
Satu Bulan setelah pernikahan Kevin dan Alice di Bandung,..
Kevin memutuskan ber bulan madu selama dua pekan lamanya, lalu mereka lebih dulu menetap di Bandung sesuai permintaan Alice... Kevin tentunya sudah menyiapkan sebuah hunian untuk ia tempati sbersama Alice dan anak-anak mereka kelak, sebagai pembisnis muda di bidangnya, Kevin terbilang cukup sukses meraih keberhasilan tanpa melibatkan banyak peran ornag tuanya..
Sudah satu malam Alice dan Kevin tinggal di Jakarta namun tidak ada satu sahabatnya yang tau, yaa Kevin memang saat ini lebih sering membuat teman-temannya jengkel oleh sikapnya..
***
"Tuan, Nyonya... di luar ada tamu, katanya namanya Kevin ganteng" kata salah satu ART Barry
"Bocah edan...."jawab Barry yang tengah bersantai bersama isterinya di Sabtu yang cerah ini
"Suruh masuk bi" sambung barry
"Mas ga kangen sama Kevin? hampir sebulan ga ketemu loh" ledek Tiara sambil menutup majalah yang tengah ia baca
"cih males banget!" kata Barry kesal
"Assalamualaikum Bapak Barry, ibu Tiara" ucap Kevin heboh..
"waalaikumsalam..."
"Alice" kata Tiara
"Tiii" sambut Alice memeluk juga tiara
"Dasar bocah edan, bulan madu sebulan ngapain aja Lo" kata Barry meledek
"yaa memperdalam ilmu lah, maklum otodidak" kata Kevin tertawa membuat Barry juga tertawa
"oh iya ini buat kamu, sama Baby al,,, baju summer couple ..." kata Alice memeberi satu paper bag
"waw.. makasih Alice.." kata Tiara senang
"Sama-sama...."
"Lo tinggal dimana?" tanya Barry pada Kevin
"di depan" kata kevin santai
"Depan??? depan mana??" tegas Barry
"Depan rumah Lo!! itu dua unit gue" kata Kevin jujur
"Hah? jadi kemarin ada beberapa pekerja itu???"
"Yess gue ngerombak dalemnya.. yaa gimana dua unit jadi satu, sama kaya Lo gini"
"ini satu unit" kata Tiara
"Mana ada, ini dua unit, lakinlo beli empat" kata Kevin membuat Barry membulatkan matanya pada Kevin sementara Tiara sudah memandangi Barry menuntut jawaban dari suaminya itu...
dasar mulut lancip, bisa-bisanya Lo bongkar kesepakatan kita!!!! Batin Barry
Hehehe
"pantes aku perhatiin kok beda dari rumah-rumah lain...hemmmm" kata Tiara santai
"hahaha kena deh, bobo di luar deh" kata Kevin berbisik pada Barry
"Baby Al mana Tii?" Tanya Alice mencairkan suasana
"bobo, abis spa dia bobo" kata Tiara jujur
"belakang Yuk" ajak Barry pada Kevin membuat Kevin menganggukan kepalanya
"Kita ngobrol di belakang ya sayang" kata Barry
"hemm" jawab Tiara membuat Kevin menertawakan Barry yang mendapat jawaban menyakitkan itu...
*
"lu ngapain pake ngomong ke Tiara soal ninrumaj, bener-bener ya mulut lu lancip banget" kata Barry kesal
"Hahaha keceplosan gue barrr... anak-anak ga ngumpul ni hari?" kata Kevin
"enggak, Syifa bedrest full dirumah, kandungannya lemah gak bsa capek dikit langsung kontraksi" kata Barry jujur
"Yaa Allah kasian banget.... kalo Roy?"
"Roy sibuk mengejar restu hahaha" kata Barry tertawa
"emang belom juga bar?" kata Kevin penasaran
"Udah, udah lancar dia ngajinya, udah rajin solat juga.. tapi ya belum waktunya mungkin" kata Barry
"gue kerjain sinroy abis-abisan pokoknya" kata Kevin sambil tersenyum licik
"inget dia biangnya, kita harus bales se kejam mungkin" kata Barry mengundang tawa keduanya..
"Mas,,, ayok ke RS , Syifa masuk rumah sakit" kata Tiara dari arah pintu kaca membuat Barry dan Kevin tersentak kaget dan mereka bergegas menuju rumah sakit dalam satu mobil yang sama
"siapa yang ngabarin kamu sayang?" kata Barry melihat kepanikan di wajah isterinya
"Risa mas, katanya syifanya udah pendarahan" kata Tiara panik
"bukannya lagi bedrest, kenapa bisa pendarahan si! " tanya Barry penasaran
"gatau mas, katanya cuma habis mandi perutnya sakit lama-lama" kata Tiara sesuai dengan apa yang Risa katakan via sambungan telfon
"waktu kamu hamil Al gimana tii??" Tanya Alice
"aku si Allhamdulillah lancar, tapi perjuangan dapetinnya itu Masya Allah banget lice, Kevin tau tuh" kata Tiara kemudian menujuk Kevin yang tengah menyetir
"Iyaa Kevin udah sempet cerita kok, doain aku ya biar bisa cepet kasih baby Al temen" kata Alice meraba perut ya
"Aamiin..." kata Tiara sedikit tidak tenang..
******