KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
episode 111


sore hari selesai sholat ashar pak anas dan ustad malik sudah di dalem kiai jakfar begitu juga ibu nafisah sedang nando menunggu di ruang pertemuan di temani nanda dan fatma


" bagaimana kabar ibu nafisah? dan pak anas juga ustad malik?" tanya kiai jakfar


" alhamdulillah sehat kiai"


" mengingat apa yang di sampaikan ustad malik masalah raesa . saya sangat senang mendengar nya karena bagi saya raesa sudah seperti anak saya"


" begini kiai saya mewakili keluarga pak anas dan ibu nafisah. bahwa raesa ingin pernikahannya di laksanakan di sini untuk tanggal nya dan bulan nya monggo kiai yang menentukan nya" ujar ustad malik


" bisa jum'at minggu kedua setelah jum'at ini. Jam nya setelah sholat jum'at. jadi semua santri tidak ada acara dan saya kebetulan juga tidak ada acara " ujar kiai jakfar


" baik kiai terimakasih atas waktu nya " ujar ibu nafisah


" ada berapa santri semuanya kiai? " tanya pak anas


" ada 1800 santri lebih jelas nya nanti tanya Abdullah Dan buat ibu nafisah pak anas juga ustad malik tidak bolak balik kesini mengingat jauh semua suruh atur sama Abdullah. "


" iya benar kiai disini ada nak azam "


" sebaik nya bermalam saja disini. pasti semua capek. " ujar kiai jakfar


" maaf kiai masih banyak yang harus di selesaikan " ujar ibu nafisah.


Di ruang pertemuan nando yang tidak bisa tidur tiduran di lantai jadi kedinginan.


" apa tidak ada tempat yang nyaman disini?" tanya nando menggigil


" di mobil baru nyaman kak" jawab nanda


" oh iya aku telfon aisyah ya . kangen juga aku sama neng kamu itu " ujar nando tersenyum


" kan awas ya jangan ganggu tunang orang " ujar nanda


"alah di mulut aja bilang gitu gak tahu hati nya hancur" jawab nando terkekeh kekeh


" diam aku mau nelfon aisyah "


tut tut tut


" assalamualaikum neng cantik " sapa nando


" coba ke ruang pertemuan santri perempuan bawakan aku karpet sama bantal. aku disini kedinginan nungguin mama" rayu nando yang membuat aisyah tersenyum dan tak menduga kalau nando ikut bersama mereka


" kamu pasti bohong "


" sudah kesini saja bawa apa yang aku minta" ujar nando lalu menutup telfon nya


" kakak malu malu in saja . itu putri kiai kak kenapa di ganggu" ujar nanda kesal


" ah dia juga manusia butuh teman "


" kak nando suka ya sama neng aisyah " tanya fatma


" boleh juga dia cantik meski lebih tua dia 2 tahun tapi wajah nya masih imut " jawab nando sambil senyum senyum


" ngarang aja .siapa yang mau sama kamu, trus rere mau di kemana in "


" nanda sayang aku udah ditinggal jauh oleh rere. ya aku ini cowok ya udah cari lain saja" jawab nando tersenyum


tak lama kemudia aisyah datang ke ruang pertemuan membawa karpet kecil dan bantal.


" assalamualaikum semua " sapa aisyah muncul dari pintu


" wa alaikum salam " jawab smua


" neng kok dituruti sih kemauan kakak. Maaf ya


neng " ujar nanda malu


" gak pa pa nan aku juga kalau di rumah mu di manja sama kalian. apa itu balasan ku " ujar aisyah sambil memberikan karpet itu pada nando


" nah tu kan aisyah aja mengerti kok adik ku gak ngerti banget sih"


" sudah pakai iti dah ada karpet nya .katanya kedinginan " ujar fatma


" kenapa tidak ke rumah saja. ikut sama ibu nafisah.kan bisa makan dirumah" ujar aisyah menyuruh nando ke ibu nafisah


" ah tidak aku masih kangen sama kedua adik ku jadi aku di sini saja. lagian aku udah makan tadi" jawab nando


mereka akhirnya mengobrol di pertemuan itu.