Janda Hanyalah Statusku

Janda Hanyalah Statusku
JHS - Menepi


"kalo kata orang, malam pertama itu sulit di lupain, makanya aku mau bikin bener-bener kita gak bisa lupain semuanya" kata Fardhan yang berada di atas tubuh isterinya setelah berhasil ******* habis bibir Syifa..


"Kita lakuin semua pas bulan madu yaa" kata Fardhan meski ia harus menahan hasratnya..


"okee" kata Syifa dengan senangnya..


Mereka akan pergi bulan madu ke Bali.. meski Beberapa kali Syifa kesana namun ia memang bercita-cita ingin berbulan madu di Ubud Bali, sementara Fardhan hanya menuruti kemauan Syifa meski rasanya bosan jika harus ke Bali lagi..


Namun ia pastikan Bali kali ini berbeda dengan perjalanan Bali Sebelumnya...


Malam itu mereka tertidur dalam lelap, Fardhan memeluk Syifa erat seolah tak ingin terlepas, awalnya Syifa sempat risih, namun kenyamanan memang tidak bisa ia pungkiri...


***


Hari Berganti..


Resepsi Pernikahan Fardhan dan Syifa..


Resepsi di selenggarakan di hotel yang sama tempat Barry dan Tiara menikah, namun dengan konsep yang berbeda, mereka memilih konsep glamor pada pesta pernikahannya, nuasa putih dan gold mendominasi sebuah ballroom megah nan luas itu..


Syifa menggunakan Gaun berwana gold yang mewah dan elegan, sementara Fardhan menggunakan jas hitam dengan model cutingan bak seorang pangeran..


"Cantiknya pengantin baru... udah jebol yaa?" ledek Tiara dalam bisikan


"enak aja, eyke masih gadis tingting" timpal Syifa juga dalam sebuah bisikan membuat keduanya tertawa..


Tiara juga tak kalah cantik hari itu, ia memang selalu mempesona, aura cantiknya memang membuat siapa saja terpana..


"eh Ti, itu Kevin sama Risa?" tanya Syifa melihat kedekatan keduanya sejak kemarin, mengundang hawa penasarannya


"hemm kayaknya si, gue belum tanya juga.. kan semalam aku tidur di rumah ibu" kata Tiara yang memang belum mendapat penjelasan apapun dari Risa...


"ohhh, ah tapi setelah gue terawang, mereka ada apa apanya deh" kata Syifa terkekeh


"lu lagi jadi ratu bukan tukang ramal syif" kata Tiara membuat keduanya tertawa


Tiara bersanding dengan Barry


Ibu Erna kali ini nampak bersanding dengan saudara laki-lakinya yang tak lain adalah paman dari Fardhan..


Sementara Risa sudah berdampingan dengan Kevin, Risa melingkarkan tangannya di lengan Kevin, entah apa yang merasuki mu Risa...


Aku belum mencintai kak Kevin, tapi aku mencoba membuka hatiku, jika hatikupun menyerah, aku harap kita sama-sama terpisah dalam sikap kedewasaan ini-- Ucapan Risa saat berkomitmen bersama Kevin


Aku tau ini memang sulit, kita akan mencoba.. aku juga gak tau ini benar cinta atau obsesi hati semata, jika keterpaksaan ini menjadi cinta maka aku akan bersyukur adanya keterpaksaan ini, tapi jika keterpakaan ini akan membuat kita semakin sakit, aku juga akan berterimakasih padanya, karena ia memberi kita kedewasaan, memberi rasa ikhlas yang mahal harganya --. Jawab Kevin...


Entah apa yang membuat mereka menjalin semua itu..


memang terlihat Risa berusaha mengimbangi Kevin yang nampak tulus memberi perhatiannya pada Risa..


Iringan pengantin menuju pelaminan tentu disaksikan oleh banyaknya tamu undangan yang telah hadir...


"Risa... " ucap seseorang pelan, melihat Risa bersanding dengan orang lain, merasa hatinya sangat teriris oleh pisau tipis nan tajam..


ini salah gue, gue harus ikhlas---


Risa melempar senyumnya menatap ke arah depan, sesekali ia menyimpulkan tawa nya karena Kevin terus membisikan hal konyol...


Kebahagiaan kamu lebih utama Ris, ini semua salah gue! dan sekarang gue harus menepi, demi kebahagiaan dia..


*******


Like


komen dan Vote yaa teman-teman....


🙂🙂🙂🙂🙂🙂