
Nando sangat terpukul dengan kepergian rere sudah hampir 3 tahun bersama. dan pada akhirnya harus pergi meninggalkan nando, sesampainya di rumah nando langsung menuju ke kamar Sandy dimana sandy sedang sibuk dengan laptop nya
" kak aku stres" ujar nando sedih
" ada apa nando? tumben pulang pulang kamu kasut gitu " tanya sandy mengernyitkan dahi nya
" rere mendadak ikut ortu nya kak ke paris" ujar nando pelan penuh kecewa , nando menghempaskan tubuhnya ke ranjang
" kamu harus sadar diri. itu artinya cinta mu tidak di ridhoi oleh allah" ujar sandy duduk dekat nando
" tapi aku sayang sama rere kak. aku sangat kehilangan dia" ujar nando
" mencoba berfikir jernih apakah cinta yang seperti itu yang Allah sukai?"
" iya kak aku harus berusaha melupakan rere tapi rasanya berat kak"
" karena kamu tidak mau dekat kepada sang maha pencipta. aku tahu kamu sholat tapi kamu tidak atau apa kah hubungan antara kamu dan rere itu benar atau dosa?, dalam islam pacaran itu tidak boleh nando , dan allah melarang nya " jelas sandy
" kakak sekarang sudah seperti ustad malik saja"
" hahahaha ini nih kalau di kasih tahu ngeyel" ujar sandy tertawa lepas
" bukan ngeyel kak tapi bener bener berubah , dari sandy yang dulu suka ke club sekarang suka ke masjid hahaha" nando membalas mengoda sandy. dan mereka pun tertawa bersama
" sudah cukup nanti di dengar kak raesa, lagian kak sandy saja seperti pengagum cinta. meski belum terbalas masih aja di tungguin haha, mau sampai kapan kakak seperti itu" ujar sandy
" sampai Allah memberikan jawaban nya. dan aku tidak tahu kapan "
" sungguh hebat kak , cintamu begitu besar seperti cinta majnun kepada laila hehehe" ujar nando sambil tertawa.
Tiba tiba Hp nando berbunyi
" assalamualaikum ma" sapa nando yang ternyata ibu nafisah
" wa alaikum salam nando bisa ke kamar mama dulu sebentar " ujar ibu nafisah
" iya ma nando ke kamar mama" nando langsung menutup telfon nya
" kak aku ke kamar mama dulu , terimakasih sudah membuat nando lebih menerima semua ini"
" oke nando semangat "
nando pun keluar dari kamar sandy, nando menuju ke kamar ibu nafisah.
tok tok tok
" mama ini nando "
" masuk nando"
" ada apa ma ?"
" nak besok ulang tahun kak raesa , berilah kejutan nak , kasian kakak mu, dia butuh hiburan, buat semeriah mungkin mintak bantu sandy"
" oke ma kita akan buat kejutan pesta ulang tahun untuk kak raesa , tapi sebaik nya mama yang berperan di sandiwara besok. mama pura pura ajak kak raesa ke acara undangan teman nama. jadi baju kak raesa pasti akan menyesuaikan bukan"
" wah ide bagus nando. soalnya tahun lalu kakak mu masih sedih jadi mama tidak memberikan kejutan. tapi sekarang sudah waktunya kakak mu kembali ceria"
" baiklah ma besok nando dan kak sandy atur kita akan rayakan di hotel permata bintang 5 "
" terimakasih ya anak mama yang ganteng "
" sama sama mama. sudah sekarang mama istirahat, nando keluar dulu. mau ke kak sandy"
ibu nafisah mengangguk kan kepalanya. nando pun pergi meninggalkan ibu tercinta nya . nando masuk lagi ke kamar Sandy.
" ada apa lagi kamu datang kesini . jangan bilang mau curhat yang sedih sedih" ujar sandy tersenyum
" ah kak sandy . mau tahu atau aku pergi lagi nih"
" pasti ujung ujungnya masalah rere" ujar sandy mencoba menebak wajah nando
" ya udah aku pergi. kasian nih info kak raesa gak bisa sampai " ujar nando sok cuek sambil membuka pintu kamar nya. tapi sandy menahan nya
"ayo ada apa ini"
" katanya kak sandy gak mau dengar"
" oke aku mau dengerin. puas kah anda " ujar sandy menggelengkan kepala nya
" kak besok ultah kak raesa. mama nyuruh kita buat kejutan semeriah mungkin. " ujar nando yang membuat sandy bengong mendengar nya
" kak sandyyyyyyyy kok malah bengong "
"oke nando biarkan semua aku yang atur oke" ujar sandy lalu duduk di Sofa mengambil Hp nya .
" hallo bpk Martin " sapa sandy
" iya bapk sandy ada yang bisa kami bantu?" tanya Martin manager salah satu bintang 5 ternama
" bpk saya mau boking aula hotel untuk pesta ulang tahun adik. Saya. saya pesan semua nuansa bunga mawar putih ya pak saya mintak yang asli kalau ada. saya mintak untuk kue nya buat se indah mungkin "
" baik bapak sandy dengan senang hati bekerja sama dengan anda, saya akan atur se indah mungkin."
" oke bapak dan jangan lupa pesan makanan sebanyak 100 orang ya"
" baik bapak " jawab bpk Martin lalu menutup teleponnya nya