Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Kecewa


Tiara duduk di kursi samping kemudi mendampingi Risa, sementara Barry duduk di belakang sambil membuka Laptopnya.. Tiara sengaja duduk di depan karena merasa Tidak enak kalo ia juga harus duduk di belakang dan membiarkan Risa menyetir mobilnya..


"Ris kemaren jadinya ketemu Reza kan?" Tanya Tiara membuka suara sementara Barry fokus dengan laptopnya tanpa memperhatikan kedua wanita itu.


"Iya kakak ipar, dia Kemarin jadwalnya Sore jadi masih bisa nemuin aku.." Kata Risa


"Ohhh syukurlah, dia emang pelupa orangnya! untuk hal-hal kecil gitu" Sambung Tiara


"keliatan si, dia kemaren kaya syok gitu pas aku nanyain kunci mobilnya.. Eh Tii, dia punya pacar ga si?" Tanya Risa spontan membuat Tiara memicingkan matanya heran


"kenapa?"


"ya gapap nanya aja" Kata Risa santai


"Dulu punya, posesif sampe aku aja di cemburuin.. Tapi akhirnya putus, gara-gara banyak hal" Kata Tiara menjelaskan


"Banyak hal?"


"Pacarnya itu orang Melayu Ris, mau menikah cepet, sedangkan Reza Baru aja kan jadi pilot waktu itu, belum boleh menikah selama 5 tahun , mungkin ceweknya ga tahan juga di sering di tinggal Eza, sampe akhirnya yaa perempuanya selingkuh sampe udah tunangan tanpa Eza tau... Pas eza pulang tau-tau dia udah Tunangan, terus sampe sskarang deh belum pacaran lagi" Kata Tiara panjang lebar membuat Risa mengangguk mengerti


Kasian, pasti kamu terpukul banget yaa zaa, semoga kamu ga trauma apalagi dendam dengan masa lalu mu itu...


Tiara berkali-kali menguap, ia sangat lelah melakukan perjalanan yang sudah memakan wktu setengah hari itu, tak lama Tiara terlelap dalam tidurnya..


"Kak.... kakkkkk!!!!" Tiara memanggil Barry hingga dua kali sangkin fokusnya barry kala itu


"apaaaaaa" kata Barry masih menatap laptopnya


"ini depan pertigaan, kita belok kiri atau lurus" Kata Risa mengurangi kecepatan mobilnya


"Belok Kiri" kata Barry sekilas melihat sekeliling


"nah Tuh depan ke kiri"Kata Barry


"Nah tuh Mobil Fardhan sama Kevin" Kta Barry menujuk


"Eh tidur dia" kata Barry menoleh ke arah isterinya


"Iya kak, capek kayaknya"


"Yaudah biarin aja, kamu disini aja yaa temenin Tiara..." kata Barry kemudian keluar dari mobilnya..


Risa sedikit Borring hingga ia memainkan ponselnya.. Tiba-Tiba ponsel risa bergetar tanda pesan masuk...


Lagi apa ris? udah lunch?"


lagi nemenin dia tidur, aku tadi udah ganjel pastry...kamu?


Alih-alih mendapat balasan pesan Risa malah di hubungi lewat sambungan telfon..


Yaa zaaa


Lagi sama Tiara? udah pulang honeymoon dia?


Udah aku abis jemput dia, tapi lagi mampir nih ke proyek Kak Barry, ada trauble katanya...


Eh bentar aku keluar mobil aja, takut ganggu dia..


Risa berjalan sedikit menjauh dari mobilnya, dari kejauhan sekitar 15 meter terlihat Barry dan Team terkait tengah berkumpul membicarakn hal penting...


Risa terlihat asik mengobrol dalam sambungan telfonya dengan Reza, sambil kakinya bergak di atas aspal mondar mandir memcah rasa groginya...


Tak lama Tiara membuak matanya perlahan , ia melihat tepat di depannya ada suaminya juga beberapa orang yang ia kenal termaksud Vita yang berdiri tepat di hadapan Barry, meski yaa posisi berhadapan mereka berjarak sekitar satu meter...


Tiars melihat ke arah kanannya ada Risa sedang menerima telfon dalam jarak 3-5 meter dari mobil.. Tiara mengambil ponselnya untuk menghilangkan jenuhnya..


Di posisi Barry..


Mereka nampaknya tengah membicarakan hal yang membuat Barry sedikit merasa pening di keplanya..


Namun Barry tersentak ketika melihat Balok hendak jatuh dan menimpah pungung Vita, Dengan Cepat Barry menarik Fita hibgga Vita berada di pelukannya..


BBBBBRRRRRAAAAKKKK!!


Balok besar terjatuh, karena proses penghancuran lahan belum 100 persen tuntas


Tiara menoleh ke hadapannya melihat suaminya memluk Vita, Vita sendiri napak nyaman dengan meletakan kepalanya di Bahu Barry... beberapa rekan terlihat syok akan kejadian itu..


Tiara juga syok melihat suaminya berpelukan menatap kejadian Tersebut, Dengan cepat Tiars menekan Tombol Klakson mobil sekuat tenaganya...


TIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNNNNNNNN


Semua orang menoleh ke arah mobil itu, Barry menoleh lalu melihat Risa berada di luar mobil, dengan cepat otaknya merespon..


Vita pun terhempas begitu saya hingga tubuhnya hampir jatuh..


MATI GUE!!!!


******