
Di kantor Syaif terlihat kebingungan memikirkan pertemuannya dengan Farah. Syaif hanya bisa berharap Raesa tidak mengetahui semua ini dia tidak ingin Raesa sedih dan terpukul dengan hubungan nya Syaif dan Farah.
Tapi Syaif takut jika tidak jujur, karena Raesa akan marah kalau Raesa mengetahui dari orang lain. pertemuan penting yang di jadwal beberapa hari sebelumnya di batalkan oleh Syaif karena Syaif merasa dia butuh menenangkan diri, dengan masalah kemunculan Farah atau Anita.
Syaif terkejut mendengar Hpnya berbunyi, Syaif menjadi takut menerima panggilan dari Raesa, tapi Syaif harus bisa menghadapi semuanya.
" Assalamualaikum mas" Suara raesa pelan
" Wa alaikum salam sayang " Jawab Syaif sedikit gugup
" Mas aku sudah di rumah" Ujar Raesa memberi tahu pada suaminya bahwa dia sudah sampai dirumah, Syaif yang mendengar itu menjadi lega karena Farah tidak menceritakan hubungan lamanya itu. setelah itu Raesa menutup telfon nya.
Tiba tiba telfon kantornya berbunyi syaif menerimanya
" Pak ada tamu ingin bertemu bapak" Ujar sekertarisnya dari luar sana
" Suruh masuk" Ujar Syaif datar
Tak lama kemudian pintu di buka Syaif menoleh ke arah pintu betapa terkejut nya Syaif karena yang datang adalah Farah
" Selamat siang sayang " Sapa Farah menatap Syaif
" Semudah itu kamu mengatakan sayang pada wanita yang baru kamu kenal dan kamu nikahi, tampa memikirkan perasaan ku " Teriak Farah marah pada Syaif sambil menangis
" Aku memang salah menikah tampa memberi tahu kamu , tapi cintaku sudah tidak ada sama sekali terhadapmu Farah, tolong kamu pahami kita terlalu lama berpacaran LDR dan aku pernah menyuruh mu untuk pulang tapi kamu menolak nya. Sekarang aku di jodohkan dengan orang lain dan itu bukan salah ku, mungkin kita tidak berjodoh itu saja Farah. Dan kamu harus terima, semua ini taqdir dari allah " Jelas Syaif sedikit marah pada Farah
" atapi ini tidak adil, Raesa harus tahu hubungan ini" Ujar Farah mengancam
" Silahkan jika kamu mau mengatakan pada Raesa karena meski kamu mengatakan nya, aku tidak akan mencerai kan raesa, dan kamu juga tidak akan mendapatkan aku " Ujar Syaif marah pada Farah karena mengancam Syaif
" Kamu jahat Syaif, semudah itu kamu mau mencampakkan aku padahal aku memilih setia pada mu" Isak Farah yang sudah tidak kuat menahan tangisnya.
" Sekarang terimalah kenyataan ini, aku yakin kamu pasti mendapatkan lelaki yang lebih baik " Ujar Syaif membujuk Farah
" Mudah sekali kamu mengatakan itu, seakan kamu tidak punya perasaan kasian terhadap hati ku yang kamu lukai, Raesa beruntung sekali dia hidup miskin bisa menikah dengan orang kaya " Ujar Farah atau Anita yang menghina Raesa, yang membuat Syaif marah tampa sengaja menampar Farah
" Kamu jangan sekali menghina Raesa , kamu tahu kenapa aku begitu cepat mencintainya, karena dia banyak kelebihan yang kamu tidak memiliki, cantiknya dia karena pancaran iman dan taqwa nya bukan karena dia kaya , mengerti kamu " Ujar Syaif marah, dan langsung membuka pintu ruangan nya, dan mempersilah kan Farah pergi. Farah merasa sakit hati dia pergi dari ruangan Syaif menahan sakit pada pipinya dan sakit hati atas ucapan Syaif, Syaif duduk di Sofa nya dia menyandarkan kepalanya pada kursi itu seakan sesak sekali dadanya, Syaif berniat ingin mengatakan pada Raesa meskipun pahit, Syaif ingin Raesa mengetahui nya.
Syaif hanya berharap Raesa memaafkan nya , karena Syaif merasa takut kehilangan Raesa, wanita yang banyak mengubah hidupnya dan keluarganya, tak terasa Syaif menangis membayangkan akan di tinggal kan Raesa.
" Sedalam ini cintaku padamu Sa, sampai aku takut kehilangan mu " Ujar Syaif dalam hatinya.