KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 223


Jam menunjukkan pukul Dua , mereka bangun dan langsung sholat Dhuhur berjamaah, selesai sholat mereka mengaji, setelah 30 menit mengaji Sandy dan Raesa meletakkan Al Quran nya.


" Umik , berenang yuk "


" Umik takut Bi "


" Kan ada Abi "


" pakai apa ? tidak ada baju renang "


" Kenapa harus bingung, bukan kah ada pakaian dalam Umik, hehe" Ledek Sandy


" Abi keterlaluan deh , sudah cepat cek semua Pintu aku takut mereka belum pulang, nanti pas Umik berenang ada yang datang, baru tahu rasa" Ujar Raesa sambil tersenyum


" Oke Umik "


Sandy pun pergi, melihat ke luar kamar dan cek semua Pintu, lalu mengunci pintu kamar , karena kamar Sandy langsung berhadapan dengan Kolam renang.


Sandy terkejut begitu melihat Raesa dengan baju dalamnya saja sedang terlentang di pinggir kolam.


" Abi kemarilah, bukan kah Abi ingin Umik seperti Turis yang di pantai , sekarang Umik sudah buktikan loh "


Sandy melangkah menghampiri Raesa dan duduk di dekat Raesa.


" Umik benar benar menggoda ku "


" Jujur selama ini Umik tidak pernah berenang, baru kali ini saja , karena bagi Umik berenang di tempat umum itu sangat tidak nyaman "


" Umik tahu kenapa mereka Abi suruh pulang, karena Abi ingin Umik bebas disini , hanya kita berdua saja tidak ada yang lain "


" Terimakasih Abi sudah membuat Umik nyaman "


" Sudah kita berenang ya "


" Baik lah "


Raesa pun berenang dengan Sandy, mereka sangat bahagia sekali bisa menikmati sore hari di villa hanya berdua , Sandy memeluk Raesa mereka saling memeluk erat , tampa di sadari mereka melakukan dengan begitu asyiknya, dan ketika sudah selesai mereka sadar jika masih di kolam renang .


Sandy mengangkat tubuh Raesa naik ke atas, setelah itu Sandy juga Naik , mereka akhirnya pergi kekamar mandi untuk mandi.


Setelah Jam empat Sandy menelfon Bapak Wayan


Tut tut tut tut tut


" Selamat sore Tuan "


"Selamat sore Pak Wayan, hari ini saya sudah di Bali , Nanti malam saya tunggu Pak wayan, manager, marketing dan Accounting juga staf yang lain , di restoran Casa Asia jalan bingin sari jam 19.00 oke "


" Baik tuan saya akan sampaikan "


" Baik terimakasih sampai berjumpa nanti malam "


Lalu Sandy menutup telfon nya .


" Abi Fitri hadir kan "


" Terimakasih Abi "


kebahagiaan yang sudah lama hilang membuat mereka tidak ingin pergi kemana mana , setelah sholat Maghrib mereka langsung bersiap siap untuk pergi ke restoran yang sudah di pesan oleh Sandy yaitu di restoran Casa Asia , Setelah siap Sandy dan Raesa pergi menuju ke arah pecatu yang tak jauh dari villa mereka tinggal.


Tak lama kemudian mereka sampai, di sana sudah menunggu Pak wayang dan para staf yang lain, di sebelah Pak wayan ada Fitri dan ibu putu.


" Selamat datang Nyonya Raesa dan tuan Sandy "


" Selamat malam juga semuanya , tapi saya tidak mau di panggil Nyonya , saya teman kalian ketika kerja, panggil saya Mbk Raesa " Ujar Raesa dengan senyum yang ramah


" Kita mohon maaf selama ini sudah mengganggu Mbk Raesa, benar benar saya mintak maaf " Ujar Pak wayan


" kita juga minta maaf mba Raesa " ujar semua staf


" Tidak apa apa , saya juga tidak tahu jika pemilik hotel ini adalah suami saya, kalau saya tahu lebih awal , mungkin saya akan kabur lagi "


Mereka semua tertawa mendengar ucapan Raesa


" Sebenarnya kalian juga salah menempatkan istriku di posisi Accounting karena sesungguhnya istri ku ini masuk daftar wanita muda yang sukses berbisnis 5 tahun lalu se internasional " ujar Sandy sambil melirik Raesa


" ah itu cuma kenangan saja, soalnya sekarang jika saya yang menangani tuan sandy akan kalah saing dengan saya , hahahah "


Mereka bahagia melihat Sandy dan Raesa yang saling bercerita dan bercanda .


" Oke sebagai hadiah dari pernikahan kita, gaji kalian saya naik 30% " Ujar Sandy


Semua sangat senang, Betapa baiknya Sandy yang selalu memberikan kejutan kepada karyawan nya


Akhir nya mereka makan malam bersama, selesai makan mereka pulang , hanya tinggal Fitri dan Pak Wayan yang masih di sana .


" Fitri aku kangen sama kamu "


" Aku juga Mbk "


Mereka berpelukan melepas rindu yang sudah dua bulan tidak bertemu.


" Begini Pak wayang Saya Ingin memperjelas semuanya, karena saya merasa Pak Wayan ikut membantu bertemu nya saya dengan Raesa, jadi mulai bulan ini bagi hasil yang semula bapak mendapat 30% kini saya tambahi jadi 50 % " ujar Sandy yang membuat Pak Wayan terkejut dan tidak percaya


" Tuan terima kasih atas semua pemberian tuan kepada saya , ini sudah terlalu banyak " ujar apakah pak Wayan


" Tidak ada yang terlalu banyak pak Wayan ini hadiah atas kejujuran pak Wayan "


" Fitri kamu mulai besok pindah kerumah ku itu, soalnya Ibu dan Ayah akan tinggal di Rusia"


" Mbak ini bukan mimpi kan " Ujar Fitri sambil meneteskan air mata


" Tidak Fit ini nyata "Ujar Raesa


Fitri memeluk sahabat nya itu yang sudah di anggap kakak sendiri. Raesa sangat terharu melihat Fitri yang bahagia.


Akhirnya mereka pun pulang,