Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Kepanikan


"Akkkhhhhhhh" Tiara semakin tak kuat menahan sakit di perut bagian bawahnya.. Saat yang bersamaan Ibu Erna keluar dari kamarnya..


"Tiara.. Astagfirullah kamu kenapa?" Tanya Ibu Erna melihat Tiara meruku memegangi perutnya..


"Maahhh kenapa mah" Tanya Fardhan penasaran melihat tiara kesakitan dan TIbu Erna begitu panik


"Sakittt Astagfirullah" ucap Tiara semakin tak kuat, tubuhnya gemetar, keringat dingin sudah mulai membasahi kening Tiara


"Dhan panggil Barry cepat" kata Ibu Erna panik


"Mah Darah mah" Ucap Fardhan melihat darah telah merembas di celah kedua paha Tiara, Celana Pink nya kini berubah dengan noda darah..


"Astgfirullah, Cepet ih panggil Barry" Kata Ibu Erna semakin panik


"Mama sakit mah, sakit banget" keluh Tiara


"kita duduk di sofa yah" Ajak ibu erna perlahan


**


"Barr, Barry keluarrrrr!!! Bini lo Barr"


"Apaan gue lagi mandi" Kata Barry yang baru meletakan busah shampo di kepalanya


"Bini lo berdarah" Ucap Fardhan bingung


Cih! bini gue haid aja dia se panik itu..


gue yang libur lo yang heboh!


Barry melanjutkan Aktivitas mandinya dengan santai..


"Lelet lu, gue bawa bini lu ke Rumah Sakit!" kata Fardhan kemudian Beranjak turun


hah Rumah Sakit???


Mendengar Rumah Sakit barry bergegas menyelesaikan mandinya..


Fardhan Turun dengan Panik...


Risa yang Baru Tiba dirumah juga ikut Panik Bi Nah ikut panik...


"Mah ayo dipapah dia ke mobil" kata Fardhan, Tak ingin banyak bertanya Tiara di papah oleh Ibu Erna juga Risa,


"Mah sakit mah, gak kuat mah... hiks hiks hiks"


"Sayang kuat yaa nak, kamu pendarahan!!"


Deng!!


mereka berjalan pelan bahkan sangat pelan karena Tiara begitu merasa nyeri .


Barry keluar kamar, memakai celana pendek sambil menyelusupkan Kaos putih ke badannya.. melimmm


"Astagfirullah" Ucapnya saat melihat Tiara di papah oleh Ibu Dan adiknya..


Barry berlari menuruni tangga...


"Kenapa? ini ada apa?" Kata Barry menghadang


"Mas aku gak kuat mas, sakiit" ucap Tiara lirih kemudian Ia Pingsan ..


****


Ibu Erna menangis tak tega di dalam pelukan Risa, Fardhan mengurus administrasi pasien sementara Barry dengan cemas mondar mandir di depan ruang Tindakan..


"Mama Yakin Tiara sedang hamil" Hiks Hiks Hiks tangis ibu Erna


"Iya sabar mah, sabar, doain aja mah dia baik-baik aja" ucap Risa berusaha menenangkan..


"Mah Tiara gak hamil, dia bilang dia Haid, dia juga ga mual muntah" Kata Barry dengan sedikit rasa pusing mendengar tangisan Ibu nya


"dasar bodoh! emang semua orang hamil mual muntah hah? bisa jadi usia kandungan isterimu masih empat minggu, masih rawan! masih belum menimbulkan tanda berarti..Hiks hiks hiks" Ibu Erna semakin histeris


Barry semakin Frustasi di buatnya..


Ia teringat jika semalam mereka melakukan Hubungan suami isteri berulang kali, di tambah tiga hari belakangan Tiara cukup lelah dengan aktivitas yang ada..


"Keluarga Pasien Nyonya Tiara" ucap Seorang suster membuat Barry, Ibu Erna dan Risa menoleh dan mendekat


"Silakan masuk, Dokter mau bicara" Kata Suster mengarahnya ketiganya masuk ke satu ruangan yang di sebelahnya berada Tiara tengah terbaring lemah...


"dengan?" Tanya dokter Pada Barry dan kedua orang tersebut


"Saya suaminya, ini Ibu dan Adiknya" ucap Barry gugup


"Baik.. ada dua hal yang perlu saya sampaikan terkait pendarahan yang di alami Oleh Nyonya Tiara..


Barry mengangguk antusias


"Maaf, apa pasien sebelumnya pernah mengalami kecelakaan?"


Deng!!!!!!!


*******