KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 160


Raesa merasa sesak di dalam dadanya. Syaif yang menurut nya sudah meninggal, ternyata masih berdiri tegar, dan berhasil membuat Ibu Nafisah sok melihatnya.


Syaif berjalan mendekat kearah Raesa, Syaif memandang Raesa penuh rindu, ketika hendak sampai Raesa berteriak.


" Berhenti mas Syaif, diam disitu, jangan mendekat " Teriak Raesa dengan wajah tampa ekspresi dan tampa tatapan tak jelas. Seperti tatapan kosong saja, yang menatap lurus ke depan.


" Sayang kamu kenapa, kemarilah aku merindukan mu" Ujar Syaif sambil mengulurkan tangan nya dengan penuh kerinduan.


" Tolong jangan mendekati aku " Ujar Raesa dengan mata berkaca kaca "


" Ada apa dengan dirimu sayang , kenapa aku tidak boleh memeluk mu. Kak Sandy bantu aku meyakinkan istriku bahwa aku masih hidup " Ujar Syaif memelas.


Sandy yang tak sanggup berkata apa apa lagi, Dia langsung pergi ke luar dari kamar itu berlari sambil menggendong Zidan.


Sandy tidak memperdulikan dirinya di lihat banyak orang, Sandy menangis sambil membawa Zidan.


Sandy naik kedalam Taxi.


" ke hayam wuruk no 5 pak " Ujar Sandy masih dengan menangis memeluk Zidan


" Baik tuan " Jawab sopir Taxi itu sambil melihat Sandy dari kaca spion.


Sedangkan di kamar Raesa masih tetap menahan Syaif untuk mendekat


" Pak Yono, Nanda , Nando ayo yakin kan kakak mu untuk menerima kakak, ada apa ini , kenapa Aku tidak boleh memeluk mu sayang " Ujar Syaif menangis


mereka semua hanya diam tidak ada yang sanggup berbicara, apalagi Fatma yang tidak tahu apa apa , dia hanya mematung menyaksikan semua kejadian mengejutkan itu.


" Cukup mas Syaif, mulai hari ini menjauhlah dariku " Ujar Raesa dengan tangisnya yang mulai pecah,


" Ya tuhan cobaan apa yang Engkau kirimkan ini" Batin Raesa.


" Lantas kenapa aku tidak boleh mendekati mu, kamu berjanji untuk selalu bersamaku , tapi ini kah hukuman mu yang kamu berikan pada ku, sehingga untuk memeluk mu saja tidak bisa " Ujar Syaif kecewa


" Biarkan aku sendiri dulu" Ujar Raesa lalu pergi berlari meninggalkan kamar Ibu Nafisah,


Syaif masih mematung merasa tidak percaya dengan apa yang terjadi.


" Kakak duduk lah" Ujar Nando memegang lengan Syaif


Lalu Syaif duduk di kursi dengan perasaan kecewa telah di tolak Raesa .


" Kenapa Raesa pergi Nan, bukan kah aku suami nya dan dia milik ku " Ujar Syaif sedih


" Kak biar kan kak Raesa tenang dulu , sekarang kakak juga tenangkan diri kakak " Ujar Nanda yang duduk di dekat Syaif juga.


" Kak siapa yang menolong kakak , sampai kakak di cari di hutan hanya tinggal baju saja. dan kakak sudah di nyatakan meninggalkan 3 tahun yang lalu" Tanya Nando


" Kakak di bantu oleh Ardi adik dari bapak Akmal dan istri nya Amanda sekertaris kak Raesa mu "


" Apaaaa kenapa Ibu Amanda tidak memberitahukan kita kak " Tanya Nando terkejut


" Dia juga baru tahu kalau kakak anak pemilik dari perusahaan tempat dia kerja"


Lalu Syaif bercerita kejadian 3 setengah tahun lalu.


● Saat tubuh ku jatuh di perairan selatan di hutan yang banyak bintang buas nya. Aku sudah tidak punya kekuatan apa apa , karena tubuhku di bawa oleh seekor Harimau besar yang siap memangsa ku, ketika baju yang ku kenakan sudah di tarik tarik oleh harimau itu, aku pasrah dan ketakutan,Tiba tiba ada seorang yang menyelamatkan diriku yaitu Ardi, dia juga kecelakaan mobil yang tubuh nya terhanyut air , dia menarik ku ke sungai supaya bisa selamat dari harimau itu, tubuh kami pasrah ketika air di sungai membawa kita terhanyut, ketika kami terhanyut ada seseorang pencari kayu yang datang menyelamatkan kami, dia memberikan aku baju miliknya sedang baju kakak yang sudah sobek banyak darah karena luka dari cakaran harimau kakak lepas dan kakak tinggal kan . Ardi di antar ke saudaranya oleh pencari kayu itu karena ardi juga mengalami luka yang serius. dan dia hilang ingatan , untung ada dompet yang masih utuh di saku celananya dan bisa di temukan alamat kakak nya. sedangkan kakak di bantu oleh pencari kayu itu , kakak di rawat seperti anak sendiri. sampai kakak benar benar sembuh karena kakak lumpuh, kakak lupa akan semuanya. seminggu yang lalu karena kakak sudah benar benar sembuh kakak di antar ke rumah Ardi oleh pencari kayu itu, ternyata Ardi sudah sembuh dan sudah kembali ingatan nya. keluarga Ardi menanyakan alamat kakak , dan ketika kakak menceritakan semua, kak Amanda terkejut dan dia mengatakan kalau dia pernah bekerja di sana . kakak dirawat dengan baik disana, dan kemaren kakak di antar kerumah. mama sok melihat ku datang. belum sempat bicara apa apa mama langsung tidak sadarkan diri. Mbk Amanda dan Ardi sudah kembali ke desa karena dia harus mengurus pak Akmal yang masih sakit. ●


sekarang apa kakak tidak berhak untuk mendapatkan kasih sayang dari kalian semua ? " Syaif bercerita sambil menangis, seketika Nanda dan Nando merasa sedih mendengar tentang kakak nya yang banyak mengalami kesusahan dan berjuang demi hidupnya.


" Kak sabar ya, mungkin Allah ingin menjadikan kakak seorang yang penyabar dan mengikhlas kan sesuatu yang harus kakak ikhlas kan " Ujar Nanda , tapi tidak berani berkata jujur tentang pernikahan Raesa.


" Setelah mama sadar, kakak akan menemui Raesa, kakak ingin menjelaskan semuanya, mungkin dia tidak percaya dengan kedatangan kakak " Ujar Syaif penuh harapan Raesa menerimanya.


Fatma menarik Pak Yono keluar dari kamar dan menanyakan semua yang terjadi, setelah pak Yono bercerita panjang lebar. Fatma terkejut dan langsung memikirkan perasaan Raesa. Fatma merasa tidak tega dengan jalan hidup Raesa, wanita tegar dan kuat yang selalu menerima dan selalu sabar Juga ikhlas menjalani hidup, kini harus bertemu dengan sebuah ujian besar menghantam kehidupannya.


Fatma pergi berpamitan pada Pak Yono, dia ingin mencari Raesa, karena bagi Fatma, Raesa butuh teman untuk berbicara.