
Syaif yang merasa dirinya tidak mencintai Fatma merasa kasian terhadap Fatma, mereka sama sama tidak banyak berbicara. Tak lama kemudian mereka sampai.
" Ayo kita turun " Ajak Syaif
" Iya kak " Jawab Fatma
mereka pun turun, Fatma mengikuti Syaif berjalan di belakang Syaif, setelah masuk kedalam kamar Fatma duduk di tempat tidur merasa dirinya sangat asing sekali. begitu juga dengan Syaif. Tapi Syaif tidak ingin membuat Fatma sedih jika tidak mengajak nya berbicara.
" Apakah kamu lapar " Tanya Syaif pelan
" Iya kak " Jawab Fatma
" Baiklah aku pesankan kamu makan "
Lalu Syaif memesan makanan ke bagian restoran di hotel itu. Syaif langsung memasuki ke dalam kamar mandi , Sedangkan Fatma merasa lega ketika Syaif tidak di dekat nya.
" Ya Allah kenapa harus kak Syaif , aku takut kejadian yang dulu bersama kak Raesa terulang kembali, memukul ku , ah tapi tidak mungkin, toh kakak tidak mencintaiku , aku yakin dia tidak akan melakukan apapun kepada ku " Ujar Fatma dalam hati
Tak lama kemudia pesanan datang, makanan itu sudah di letakan di meja kamar hotel itu. setelah hampir 15 menit Syaif keluar dari kamar mandi nya, dengan berpakaian baju kimono yang di sediakan hotel. jantung Fatma seakan berhenti melihat sekilas Tubuh Syaif yang begitu berisi terlihat bulu bulu di dada Syaif, Fatma langsung menunduk.
" Pergilah Mandi , setelah itu kamu makan "
" Baik kak " Jawab Fatma singkat
Lalu Fatma masuk kedalam kamar Mandi, di luar syaif berganti pakai dengan baju sholat, karena mereka belum melaksanakan sholat ishak. setelah agak lama menunggu akhirnya Fatma keluar dari kamar mandi memakai baju dres panjang dan tetap dengan berhijab.
" Kita sholat berjamaah "
" Iya kak "
Syaif pun melaksanakan sholat berjamaah berdua dengan Fatma. ketika selesai sholat Syaif berdoa dan di amini Fatma
" Ya Allah jika ini yang engkau Ridhoi, hamba mohon ikhlas kan hamba menjalani nya , ampuni dosa hamba baik yang dulu maupun yang sekarang. Ya Allah bimbing hamba menjadi manusia yang selalu berada di jalan mu ya Allah . dan berilah keberanian kepada hamba untuk membahagiakannya lahir dan lebih lebih batin nya ya Allah. jadikan hamba lelaki yang bersikap adil untuk istri hamba, dan bisa membagi waktu antar pekerjaan dan tanggung jawab hamba membahagiakan istri hamba, mungkin belum ada cinta di hati hamba ya Allah, tapi hamba tahu engkau akan mengubah semuanya menjadi cinta dan menyayangi dengan sepenuh hati hamba, amiin amiin amiin. "
Syaif menoleh ke belakang Fatma langsung menyalami Syaif, sambil meneteskan Air matanya
" Kak Izin kan Fatma belajar mencintai kakak dan izin Fatma melakukan apa yang seharusnya sudah menjadi kewajiban Fatma karena Fatma takut Allah melaknat Fatma kak "
●Apabila seorang laki-laki mengajak istrinya ke ranjang, lalu sang istri tidak mendatanginya hingga suaminya bermalam dalam keadaan marah padanya, maka malaikat melaknatnya hingga pagi tiba.” (HR. Bukhari dan Muslim)●
Nabi Muhammad SAW. bersabda :
“Ada tiga orang yang shalatnya tidak akan diterima, dan kebaikan mereka tidak akan naik kepada Allah. Orang yang mabuk hingga dia sadar, seorang wanita yang dibenci suaminya, dan seorang hamba sahaya yang lari hingga dia kembali dan meletakkan tangannya ditangan tuannya.
Tetapi islam juga mempunyai pengecualian, boleh tidak melayani suami jika sedang haid (datang bulan) sakit yang sekiranya membahayakan kesehatan nya. dan wanita sedang hamil.
Syaif melihat ada bulir air mata yang menetes dari pipi Fatma. Syaif mengangkat dagu Fatma
" Kamu cepat makan, aku takut kamu sakit " Ujar Syaif pelan
Fatma pun mengangguk kan kepalanya. akhir mereka berdua makan, selesai makan Fatma membersihkan meja nya, Fatma mengambil bantal dari tempat tidur.
" Mau di bawa kemana bantal itu " Tanya syaif yang berada di pintu kamar mandi melihat Fatma .
" Saya takut menganggu istirahat kakak, sebaik nya saya tidur di Sofa" tutur Fatma pelan sambil menunduk
" Bagaimana kita akan memulai belajar mencintai jika kamu menjauh seperti itu, aku tidak mau kamu tidur di Sofa, Tidur lah di dekat ku " Ujar Syaif sambil menarik tangan Fatma
Fatma menjadi panas dingin di pegang Syaif, entah apa yang terjadi di dalam dada Fatma seperti jantung Fatma sedang melompat lompat saja, dan berdetak begitu kencang.
Fatma merebahkan tubuhnya lalu Syaif menyusul tidur di samping Fatma, Fatma tidur dengan posisi miring menghadap ke Syaif. Fatma memejamkan matanya dia berusaha untuk tidur, dan tidak bisa tidur , tapi Fatma tidak berani untuk membuka matanya.
Syaif menatap wajah Fatma yang masih menggunakan hijab nya , Syaif menjadi kasihan atas apa yang pernah di lakukan kepada Fatma.
" Maaf kan aku membuatmu harus menikah dengan bukan pilihan mu " Ujar Syaif pelan dan Fatma mendengar jelas suara Syaif.
Disisi lain di sebelah kamar Syaif terdapat dua sejoli yang di mabuk cinta. setelah sekian lama nya menahan rindu dan ingin menghalalkan nya kini keinginan itu terwujud.
" Assalamualaikum istriku "
" Waalaikum salam suami ku "
" bolehkah aku mencium bibir mu "
" Sudah kewajiban ku melayani mu Suamiku "
" Alhamdulillah, bersiaplah sayang , aku akan membuatmu ketagihan " Bisik Azam kepada Nanda
Azam mencium bibir Nanda, sesaat mereka terbuai oleh kenikmatan saling ******* bibir mereka, Azam yang pertama kali menyentuh wanita begitu juga Fatma mereka sama sama belajar . setelah lama bermain di area bibir azam menciumi leher Nanda, Nanda pun berhasil mendesah menikmati setiap ciuman dan gigitan gigitan kecil yang membuat nanda semakin hilang kesadaran nya, Nanda sudah di bawa ke surga oleh Azam menikmati setiap hiasapan dan pada akhirnya apa yang di pertahankan menjadi hadiah istimewa untuk azam .
Nanda memeluk erat Azam begitu juga Azam
" Terimakasih kasih zawjati ( istriku ) I love You "
" I love you to zuji ( Suamiku) "