
Tak lama kemudian ada suara ketukan pintu lagi, raesa menyuruh nya masuk ternyata amanda yang datang.
" Assalamualaikum mbk Raesa "
" Waalaikum salam, bagaimana sukses rencananya"
" Alhamdulillah mbk, pak Yono besok akan kesana lagi dan berbelanja untuk material nya mbk bisa serahkan langsung pada pak Yono"
" Saya harus suruh pak Yono izin cuti dulu sama mama, karena saya tidak mau mama tahu sebelum semua terlihat sukses " Ujar Raesa
" Iya mbk sebaiknya pak Yono suruh izin dulu pada mama mbk Raesa, biar pak yono tidak bolak balik kasihan jauh mbk"
" Iya mbk Manda, kasihan juga pak Yono"
" Baiklah saya kembali bekerja mbk tugas saya selesai dan sekarang berjuang yang disini " Ujar Amanda semangat
" Bener mbk Manda selamat bekerja , oh iya nanti jam 3 saya permisi pulang lebih awal mbk Manda "
" Siap mbk biar saya yang tangani disini "
Lalu Amanda keluar dari ruangan Raesa, sedang Raesa melanjutkan membaca dan mengecek berkas berkas yang harus di buat rapat.
Jam menunjukkan pukul 3 sore Raesa pergi, seperti apa yang di janji kan kepada sandy, karena jalan sangat macet Raesa sedikit terlambat . dan tak lama kemudian sampai , Raesa masuk ke restoran Sandy seorang pelayan menghampiri
" Maaf ada yang bisa kami bantu mbk"
" Kak Sandy ada?" Ranya Raesa
" Ini pasti mbk Raesa ya? "
" Iya saya rmRaesa adik pak Sandy"
" Ada mbk, pak Sandy sudah berpesan mbk Raesa disuruh ke ruangan nya langsung "
" Baik terimakasih mohon antar saya kesana ya"
" Baik mbk " Jawab pelayan tersebut
Raesa di antar ke ruangan Sandy setelah sampai di depan ruangan Sandy, Raesa lalu mengetuk pintu nya
" Asalamualaikum kak"
" Waalaikum salam " Jawab Sandy membuka
" Maaf kak terlambat "
" Tidak apa apa, Raesa silahkan masuk"
"Apa sebaiknya kita ke dapur saja kak, saya langsung mengajari kakak?"
" Oke kalau begitu " Ujar Sandy.
Lalu mereka pergi ke dapur restoran itu, semua bahan sudah di siapkan Raesa mengajari memasak udang dan cumi, juga bumbu bakar ikan laut yang di jual di restoran sandy , setelah semua di siapkan dari resep satu ke resep yang lain raesa menyuruh pelayan Sandy mengulek bumbu nya
" Apa tidak di giling saja biar lebih cepat"
" Maaf kak, masakan yang bumbu nya di giling akan berbeda dengan bumbu yang di ulek "
" Oo gitu, oke biar karyawan ku yang melakukannya"
" Nah setelah selesai nanti goreng bumbu nya"
semua di jelaskan oleh Raesa, tak terasa sudah jam 6 sore karena sudah selesai dan sudah di cicipin rasanya, Raesa merasa bakat Sandy bagus juga di dalam memasak
" Gimana Raesa ? apa enak atau?"
" Mantap kak, sekarang kakak lulus ya , berhubung kakak sudah bisa jadi saya pulang dulu kak"
" Oke terimakasih banyak ya , aku mau selesai kan dulu semuanya nanti aku pulang juga"
" Iua kak mari assalamualaikum "
" Waalaikum salam" Jawab raesa, Lalu pergi meninggalkan restoran Sandy.
Sandy melihat kepergian Raesa, dia tersenyum bahagia wanita yang di cintai mau berada di dekatnya meski tidak tahu perasaan Sandy, tapi Sandy cukup bahagia ada di dekat Raesa
" Sepertinya bapak Sandy suka mbk raesa" Ujar pelayan nya sambil tersenyum
" Iya benar sekali, tapi bapak takut mengungkapkan pada nya karena aku yakin dia belum melupakan adikku " Ujar Sandy terlihat sedih
" Asal bapak sabar dan beri perhatian penuh , pasti suatu hari nanti bapak bisa bersamanya "
" Amiin terimakasih dukungan nya ya" Ujar Sandy dan pergi meninggalkan dapur menuju ruangan nya
Sandy sibuk menulis resep resep yang tadi di ajarin Raesa, setelah selesai Sandy akhirnya pulang ke rumah .