
Syaif sudah berada di hotel tempat Altaf berada, begitu masuk kedalam kamar hotel Syaif dan Fatma langsung di sambut oleh Altaf dan Rahul.
" Selamat datang Syaif " Sapa Altaf langsung memeluk Syaif
" Bagaimana kabar mu kawan "
" Ya seperti yang kamu lihat aku sangat baik " Jawab Altaf
" Hai Rahul bagaimana kamu bisa ada di sini " Tanya Syaif heran pada Sahabat nya yang satu universitas di Australia "
" Hahahah kaget ya ? Kita sengaja membuat kejutan untuk kamu Syaif " Ujar Rahul
" Wah hebat nih, eh bagaimana istri mu "
" Aku sudah Cerai, yang pasti aku sekarang jomblo bukan duda loh " Ujar Rahul tertawa
" Ya bisa di bilang sama lah "
" Sudah sudah kita duduk dulu, siapa wanita cantik yang menemani mu Syaif " Tanya Altaf
" Oh iya kenal kan ini adik ku Fatma sekaligus sekertaris ku "
Lalu Fatma bersalaman dengan Rahul dan Altaf
" Wah adik mu boleh juga nich " Ujar Rahul berbisik
" Jangan coba coba , aku tahu kamu siapa hahaha " syaif tertawa dengan tingkah Rahul
" Oke kita cepat mulai meeting nya , silahkan duduk "
" Kenapa terburu buru pengantin baru ? " Tanya Rahul sang Asisten tapi masih sahabat nya "
" Kalian tahu aku ini belum MP ( malam pertama ) " Ujar Altaf tersenyum
Rahul pun berisik pada Syaif karena merasa tidak nyaman ada Fatma di sana.
" Biasa istrinya lagi datang bulan 7 hari ini , jadi nanti malam baru MP nya, Aku ada tugas buat mu Nanti kamu keluar bawakan minuman untuk kita semua kalau istri Altaf sudah datang , trus suruh pelayan taruk obat perangsang buat minuman Altaf dan istrinya biar mereka sama sama gila melakukan nya " Ujar Rahul tertawa pelan tapi tersenyum
Altaf langsung menarik telinga Rahul.
" Duduk apa yang kamu bisik kan ha , rencana apa ini ha "
Rahul pun duduk, tak lama kemudia mereka langsung memulai meeting nya , semua tampak serius membahas kerja sama mereka, Setelah semua selesai mereka melanjutkan mengobrol nya.
Tak lama kemudia istri Altaf datang.
" Selamat sore semua "
" Selamat sore Maya " Sapa Syaif dan Rahul
" Hei siapa wanita cantik ini Syaif " Tanya Maya yang sahabat Syaif juga sama sama satu universitas di Australia.
" Dia adik ku "
Lalu Fatma berjabat tangan dengan Maya .
" Fatma kak "
" Terimakasih Kak , Oh iya ini untuk kakak dari kak Syaif " Fatma memberikan bingkisan itu
" Syaif terimaksih hadiah nya "
" Sama sama , Eh sebentar aku pesankan minum dulu, seklian aku ambil barang ku ketinggalan di mobil "
" Oke jangan lama lama Syaif kita ngobrol dulu soalnya lama tidak berjumpa "
"oke oke "
Lalu Syaif keluar langsung. menuju apotik dekat Hotel tersebut , setelah mendapatkan apa yang di beli Syaif langsung ke hotel lagi dan langsung ke restoran Hotel itu ,seorang pelayan menghampiri.
" Ada yang bisa kami bantu tuan ? "
" Saya mau mintak tolong mbak , bawakan jus alpukat 5 ya dan tolong obat perangsang ini masukan ke dua gelas , Nanti hidangkan ke hadapan wanita yang memakai baju merah sama laki laki pakai jas warna abu abu, Jangan lupa ya mbk, dan ini Untuk mbk " Ujar Syaif sambil memberikan uang
" Lantas berapa tuan ? "
" Lantai 3 nomer 107 "
" Baik tuan "
" Oke terimakasih "
Lalu Syaif masuk ke dalam lif setelah sampai di lantai 3 Syaif langsung masuk ke kamar Altaf lagi.
" Maaf menunggu lama "
" Tidak apa apa , mana minuman nya "
" Sebentar lagi pelayan datang membawa kesini "
" Masih ingat kan kesukaan kita " Tanya Maya
" Ingat lah, avocado juice kan "
" Sungguh kamu kawan yang ingat akan sahabat " Ujar Rahul sambil berkedip.
Tak lama kemudia pelayan datang seperti yang di perintah Syaif pelayan itu langsung memberi kode kepada Syaif. setelah itu pelayan itu keluar
" Wau giman kalau kita langsung minum jus nya ini "
" Tentu dong May , kita sudah lama tidak minum jus Alpukat bersama " Jawab Rahul.
" Kak Syaif maaf apa bisa kita sebentar lagi pamit dulu , ini waktu nya sholat Magrib "
" Iya kita akan cepat pergi setelah minum Jus ini "
" Baik lah kak "
Sambil mengobrol sebentar lalu Syaif dan Fatma berpamitan pulang lebih awal. Sesampai nya di parkiran Fatma langsung masuk begitu juga Syaif.
Syaif merasa ada yang aneh dengan dirinya begitu juga Fatma tubuh mereka terasa panas, Syaif terasa ada sesuatu yang menjalar di tubuh nya begitu juga dengan Fatma.