KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 118


Di sekolah kaila berebut untuk melihat hasil ujian nya . Tak lama nando datang langsung menerobos kaila langsung protes melihat nando yang yang tidak mau antri


" Lagi lagi ya seorang nando bikin kesal " Ujar nya sambil menarik telinga nando


" Auw auw sakit kaiiiiii " Seru nando sambil memegang telinga nya


" Biar putus tu telinga sekalian, kamu lihat itu teman teman kita pada antri kamu main terobos aja" Ujar kaila jengkel


" Baik lah lihat kan hasil ku. Aku tunggu kamu di kantin " Ujar nando lalu pergi sambil tertawa


Teman teman nando pun ikut tertawa melihat tingkah kaila dan nando yang selalu beradu mulut . Tapi mereka tahu kalau mereka hanya bercanda


Kaila berlari sambil berteriak senang, begitu sampai di kantin kaila memeluk nando


" Kita lulus kita lulus " Teriak kaila di telinga nando sambil mencium pipi nando


Nando terkejut dengan yang kaila lakukan. Tapi nando tahu kaila terbawa senang.


Nando berdiri dan berjingkrak jingkrak senang


" Kai kita rayakan nanti di rumah oke" ujar nando


" jangan di Cafe saja" ujar kaila


" Oke oke ajak teman teman kita , kita harus rayakan momen penting ini" ujar nando bersemangat.


" Teman teman semua nanti malam silahkan hadir di Cafe arsa aku tunggu kalian dengan membawa kartu pelajar maka kalian gratis makan makan di sana" Teriak kaila yang membuat semua siswa siswi senang


" Horeeee gratisaaaan" Teriak mereka semua senang


Di sisi lain nanda dan fatma juga melihat hasil ketulusan mereka di mading sekolah


" Alhamdulillah ya Allah akhirnya kita lulus " Nanda berucap senang dengan bersujud syukur di lantai.


" Fatma sebentar lagi kita akan pergi dari pesantren ini. Betapa aku akan merindukan tempat ini" ujar nanda sedih


" Iya nan kita pasti akan merindukan tempat ini , dimana kita menghadapi suka duka disini" Jawab fatma


" Mungkin ini cara tuhan untuk memperbaiki perasaan ku kepada dia .Supaya aku bisa melupakan nya dan menjauh dari dia " Ujar nanda yang tiba tiba sedih.


" Aku tidak berharap kamu melupakan nya tapi memperjuangkan nya nan, tapi aku juga tidak mau kamu terlalu sakit mengingat semua ini" Tegas fatma yang selalu ada saat nanda sedih


" Jika memang dia akan pergi dan pilihan nya lebih baik dari ku. Maka aku akan berusaha sekuat dan semampu ku melupakan nya fatma"


" Tapi sebelum kita pergi dari pesantren sebaik nya kita jujur pada neng aisyah. Dia kan menganggap mu teman . Jadi tidak ada salah nya jika kamu cerita banyak hal pada neng aisyah . Biar setelah kamu pindah ke kairo tidak ada beban apa apa di hati kamu" Jelas fatma pada nanda


" Kamu benar fatma. Aku harus berkata jujur kepada neng aisyah "


" Nanti malam kamu pergi temui neng aisyah, apapun komentar atau pendapat neng aisyah kamu harus terima " Ujar fatma


" Terimakasih fatma kamu selalu ada di saat aku seperti ini " Ujar nanda dan memeluk fatma


Ternyata dari jauh azam memperhatikan nanda dan fatma dan azam ikut bahagia atas kelulusan nanda dan fatma


" Hei Abdullah seperti nya kamu sedang memperhatikan gadis cantik yang sudah jadi incaran santri putra itu " Ledek ustad Ahmad memukul pundak azam


" Kalau aku jujur mad pasti kamu akan terkejut " Ujar azam pada Ahmad yang memang teman sekamar nya itu


" Selama ini kamu sepertinya menyimpan banyak masalah " Ujar Ahmad mencoba menebak apa yang di rasakan selama menjadi teman Azam


" Banyak hal mad yang aku simpan sendiri karean aku takut orang lain kecewa" Jawab Azam menunduk


" Ceritakan lah pada ku mungkin aku ada solusi terbaik buat kamu " Ujar Ahmad


Azam pun memutuskan untuk bercerita semua masalah perasaan nya dengan nanda.