Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS 2 - Rencana Gesrek


"Mas kamu yakin gapapa balik kerja ke Bandung, ga capek mas?" kata Tiara sambil memakaikan dasi suaminya


"Engga dong, sampe Bandung suruh lemburin kamu juga aku siap"kata Barry dengan centilnya membuat Tiara menarik habis dasi yang tengah ia kenakan


uhuk uhuk uhuk


Barry sampai tercekik..


hahaha


Tiara tertawa nakal sambil melonggarkan eratan dasi itu...


"Kamu tega sayang, mau ya jadi janda muda kaya raya"kata Barry membuat Tiara melotot sempurna


"Amit-amitt deh...kalo ngomong jangan sembarangan"kata Tiara kesal sambil merapihkan dasi suaminya


"Lagian kamu ngekek aku" kata Barry


Tiara menuju meja riasnya usai merapihkan dasi suaminya..


ia memakai pelembab bibir sambil berkata..


"Ya kesel aja, pagi-pagi suami udah mesum gitu, padahal isterinya udah serius banget ngomong ke suaminya"Kata Tiara sambil memoles bibirnya


"loh aku juga serius loh sayang... jadi gini, nyonyah Atmaja... jadi nanti yang nyetir itu si Jon, nanti Jon juga bakal jemput Syifa ke sini dulu kok, kita berangkat dari sini....."kata Barry mendekati isterinya sambil memeluknya dari belakang


"makanya kalo punya rencana di jelasin dari awal yang jelas biar isterinya ga berspekulasi berlebihan" kata Tiara


"Iyaa.. maaf yaaa"Kata Barry Mangun mengeratkan pelukannya


"Mas Risa gimana?" Tanya Tiara


"Dia sama Reza katanya, Risa ada konseling sampe jam 7 katanya"kata Barry sesuai dengan apa yang di katakan oleh Risa via sambungan telfonnya


"Oh gitu, yaudah ayo sarapan mas"Kata Tiara membuat Barry melepaskan pelukannya itu..


***


Singkat cerita..


Merekapun telah berkumpul di kediaman Barry termaksud Roy juga Sarah...


Barry masih asyik bermain dengan Alesha bersama dengan Fardhan dan Roy.. sementara para wanita menyibukan diri mempersiapkan beberapa cemilan untuk mereka santap di dalam mobil..


"Yah kita ga satu mobil ga seru" Kata Syifa pada Sarah


"Iya kalo satu mobil kan ga muat mbak" kata Sarah


"Muat aja kalo kita pake bis" kata Tiara membuat ketiganya tertawa..


"udah siap, yu berangkat aja biar bisa magriban di rest area kita" kata Syifa setelah menata beberapa makanan di sebuah box


"iya ayok"


"Ini dimsum buat kamu sama sang pujaan hati sar" kata Syifa terkekeh


"halahhh mbak jangan lebay begitu ah" kata Sarah sedikit merasa malu


"Udah syif jangan di ledek gitu... yuk ah" kata Tiara kemudian melangkah ke arah ruang tamu..


***


Merekapun tiba di kediaman Alice, menurut Ibu Erna, Alice dan Kevin tengah dalam pingitan tidak bisa bertemu bahkan berkomunikasi lewat ponsel..


Ibu Erna juga kaget saat mengetahui bahwa pria yang melamar Alice adalah Kevin... laki-laki yang ia kenal sejak menginjak remaja, di tambah kedua orang tua Kevin juga cukup dekat dengan keluarga Atmaja karena sebuah forum sosial...


Roy, Barry, Fardhan dan Reza menghabiskan malam mereka di halaman rumah Alice yang cukup asri..


Roy dan Reza tengah mengadu bermain catur... obrolan mereka juga semula membahas tentang keseharian hingga akhirnya muncullah celetukan dari mulut manis Roy....


"Eh .. kita harus tuntas nii bahas gimana kita bisa bales dendam ke si Kepin kampret, gue udah gemay banget mau unyeng-unyeng dia" kata Roy penuh penjiwaan


"otak licik beraksi" kata Fardhan


Reza yang sudah mendapat cerita dari Risa tentang kejahilan kedua kakak dan kedua sahabat kakaknya itu pun menjadi faham kemana arah dan tujuan pembahasan Roy kala itu...


"Gue udah atur semua, kali ini ga cuma Lo yang kesel.. gue juga kesel, awalnya gue jodohin dia muna, tau nya di sikat juga si Alice" kata Barry kesal


"Apaan-apaan??" kata Roy mendekati Barry


"Ada deh... besok kita mulai beraksi" kata Barry menaik turunkan alis nya


"wah kayaknya ide lu lebih gila dari gue ya bar?" Kata Roy sambil bertolak pinggang


"Enggak se gila elu tapi lebih kejam dikit" kata Barry tertawa jahat


"Eh lu bikin reza takut loh nikahin Ade gue" Celetuk Fardhan melirik Reza yang tengah fokus memperhatikan Roy dan Barry sejak tadi


"Tenang Lo gak kita kerjain, asal ada syaratnya" kata Roy tersenyum jahat


"apa???" kata Reza antusias


"Bagi kita proyek?" kata Roy dengan nada guyonnya


"Kita???? elooooo kali" kata Fardhan sambil menoyor kepala Roy sangking kesalnya


"Sembarangan emang kalo ngomong" kata Barry merasa tak enak dengan Reza...


"Jangan di dengerin zaa, lo mah ga ikut ngerjain gue sama Fardhan waktu itu jadi Lo Amaaannn" kata Barry membuat Reza bernafas lega...


Syukurlah.... Batin Rezaaa


******


like


komen


dan Vote yaaaaa 🙏😘


mampir juga ke DOKTER CANTIK dan PELANGI SETELAH HUJAN..


author mau bikin GA lagi ah... siap-siap yaa..


kalian Vote aja, komen aja, like aja, aku pilih sesuai dengan mata hatiku hahaha