
Hari-hari berlalu...
Pras akhirnya mendapatkan cuti selama lima hari dari Barry juga Fardhan tanpa campur tangan Tiara..
Tidak terasa kini sudah satu bulan pernikahan Barry dan Tiara, mereka tentu semakin Romantis dan saling memahami satu sama lain..
Keluarga Atmaja hendak berkumpul ria mengingat hari sabtu mereka tidak pergi keluar untuk beraktivitas, mereka berkumpul tanpa ada Ibu Erna, mengingat Ibu Erna tengah pergi berlibur bersama teman-teman sekolahnya saat masih SMP..
Fardhan juga tidak mengajak Syifa pergi karena ia sedang mengikuti acara keluarganya..
Barry dan Fardhan tengah bermain game PS di ruang keluarga, sementara Tiara, Risa di bantu asisten rumah tangga tengah menyiapkan makan malam mereka di taman belakang dengan tema semi camping di malam hari..
Tak lama bel rumah itu berbunyi, Bibi segera membukakan pintu itu karena Risa dan Tiara tengah sibuk menata makanan di atas carpet taman..
"den Barry, den Fardhan.. ada temannya" kata Bibi menegur kedua kakak beradik yang tengah fokus pada gamenya
"Siapa?" Tanya Fardhan tanpa menoleh
"Gue" jawab seseorang yang ternyata adalah Kevin..
Barry menekan tombol pause lalu menoleh ke Arah Kevin..
"Ngapain lu?" Kata Barry berdiri meneguk air minumnya di meja
"Nii bawa ini" kata Kevin membawa bungkusan yang berisi satu kantung seafood kesukaan mereka..
"Asik pestaaa" kata Fsrdhan sambil mengusap perutnya
"ehh tunggu" Kata Barry menahan langkah Fardhan
"Ape lagi , lapeerrrr nih" kata Fardhan
"Lu ga curiga, si kambing dateng tiba-tiba bawa makanan... dia pasti mau dektin Risa"
Ucap Barry membuat kevin tertawa sementara Barry dan Fardhan hanya meliriknya sinis
"cih! calon kakak ipar ini tau aja deh, ayolahh kasih aku kesempatan kaka ipar, aku ini anak baik-baik kak" ledek Kevin dengan Nada nyelenehnya
"uuwwweekkk, mirip lu kaya Tia" kata Fardhab berjalan menuju dapur sambil menyambar seafood di tangan Kevin
Barry me gekor
"Awas lu macem-macemin ade gue" Ancam Barry sambil memberikan telujuknya di hadapan wajah Kevin
Kuatkan Hambaaa yaa Allah menghadapi dua macan nya Risa...
Batin Kevin...
Kevin kemudian mengekori Barry juga Fardhan..
"Loh ada Kak Kevin?" kata Risa sambil membawa jus lemon dari dapur..
untuk menuju taman belakang pasti melewati sisi dapur..
Risa sedikit Risih sebenarnya mengingat akhir-akhir ini kevin selalu intes mengirim pesan, menelfon bahkan mendatangi Risa di rumah sakit, sementara Reza? sudah hampir seminggu mereka tidak saling bertukar kabar
"iyaaa nih bete dirumah, kamu ga malam mingguan Ris?" Tanya Kevin
"Halah klasik pertanyaan lo!!" kata Fardhan menuju taman belakang sambil membawa seafood di wadah cukup besar
Risa hanya terkekeh sambil mengekor Fardhan...
Kevin muncul di halaman belakang rumah Barry..
"loh ada kak kevin, ayo makan kak bareng sekalian" ajak Tiara
"Heh Tiara kenapa kamu manggil aku kakak? memalukan! Setua itu kah aku?" Protes Kevin
"hehe maaf kak, soalnya aku ikut-ikut Risa aja manggilnya kak hehe" kata Tiara cengengesan
"tua mah tua aja kak" Ledek Fardhan
"apa beda nya sama lu kambing!" kata Kevin
"lah gue mah muda, cari daur muda, Barry juga pinter cari daur muda.. lah elo??? Nenek-nenek aja gak ada yang nyangkut" ledek Fardhan menggundang gelak tawa semuanya termaksud bibi yang tengah membawakan buah di basket kecil
"Besok jangan mobil lu poless mulu ampe semut aja kegelincir, poles tuh muka biar mata lo belo dikit... tarik benang tarik benang" ledek Barry kembali membuat semuanya tertawa
Yaa Kevin memang memiliki keturuna china dari papanya, jadi ia memiliki wajah tampan, putih bersih dan mata yang sipit..
"Udah udah kasian dia terkucilkan, ayo kak sini gabung" Ajak Tiara membuat kevin mendekat..
Kevin memandang Risa senyuman Risa benar-benar membuat Kevin tak berkedip memandang..
hingga niat jahil Fardhan muncul..
ia meletakan sanbal pedas di atas sendok Kevin...
"pin yeee!!!! bengong, makan!" tegur Fardhan menahan tawanya begitu juga Barry Tiara..
dengan cepat Fardhan memasukan suapan sambal ke mulutnya tanpa melihat isi sendok tersebut..
hem!
kok gini rasa nasi gue.
"Gilaaaakk pedeeessss" teriak Kevin, kevin memang sering tinggal di luar negeri sehingga ia tak bersahabat dengan rasa pedas...
hahaha
semua tertawa terpingkal-pingkal..
"minum kak minum" kata Risa memberi segelas air putih
gleg
gleg
gleg
"masih pedesss" keluh Kevin dengan keringat membanjiri tubuhnya
"nyemplung noh ke kolem, buruan" ledek Fardhan sambil cekikikan
"Awas lu ye mbing!" kata Kevin kesal
belom apa-apa gue udah di ospek gini- Batin Kevin
**********