Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Terkuak Sudah


Pesan yang Risa kirim kepada kedua kakanya membuat penerima bertanya-tanya apa yang telah terjadi dirumah, ada apa dengan Ibu Erna...


Saham? Aman


Infestor? Damai


Masalah besar? Tak nampak


Barry dan Sandi terus bertanya-tanya meski mereka telah meninggalkan kantor dengan rasa Khawatir bercampur rasa penasaran..


Barry sempat memikirkan jika ia akan kembali di desak untuk segera menikah, Namun setelah obrolannya pagi tadi bersama Tiara menemukan titik terang maka dengan perlahan dan pasti Barry akan menceritakan semua nya kepada Ibundanya..


Dalam perjalanan pulang, Barry membayangkan hidupnya akan semakin bahagia saat menikahi Tiara, membina rumah tangga dalam balutam Cinta.. bayangan itu terus muncul, sesekali muncul bayangan wajah Tiara yang cukup mengemaskan..


Wajah cantik dan sikap polosnya tentu membuat siapa saja jatuh hati di buatnyaa..


Barry masih dalam lamunanya, wajahnya sangat berseri, lekung bibirnya tertahan seolah tak ingin kembali ke bentuk normal..


"Woy sampe woy!!!" tegur Fardhan


"BARRRRYY KITA UDAH SAMPE" ucap Fardhan berteriak


"Apa si lo, sakit kuping gue" Ucap Barry yang kaget karema teriakan Fardhan


"Wah sakit lu ye?! lu mesem-mesem, cengar-cengir sendirian, sekarang berubah kaya Hulk lagi ngamuk!!!"


"berisik lu" ucap Barry membuaka seatbeltnya


"Mikir jorok lu yaa?! Anak muda, sungguh terlalu" Ucap Fardhan Asal


Plak...


Sebuah Map tebal melayang ke kepala Fardhan


"pakein Filter tuh mulut lu" ucap Barry kesal sambil melangkah keluar mobil


"Dasar Hulk, badan gede, wajah ganteng kadang sangar, kadang sok imut!" Kata Fardhan kesal


******


Fardhan dan Barry masuk ke dalam rumahnya, Nampak sangat sunyi...


Suasana sunyi itu mengahantarkan perasaan tak enak pada Barry juga Fardhan..


Mereka melangkahkan kaki ke Ruang keluarga, terlihat Risa merebahkan badanya di sofa sambil bermain ponsel.


Sementara Ibu Erna duduk sambil menyilangkan kakinya, Tanggannya memijit dahinya..


Terlihat Wajah Frustasinya kala itu..


Bukan, bukan Risa tak ingin berbincang, atau terkesan cuek dengan Ibunya.. tapi Risa sudah berusaha mengeluarkan banyak Cara untuk sedikit mengorek permasalah Ibundanya namun hasilnya Nihil.. Jadi Risa memilih untuk diam juga tentunya...


"Assalammualaikum maah" Ucap Barry dan Fardhan secara bergantian sambil menyalami ..


"waalaikumsalam.. duduklah, mama perlu bicara serius!" ucap Ibu Erna


Deng!!!


debar jantung ketiga anak itu seolah terpacu lebih cepat..


Risa yang semula terkesan cuek sambil merebahkan tubuhnya kini sudah duduk menatap Ibundanya yang persis duduk di sofa sebrangnya..


"Mah, apa mama baik-baik saja? mau fardhan ambilin minum mah?" ucap Fardhan yang bingung harus memcehakan kegugupannya dengan cara apa...


"nggak perlu... duduk lah" Ucap Ibu Erna karena sejak tadi Fardhan hanya berdiri mematung...


"Mama mulai ya???!!! Barry..........." Ucap Ibu Erna kemudian memandang Barry lirih penuh Arti, semua nata tertuju ke Barry yang berada di sebrang bu Erna, persis di samping Risa ..


Kala itu Barry seolah Tersangka kasus pembunuhan... mata Tajam Risa dan Fardan seakan menuntut penjelasan dari Barry...


"iya mah.. mama kenapa seperti itu, ada apa mah? apa Barry ada kesalahan?" Tanya Barry yang merasa ialah penyebab runtuhnya semangat sang ibu...


"Nak... Apa kamu mencintai Tiara" ucap Ibu Erna yang sudah menahan sesak dadanya mengingat status Tiara


"kenapa mama nanya begitu? Tentu Barry sangat mencintai Tiara mah, ini berkat mama juga yang mendukung Barry, Kabar baiknya Barry sudah bicara tadi sama Tiara mah, dia mau kok menuruti permintaan mama agar segera menikah, tapi di akhir tahun mah" Ucap Barry dengan penuh semangat, ketenangan serta rasa bahagia..


Risa juga Fardhan merasa lega mendengar ucapan Barry... berbeda dengan Ibu Erna yang menitihkan air matanya perlahan sambil meremas kedua tangannya sendiri..


Fardhan menyadari pelan nya isak tangis itu..


"Barry........" ucap Ibu Erna, kini tatapan itu tak nampak ada sedikit rasa bahagia..


semua mata menatap Ibu Erna...


Ada apa ini.. kenapa mama menangis dengan tatapan kesal dan marah - Batin Risa


kenapa mama malah memangis, bukannya bahagia mendengar ini... tadi pagi mama sangat antusias kenapa sekarang mama jadi begini...... apa jangan-jangan mama sudah tau... akh!!!!! - Batin Barry


"Mama menarik ucapan mama! Tinggalkan Tiara, demi Mama!"


Ucap ibu Erna Tegas.


D E N G!!!


Tombak tajam dan panas seolah menusuk dada Barry...


Risa dan Fardhan tak kalah terkejut kala itu..


Mereka bertiga masih Diam memikirkan hal yang memang akan terjadi itu, namun betapa terkejutnya mereka ternyata Ibu Erna Tidak merestui hubungan Barry dan Tiara yang pasti karena status Tiara...


Barry tertunduk


"Mah.. Maaf Barry gak bisa! Barry sangat yakin ini cinta.. apa mama melarang Barry karena Sta-----


Barry belum selesai bicara namun dengan sedikit nada tingginya Ibu Erna menyambar..


"Yaa!! Tentu karena Status Tiara seorang Janda! Jadi kamu sudah tau? mama pikir wanita sok polos itu membohongi kamu!! Mama minta stop dekati dia, pecat dia dari kantor dan kamu akan menikah dengan wanita pilihan mama" Ucap Ibu Erna yang telah menahan isak tangisnya namun dengan meluapkan amarahnya


"apah? sok polos mah? Dia benar-benar wanita polos mah! wanita apa adanya, mama gak suka kan wanita matre? selama ini satu perak pun tidak pernah mah Barry mendengar Tiara meminta.....Soal status??! Barry Ikhlas menerimanya apa adanya mah, lebih baik status menjelaskan dia Janda yang jelas-jelas bekas, Dari pada Status perawan tapi Bekas!!! Barry tidak akan memecat Tiara, Barry juga Tidak akan menjauhi apalagi berpisah dari Tiara mah!!!" Ucap Barry dengan Nada yang tinggi


Ibu Erna semakin sesak, tangisannya kembali hadir.. Fardhan mencoba menenagkan Ibu Erna sementara Risa menenangkan Barry...


"Berani kamu membentak mama, apa ini yang mama ajarkan? apa justru wanita itu yang sudah mempengaruhi mu ha???"


Barry terlihat sudah sangat marah...


"Mama Stop.. mama gak boleh bicara sesuatu hal yang gak benar mah, Risa tau Tiara mah! Dia benar-benar anak baik mah, polos, dan mama tau dia itu mas--------"


"CUKUP RISA!! di bayar berapa kamu sama kakak mu?" ucap Ibu Erna menyambar ucapan Risa membuat ucapan Risa tehenti


"Barry mama mohon ,pikirkan lagi.. Keluarga kita akan menangung malu nak, mama juga Janda jadi mama tau bagaimana orang memandang sebelah mata seorang janda nak.. mama gak mau kamu menyesal kemudian" Ucap ibu Erna seraya memohon


Barry berdiri, memasukan kedua tangganya kedalam saku celana, mendongakkan kepalanya sedikit..


"Maaf mah, Barry sangat menghargai mama, menyayangi, mencintai mama.. Tapi soal Jodoh Barry, kehidupan Barry kedepan, Barry mohon mama jangan ikut Campur... Barry akan tetap bersama Tiara mah... Barry akan menghampuskan image seorang janda dengan menjadi suami Tiara"


Ucap Barry menahan amarahnya..


"Barry permisi" sambung Barry meninggalkan ruangan itu menju kamarnya..


"Barry tunggu!! mama belum selesai bicara!! Barry........ Barrr"


"mah sudah mah, biar dia tenang dulu" Ucap Fardhan


"mama istirahat yaa, ayo Fardhan antar mama ke kamar" Ucap Fardhan berusaha membangunkan lalu memapah Ibu erna menunu Kamarnya..


sementara Fisa hanya diam mematung memulihkan kembali ingatannya, meyakinkan kembali tentang hasil pemeriksaanya bahwa Tiara masih seorang Gadis Suci...


************


maaf aku harus buat Ibu Erna ga setuju, karena memang ini cobaan hubungan mereka...


dari pada pelakor? hahahah


Please jangan bilang kek Film Indosiar, di novel sebelumnya ada yang komen kek gitu, author auto bingung soalnya jarang nonton TV, apalagi TV nasional gitu...


Bangun Pagi, sholat, masak, mandi, berangkat kerja, pulang jam 5-6 main sama anak, bebersih leyeh-leyeh , kadang masak lagi, kadang beli, dan nyiap-nyiapin bahan masakan untk pagi hehehee


Waktu drakor korea booming ttg perselingkuhan aja aku ga nonton secara mengebu-gebu yaa, se sempet nya aja, meski WFH.. hehe (nonton biar ga kudet kala itu)


Jadi kalo di pikir, kapan Nonton Tv nya??? yaa menjelang tidur itu pun cuma bikin suasana kamar agak rame dikit hahahaha


Selama WFH, apa aku nonton Tv? Iya nonton donk, nonton kartun tapi 😂.. chanel anak aku hapal loh nomer-nomernya haha beda ama Chanel Tv nasionals... Jadi jangan tanya si Artis ini ama ini cerai, berantem, jadian.. Aku tak tauuuu gayssss hahaha kecuali aku lihat di lambetu*rah yaaa dan itu aku suka Googling kalo penasara, itu pun jarang terjadi hahaha


Ehh mon maap jadi cucol emakemak kudet hahahaa... maaf yaa 😍😘😘😘😘