
Setelah Selesai istirahat Ustad Malik dan Nando langsung ke dalem Kiai Jakfar menemui Kiai Jakfar yang sedang duduk santai di pendopo, Kyai Jafar terkejut melihat kedatangan ustad Malik dan Nando
"Assalamualaikum Kiai "
" Waalaikumsalam "
Mereka pun bersalaman dengan Kiai Jakfar, dengan tunduk dan penuh hormat, Kiai Jakfar mempersilahkan Nando dan Ustaz Malik duduk setelah itu Kiai memanggil salah satu santri membuatkan teh untuk Ustaz Malik dan Nando.
" Ustad Malik ada apa, jauh-jauh datang kemari bukankah Azam sudah pamit berhenti 1 bulan yang lalu, apa ada hal yang penting sehingga datang kemari bersama Nando ? "
" Iya Kiai saya datang kemari hanya ingin menyambung silaturahmi, yang dikirim oleh ibu Nafisah untuk menemui Kiai dan menyambung pembicaraan dengan Kiai mengenai Nando, yang mempunyai niat baik mempersunting Neng Aisyah"
Kiai jakfar terkejut mendengar apa yang di sampaikan oleh Ustad Malik
" Saya tidak akan menolak lamaran Nando karena niatnya yang sangat baik , akan tetapi saya hanya bisa berharap Nando mau melewati ujian atau syarat yang harus ditentukan untuk Nando, Apakah Nando sanggup atau tidak, jadi semua keputusan saya berikan kepada Nando jika Nando memang setuju dengan syarat yang saya berikan, Insya Allah saya akan merestui hubungan kalian dengan putriku Aisyah " jelas Kiai Jakfar dengan serius, Nando yang mendengar ucapan Kiai Jakfar menjadi bingung, dengan syarat apa yang akan diberikan oleh Kiai Jakfar, karena sebenarnya Nando sangat takut tidak bisa menjadi seorang Kiai atau pengganti dari Kiai Jakfar sendiri.
" Apa syarat yang akan Kiai berikan kepada Saya ? Insya Allah Jika Allah berkenan dan berkehendak saya akan menjalankan syarat itu dengan ikhlas " Jawab Nando mantap dan Kiai sangat suka dengan jawaban yang Nando berikan
" Syaratnya mudah, tinggal di sini selama 1 bulan, kamu akan menjadi santri ku menggantikan Azam, Jika kamu bisa menjadi seperti Azam, aku tidak akan memberikan syarat lain kepadamu, karena harta yang kamu miliki itu tidak cukup untuk menerima kamu menjadi menantu ku, aku tidak butuh harta mu, yang aku butuhkan adalah ilmu agamamu , yang bisa membimbing anakku dan bisa menaungi santri-santri ku di sini, aku sudah tua Aku ingin memberikan semua tanggung jawab ku kepada suami anakku kelak, jadi kalau kamu bersedia menjadi suami dari anakku, kamu harus bersedia menjadi pengasuh pondok pesantren ini dan ikhlas menjalaninya tanpa mengeluh, apapun itu karena seorang Kiai tidak butuh gaji tidak butuh bayaran tinggi, tetapi hanya butuh keikhlasan dan ke sabaran yang harus di miliki oleh mu " Jelas Kiai dengan menyebut persyaratan itu
" Bismillahirrohmanirrohim Insya Allah saya siap Kiai menerima syarat yang diberikan kepada saya, dan saya berterima kasih Kiai sudah mau menerima saya sebagai menantu dari Kiai, yang memiliki tanggung jawab besar di pesantren ini, Nando hanya orang biasa orang yang sangat banyak dosa, tetapi Nando ingin belajar dari Kiai, bagaimana caranya Nando bisa menjadi seseorang yang bisa menggantikan Pesantren besar ini dan bisa memajukan nya, seperti harapan Kiai kedepannya " Jawaban Nando sangat membuat Kiai tersenyum.
" Assalamualaikum Ustad "
" Waalaikum salam Nando , tumben Nando datang kerumah Ustad "
" Ustad Nando ingin belajar ilmu agama lebih dalam lagi , baik dari Al Quran maupun kitab kitab tentang hukum Agama seprti yang di ajarkan di pesantren An najah "
" Kenapa tidak sekalian kamu di pesantren saja seperti Nanda"
" Saya kasian Mama ustad harus tinggal sendirian karena Kak Sandy dan kak Raesa baru menikah jadi lebih baik saya belajar ke ustad saja "
" Kalau kamu mau seperti belajar di pesantren langkah waktu malam mu belajar ke rumah Ustad, nanti saya atur Jadwal belajar mu "
" Terimakasih Ustad " Ujar Nando
Tampa bercerita tentang perasaan nya kepada ustad Malik.
☺☺☺☺☺☺☺☺😊😊😊😊☺☺☺☺☺☺
Nando pun berpamitan kepada Kiai Jakfar mereka akan pulang dan memberi kabar kepada Ibu Nafisah, dan Nando akan kembali lagi menjadi seorang santri menggantikan Azam , dan menjalani Syarat dari Kiai Jakfar .