
"sayang sini" kata Ibu Erna sedikit berteriak
Risa, Tiara dan Barry menghampiri ibu Erna yang juga bersama Barry dan Syifa.
"mah.." sapa Tiara sambil mencium tanggan Ibu Erna, mereka juga saling mencium pipu kanan dan kiri...
"Cantiknya calon mantu mama... " kata Ibu Erna menatap Tiara
"heehe makasih mah, mama juga cantik" kata Tiara malu-malu
"kita ke pengantin yu" Ajak Tiara ada semuanya
Merekapun mengiyakan..
Karena Barry Tamu VVIP maka mereka di persilan naik ke pelaminan tanpa membuat antrean yang seperti ular itu...
Ibu Erna dan Risa dua langkah di depan Barry dan Tiar Juga Syifa dan Fardhan...
"ini aku ikut barengan? malu sama Karyawan lain yang lihat" kata Tiara pada Barry dan di dengar oleh Syifa
"iyaa malu banget" Sahut syifa
"Diam, ikut aja" Kata Barry yang semakin berani mengenggam tangan Tiara
"Bar" Tiara berusaha melepasnya namun usahanya sia-sia.. genggaman itu begitu erat...
what!! Itu kan Tiara.. kok bisa sama Pak Barry..
oh Astaga.. Syifa juga disana sam Pak Fardhan.. Shit ada apa ini..
Ucap seseorang...
*****
"Mbak Andin selamat yah... duh cantiknya" Ucap Tiara sambil bersalaman dan bercipika cipiki
"Makasih... cepet nyusul juga yaa Tiara, Pak Barry..." kata Andin bahagia
"Aamin" Celetuk Barry dengan penuh semangat
"Aamiin mbak. makasih ya"
"iya, silakan Pak, Tiara... Makanya seadanya yaa, semoga suka" ucap Andin dengan merendah..
Merekapun menuju area prasmanan di blok VVIP..
Shit mereka makan di VVIP! Kenapa aku ga dapet undangan VVIP..
*******
Usai makan mereka berbincang di meja bundar itu.. mereka berfoto Ria dengan banyak gaya...
Babyak mata karyawan Barry memperhatikan ke araban Tiara dan syifa kala itu..
Tiara dan Syifa berusaha tenang dan tetap fokus pada obrolan mereka...
"Tiara, syifa besok makan siang dirumah mama ya" Kata Ibu Erna
"maaf mah, Besok aku anter Ayah ke Bandara.. Ayah mau mulai dines lusa mah" Ucap Tiara jujur
"yahh sayang sekali... Barry ini emang menjengkelkan Ti, dia gak pernah ajak kamu kerumah buat ketemu mama" ucap Ibu Erna
Selamet selamet gue belom jadi pacar Fardhan jadi Aamaaannn - Batin Syifa
"selain menjengkelkan dia juga galak mah di kantor" adu Tiara
"oh ya? kamu pernah di apain sayang?"
"sayang kamu mainnya aduan ya!" kata Barry melingkarkan lenganya ke arah leher tiara seolah mencekik dengan lengan nya
"mama lihat ni mah" kata Toara seolah meminta pertolongan
"lepas Barry, mama pecat kamu jadi anak!" ucap Ibu Erna
"emang begitu mah kelakuan Barry, kasar mah" Timpal Fardhan
"lah fakboy ikut-ikutan" celetuk Barry
"sembarangan lu Bar kalo ngomong" kata Fardhan
"udah-udah maluuuu" ucap Ibu Erna
********
Mereka hendak berpamitan dengan Kedua mempelai..
"hay Tiara" tegur seseorang saat Barry dan Tiara berdampingan, tidak bergandengan tangan, namun terlihat sangat dekat..
Tiara dan Barry menoleh
"eh.. hay Lun," kata Tiara
"eh Pak Barry.. malam pak" tegur Luna
"hem" ucap Barry dingin
"ayo" kata Barry menggandeng tangan Tiara menyusul Rombongannya..
"Maaf Luna aku duluan yah... " ucap Tiara sambil berjalan meninggalkan Luna yang mematung...
Mereka pun pulang dengan mobil masing-masing....
Tiara dan Barry masih ada di dalam gedung kala itu karena Barry bertemu dengan Teman bermain basketnya yang ternyata teman sekolah Andin..
"ini siapa Bar.." Tanya Temen Barry Wendy
"oh ini, Ini Tiara Calon isteri" Ucap Barry penuh percaya diri..
"Tiara" ucap Tiara memperkenalkan diri sambil menganggukan kepala..
"emang captain satu ini paling jago cari wanita yah..." ledek Wendy
"bisa aja lo!! yaudah gue duluan yaa.. ga enak bawa anak orang kalo kemalaman" ucap Barry pamit
"iya solakan Bar, hati-hati yaa.. jangan lupa undangan" ucap Wendy di beri anggukan oleh Barry
Saat mereka berbincang Ternyata Luna mendengar perbincangan tersebut..
What?? jadi mereka itu udah tunangan?!
ahh ga salah gue deketin Tiara, liat aja tuh temen Pak Barry ganteng banget...
Dalam hati Luna...
******
Dalam perjalanan pulang..
"Sayang besok aku ikut anter ayah yaa" kata Barry
"Noo... besok abis anter ayah aku anter ibu ke salon terus aku mau ke cafe" kata Tiara sambil memainkan ponselnya
"yaudah aku ke salon ibu aja, mobil kamu taro di salon ibu, jadi kamu ke cafe sama aku" Kata Barry
"hemmm" ucap Tiara sekedarnya
"Sayang ih aku lagi ngomong, malah main hape.. ngeselin" kata Barry
"ini aku lagi lihat foto-foto yang Risa kirim..." ucap Tiara kemudian meletakkan ponselnya
Barry hanya diam..
huh ngambek deh.. Batin Tiara
"sayang ko jadi berhenti" kata Tiara
"mau lihat foto juga.." kata Barry mengambil ponselnya..
ia teringat saat tadi sempat berfoto bertiga bersama Tiara dan Ibu erna.. langsung saja Barry menjadikannya Foto profil di Akun chatingnya..
Barry juga mengatur fotonya berdua dengan Tiara di Wallpaper ponselnya...
Tiara tersenyum menandakan kebahagiannya saat itu ..
Tiara juga melakukan hal yang sama dengan Barey.. merekapun tertawa kecil bersama..
********
ke esokan Hari nya di ruangan Tiara di Cafenya...
Mereka duduk di sofa yang hanya muat untuk dua orang itu, Tiara memangku laptopnya melihat, menghitung dan berfikir soal laporan pemasukan pengeluaran Cafe...
Barry memainkan ponselnya sambil merebahkan kepalanya di bahu Tiara...
dering ponsel tiara terdengar..
"Luna yang telfon sayang, ada apa?" Tanya Barry yang melihat ke arah layar ponsel Tiara
"Gatau sayang, biarin aja deh.. silent aja ponselku...." Kata Tiara yang masih fokus dengan pekerjaanya.. barry melakukan apa yang tiara pinta..
Barry mulai kepo dengan isi ponsel Tiara..
ponsel yang Barry belikan dulu, namun tetap saja isi dari ponsel itu adalah data lama dari ponsel Tiara sebelumnya...
"Sayang" panggil Barry
"hemm" sahut Tiara
"lihat deh.. ini kamu sama adam ya" kata Barry memperlihatkan Foto di ponsel Tiara
"iyaa.. Ganteng kan!!" Ucap Tiara meledek Barry..
Barry membangkitkan kepalanya, menatap tajam Tiara
"liat aku!!! emang aku gak ganteng ya?" kata Barry kesal..
Tiara menghela nafasnya kasar, menutup lalu meletakkan Laptopnya di sisinya...
"kamu juga ganteng sayang" ucap Tiara sambil memegang kedua pipi Barry dengan kedua telapal tanggannya
"i love you!"
"I love You Too" balas Tiara tersenyum...
Saat Tiara melepas tangannya, wajah Barry mendekati wajah Tiara..
Barry mencium lembut bibir Tiara.. Tidak ada penolakan dari Tiara, juga tidak ada balasan dari Tiara...
"Manis" Ucap Barry saat melepas ciuman itu
Tiara hanya terdiam, tersenyum dan tersipu malu...
"Makan siang yu" Ajak Tiara mengalihkan pembicaraan
"Ayoo.. di Mall aja yu sayang?" Kata Barry sambil bersiap... Tiara Hanya mengangguk tanda meng Iyakan...
*****
*******
manis- manis dulu yee sebelum bersedih ria.. hihii