KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 125


Raesa masih memakai mukenah nya. Perasaan bersalah muncul di benak nya. Di hadapan nya kini laku laki yang memimpin doa baru saja dia sudah sah menjadi suaminya . Raesa duduk di belakang Sandy , setelah berdoa Sandy langsung mengaji menggunakan Hp nya. Membuat Raesa merasa bersalah dan berdoa.


Dengan mengucapkan bismillahirohmannirrohim Raesa memeluk Sandy dari belakang. Sandy terkejut dengan pelukan Raesa Sandy berhenti mengaji dan memegang tangan Raesa.


" Sayang apakah kamu sedang bersedih?" Tanya Sandy merasa Heran dengan Raesa


" Kak mengaji lah biar kan aku memeluk mu seperti ini. Aku yakin Allah sedang mengabulkan Doa kakak. Terus lah mengaji Raesa ingin ketenangan kak" Ujar Raesa sambil menangis


" Jika dekapan mu menjadi tenang dan mengaji ku menjadi di terima Doa Doa ku . Maka aku akan mengaji sepanjang hari ku . Jujur Aku berharap kamu mau menerima ku . Dan aku berharap kamu secepatnya menerima ku"


" Kak jadikan aku pacar mu, mengenal mu lebih jauh. dan belajar mencintai dari ketulusan cinta mu. tidak peduli berapa lama aku bisa tulus . Tapi saat ini Doa mu mulai di jawab oleh Allah. kakak Harus Sabar karena Saat ini Allah ingin menguji kesabaran kakak terlebih dahulu. kakak Tahu kenapa Raesa mengatakan itu. Karena Allah sayang sama kakak Lewat hubungan ini kakak akan menjadi hamba Allah yang sempurna nanti nya. Itu kalau kakak mau bersabar. " Ujar Raesa mempererat pelukannya


" Insyaallah Kakak akan bersabar demi kamu " jawab Sandy . Lalu melanjutkan membaca ayat ayat suci Al qur an nya. Raesa menikmati suara merdu Sandy dari bait ke bait membuat Raesa tak kuasa menahan perasaan nya. Mungkin Allah sudah membolak balik kan hati Raesa . Dengan sekejap jika Allah berkehendak maka semua menjadi nyata.


Sandy meletakkan Hp nya . lalu melepaskan pelukan Raesa dan berbalik menghadap nya. Raesa menatap Sandy penuh haru lelaki sabar di hadapan nya menghapus air mata Raesa dengan jari nya.


" I LOVE YOU RAESA " Sandy mencium kening Raesa


" Kak aku mulai mencintaimu " Jawab Raesa tetap meneteskan air matanya.


" Berhenti lah menangis. Aku tak sanggup melihat tangis mu" Ujar Sandy melepaskan mukenah Raesa. Raesa menurut saja . Tapi sandy tidak ingin hubungan ini seperti di paksa , sandy memeluk Raesa


" Sayang kita berkemas ya. ini sudah jam sembilan. secepatnya kita kembali ke Rumah. Kasihan zidan dia butuh kita " Ujar Sandy


" Baik Bi " jawab Raesa yang membuat Sandy heran dengan sebutan Bi.


" Raesa panggil kakak dengan sebutan Abi" jelas Raesa


" Subhanallah. Terimakasih kasih umik " Ujar Sandy mereka pun tertawa dengan sebutan Aba dn Umik.


Akhirnya mereka berkemas. Setelah siap Raesa dan Sandy keluar dari hotel menuju Looby. Mobil sudah di parkir di depan.


Sandy membuka kan pintu untuk Raesa. kemudian Sandy masuk dan duduk di samping Raesa. Mobil pun meninggalkan Hotel .


Di perjalanan Raesa menyandarkan kepalanya ke pundak Sandy. sambil berzikir baik Raesa maupun Sandy .


Satu jam sudah mereka menempuh perjalanan. masih kurang antara empat jam bahkan bisa lima jam lagi baru sampai. Tapi perut Raesa berbunyi Raesa sadar dirinya dan Sandy belum makan


" Abi kita belum makan loh " Ujar Raesa, yang membuat Sandy terkejut


" Ya Allah umik kenapa tidak bilang sama abi. ini sudah siang. ini lah kuasa Allah ketika senang kita lupa pada perut kita. padahal kita belum makan "


" Hehehehe sudah Bi kita cari Restoran dulu "


"Nah itu dia restoran nya" Tunjuk Sandy


Mobil pun masuk ke area parkir. setelah di parkir dengan benar mereka turun dan masuk ke dalam rumah makan itu.


Sandy menghampiri Kasir. Memesan makan dan membayar nya setelah itu mengambil nomer meja dan duduk kembali ke tempat dimana Raesa menunggu .