang lu libur jadi tangga belum di pasang" ledek barry
"berenang dulu lah Roy" tambah Fardhan
"Eehh ga lucu ahh, Otong gue bener-bener bisa beku woy" kata Roy kembali menggundang gelak tawa ketiganya...
*****
Like
komen dan Vote
**
YANG KOMEN PERTAMA DISINI DAN SUDAH PERNAH VOTE AKU MINIMAL 10 POIN , dan SUDAH FOLLOW AKU,,, BISA CHAT AKU ATAU MASUK KE GRUP DULU YA!!!!!
KAMU BERHAK MENDAPAT VOUCER 50.000..
(MAAF, tidak untuk yang menang di periode novel ini yahh!!)