
Pukul 08.00 Barry dan Tiara sudah bersiap untuk berangkat menuju Bandara..
Sesuai ke inginan Barry mereka tidak membawa banyak pakaian karrna lebih baik membeli disana..
Pagi ini Tiara menggunakan jumpsuit donker dengan panjang sedikit di atas lutut...
"Cantiknyaaaa" ledek Risa
"ikut yuu" Ajak Tiara
"Bisa di gantung kaka aku" kata Risa sedikit berbisik membuat Tiara terkekeh..
"Bicara apa kalian ha?" kata Bary melihat Risa membisikan sesuatu ke Tiara
"kepoooo" kata Risa
Saat yang bersamaan pintu rumah Atmaja terketuk, Bi Nah yang membukanya pun segera memberi tahu majikannya jika ada Tamu..
"Itu Nyonya muda, katanya dia sepupu nyonya muda" kata Bi Nah
"Oh Eza? suruh masuk bii" Kata Barry
"Ngapain dia?" kata Tiara heran
Barry hanya mengangkat Bahunya
Reza masuk kedalam ruang keluarga..
"Assalamualaikummmmm" ucap Reza
seketika mendapat jawaban salam dari ketiganya
Astaga.. dia gagah bangettt!!!
Batin Risa melihat Reza memakai seragam Pilot yang ia kenakan..
"Ada apaa?" Tanya Tiara
"Ini dari Ibu, Ibu buat sepesial buat kamu dan Barry... Ah ini buat Tante Erna" Ucap Reza membawa dua box kue dalam paperbag
"Ah Ibuu... Makasih Tayangkuuuww" Kata Tiara kepada Eza
"Risaa.. kamu sudah kenal sepupu ku ini?" Tanya Tiara
Risa menggeleng..
"Eh ketemu si pas kalian weeding" Kata Risa
"Iya tapi belum kenalan" Sambung Reza seolah mengambil sedikit celah meski ia telah mengenal Risa lewat cerita Tiara
"Yaudah kenalannnn" Kata Barry namun mereka berdua hanya tersenyum tipis
"Mau kembali dinas?" Tanya Barry kemudian
"Iyaa, gak bisa cuti lama" kata Reza.
"Bareng aja yu, kita juga mau ke bandara"
Ajak Barry
"Emang kamu kesini naik apa?" Tanya Tiara melihat Eza hanya membawa ransel di pundaknya
"ini Tapi Jono kemana belum datang" Kata Barry celingukan
"coba telfon" kata Tiara
Barry mengecek ponselnya..
"Ah ke silent dari tadi, Jono ngabarin aku dia sakit katanya" kata Barry fokus membaca beberapa pesan
"Terus kita naik Taxi?" Tanya Tiara
"hemmm Fardhan udah jalan belum?" Tanya Barry celingukan
"Udah tadi sekalin drop mama di kantor cabang" Kata Risa
"Nah yaudah kamu anter kaka dulu" Kata Barry sambil berdiri
"Baiklah" ucap Risa menurut...
******
Dalam Perjalanan, Reza mengendarai mobil milik Risa.. yaa Tak mungkin kalo Risa atau salah sstu dari pengantin Baru yang menyetir, malu sekali bagi Reza yang kala itu notabennya sebagai penebeng hehe..
"Kalian Sudah pernah ke Raja Ampat sebelumnya?" Kata Reza memecah keheningan
"Belum.." Jawab mereka kompak sambil cekikian
"wah... terus kalian pakai travel guide ga?" Tanya Reza mengingat pemberangkatan ke Raja Ampat sangat melelahkan, belum lagi jarak yang akan di tempuh cukup jauh dan memakan waktu..
"Iya pakai, Fardhan yang cariin.. Tapi untuk pemberangkatan dan pulang kita bisa atur sendiri asal konfrim ke pihak mereka aja" Kata Barry menjelaskan lalu Reza hanya mengangguk
"Eh aku lupa sesuatu.. Mampir ke swalayan sebentar keburu kan?" Kata Tiara yang lupa membawa pembalut...
"Beli apa?" Tanya Barry penasaran
"Pembalut, lebih baik sedia kan" Kata Tiara Santai
"Haaah??? Kamu Haid?" Kata Barry histeris
Hahahaha
Risa dan Reza tertawa terbahak-bahak
"Sayang kamu Haid? kita pending aja deh honeymoonnya" Kata Barry kesal memalingkan Wajahnya ke arah jendela
"Hahaha Puasa di Raja Ampat" ledek Reza sambil tertawa terpingkal-pingkal bersama Risa
Tiara baru menyadari pernyataanya itu membuat Barry Syok.. Mana mungkin niat bulan madu malah harus menahan madu dalam pernikahan..
mana bisa tahan gue! Batin Barry kesal
"Putar Balik!" Perintah Barry sambil menahan kesalnya..
Tiara menoleh ke arah Barry dengan memicingkan Matanya..
*****
hahaha Ada yang ngalamin? Honeymoon malah datang bulan? hahahah
cus yah Like Komen Vote, biar menang GA hihiii