Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Dia kenapa si?


"yey kembali kerja" kata Tiara sambil menuruni anak tangga..


Pagi Ini Tiara tampil begitu Fresh meski kemarin ia harus pulang larut karena menghabiskan harinya bersama Barry, justru itu yang membuat Tiara pagi ini terlihat sangat Fresh..


Pagi Ini Tiara mengendarai mobil milik orang tuanya menuju kantor, karena Barry ada meeting di luar kantor dan Tiara enggan menunggunya..


Atas segala bujuk rayu Tiara, Barry pun mengizinkannya mengendarai mobil sendiri...


Tiba di kantor tiara berjalan menuju Lift dimana beberapa karyawan juga tengah menunggu giliran masuk Lift...


mata Tiara terbelatak melihat seorang wanita sexy di hadapannya..


Anehnya laki-laki yang semula memandangi wanita sexy itu beralih memperlihatkan Tiara, Rambut panjang lurus, dengan jepitan mutiara terselip di sisi kiri rambut, kemeja putih dengan lengan 7/8 dipadukan dengan rok plisket pink 7/8 membuat aura feminim nya sangat terlihat...


"Pagi Tiara"


"hay Tiara, baru datang ya"


"hay Ti..."


Suara Sapaan Para Karyawan pria yang menyapa Tiara, membuat perempuan Sexy itu penasaran dengan sosok Tiara yang namanya disebutkan itu... Ia pun menoleh ke arah belakang tubuhnya...


Biasa ajah!! Batinnya..


Tiara hanya memasang senyum terbaiknya..


"Tiiaraaaa" Suara Syifa menggema isi Lobby


"sstt berisik sekali kamu ifa" sahut Tiara ketus


"galaknya ibu ini, aku kangen tau" kata syifa bergelendot manja


"sama aku atau sam pak far-----"


"Stop it!!" kata syifa sambil menutup mulut tiara..


Ting


Pintu Lift terbuka


"Tiara, Syifa.. duluan aja kita laki-laki belakangan... "kata seorang lelaki


"oke makasih, semoga harimu menyenangkan" kata Syifa menarik Tiara masuk ke dalam lift


"makasih" ucap Tiara


Mereka berada di dalam Lift bersama Wanita Sexy itu, Tiara mencolek Syofa sambil menujuk wanita di depannya seolah memberi kode pada Syifa siapa wanita itu..


Syifa pun Faham lalu memberi kedipan mata kepada Tiara agar diam, dan Pasti syifa akan menceritakan...


kenapa dia satu lantai denganku...


apa jangan-jangan dia..... ah masa si! hmm


Batin Tiara bergejolak rasa penasaran..


"coba jelasin siapa dia?" kata Tiara pada Syifa yang baru saja masuk ke dalam ruangan...


"duhhh dia itu namanya Luna, dia yang bakal gantiin Mba Andin, gak banget kannn" kata Syifa heboh


"APAH???"


"Dia Skeertarisnya Barry? ah maksudku Pak Barry?!" Kata Tiara merasa hatinya cekit-cekit itu


Syifa mengangguk


"menurut mba Andin, dia pintar tapi entah kenapa kepintarannya itu malah bikin dia besar kepala, jadi pas mba Andin jelasin suatu pekerjaan, dia malah sok sok paling ngerti, Ngeselinkan" ucap Syifa dengan ekspresif nya..


Tiara tidak merespon, Tiara melamun membayangkan Kedekatan Barry dan wanita Sexy itu..


"WOOY" Tegur Syifa menyadarkan Tiara sambil mengebrak meja kerja Tiara


"Astagfirullahhhhhh Ifaaaaaaa" kata Tiara yang merasa sangat kaget itu


"lo bengong!!! bikin emosi deh udah cerita panjang-panjang..


lo kenapa? mikirin Pak barry?" kata Syifa seolah menuduh


"ih apaan si, udah ah mau kerja.... jangan ganggu okey" Kata Tiara membuat Syifa bungkam.


Tiara tentu saja memikirkan Barry yangbakan sering berurusan dengan sekertaris barunya itu.. hatinya bagai tersayat membayangkan kedekatan dua orang itu, pikiran Tiara jauh melayang hingga membuat dirinya sendiri menjadi tak tenang...


******


To Tiara:


Pagi sayang, aku baru sampe ruangan, tadi bangun kesiangan hehe.. keruangan aku dong, kangennnn 😘


To Barry:


Lima belas menit berselang..


"aku mau kasih ini dulu ya ke mba Andin.." kata Tiara beralsan


Syifa dan Anwar hanya mengangguk lalu fokus ke Pc masing-masing..


***


Andin terlihat duduk di mejanya, ada yang berbeda memang, kini di meja andin terdapat dua bangku, satunya adalah Luna...


Terlihat luna juga sedang di arahkan Andin sambil menunjuk sebuah File...


"maaf mbaa..." sapa Tiara


"eh Tii, uhh kangen deh.. lunch bareng ya" kata Andin


"sip.. mba mau ngasih ini ke Pak Barry" kata Tiara sambil mengangkat File di tangannya


Tatapan sinis Luna sangat terlihat jelas dari sorot mata serta bentuk bibir yang di sungingkan ke atas..


"Masuk aja, Pak Barry udah minta kan?" tanya Andin karena biasanya Pak Barry akan menelfon ke bagian Tiara langsung


"iya tadi Pak Barry minta" kata Tiara seolah benar Barry menghubunginya lewat sambungan telfon kantor


"masuk aja" kata Andin seperti biasa


"eehhhh tunggu......" sela Luna sambil bangkit dari duduknya


"emmm, biar aku aja yang anter.. biar komunikasi aku sama Pak Barry makin nyambung, kan dua hari lagi Mba Andin bakal Go Awayyyy" kata Luna dengan gaya bicaranya seolah dibuat-buat


Tiara tidak dapat berkata apa-apa karena peegerakan Luna begitu cepat.. Andin pun tak mampu menahan karena rasa Syok yang ia alami melihat sikap Luna yang sangat terlihat Agresif dan eksprensif...


"serem yaa?" kata Andin heran


"hahaha mba ni bisa saja, aku kembali ke ruangan ya" kata Tiara sambil melangkah kan kakinya menuju Ruangannya..


Hatinya begitu kesal atas perlakuan sekertaris Barry...


Saat kaya gini rasanya tuh pengen banget deh ngasih pengumuman kalo gue ini Pacarnya Barry!!! gatau apa dia gue siapa? gatau malu! pasti tuh di dalem Barry asik memandang dua gunung bunder sama dua bukit menjulang di belakang tubuh tuh cewek!!


Tiara berusaha menutupi kekesalannya, pikirannya melayang kemana-mana membayangkan apa yang terjadi di dalam sana...


Namun, kali inintiara harus menelan efek dsri hubungan rahasia itu,, Tiara harus kuat saat Barry berurussn dengan wanita lain terkait pekerjaan tentunya...


Diruangan Barry..


"kenapa kamu yang antar???! Apa kamu bisa menjelaskan semua ini? Hah??!" kata Barry membantin satu File yang di bawa oleh Luna


"Maaf pak saya hanya menjalankan tugas saya" kata Luna


Yaa memang seharusnya File itu diberikan ke sekertaris baru ke Barry tapi peraturan Barry seolah melenceng saat Tiara menjadi kekasihnya.. Andin tidak menaruh curiga tentunya, karena Tiara akan menjelaskan langsung soal data keuangan yang ia kerjakan...


"KELUAR!!!" Kata Barey sambil menujuk pintu ruangan tersebut


"permisi pak" ucap Luna menunduk sambil berjalan ke luar..


Barry mencoba menghubungi Tiara namun Nihil, barry juga menghubungi Tiara ViA telfon kantor, namun cerdiknya Tiara ia mencabut sambungan Telfon tersebut...


"Ada Apa pak?" Tanya Andin saat Barry memanggil Andin masuk ke ruangannya...


"suruh Tiara ke sini, saya butuh penjelasn dia soal ini" kata Barry sambil mebujuk sebuah File di atas mejanya


"baik pak" kata Andin keluar


*


Dengan Rasa malas dan kesal Tiara berjalan mengekori Andin dari ruangannya itu..


wajah Tiara memang terlihat biasa saja namun hatinya bagai ter iris pisau tipis yang sangat tajan ...


"ada apa pak?" tanya Tiara setelah di persilakan masuk Barry


"Sayang, kenapa kamu ga angkat telfon aku? kenapa kamu ga ant-------"


"Stop! ini kantor" ucap Tiara memotong pembicaraan barry


"huh! " barry menggela Nafasnya


"oke! Jam makan siang kita ketemu di cafe sebrang!"


"hem!" ucap Tiara kenudian pergi meninggalkan ruangan itu


"ihh Dia kenapa sihhhhh??" oh Tuhan, apalagi iniiihhh" kata Barry memijit keningnya


*******


Ayok dong temen-temen kasih dukungan kalian untuk aku agar aku lebih semangat lagi hehehe