
Nando sudah menunggu lama Kaila . Tak lama kemudia Kaila muncul di taman sekolah menuju parkir dan masuk kedalam mobil.
" Sudah selesai pertemuan nya ? " Tanya Sandy
" Sudah, Nan makan Yuk laper"
" Oke, kita ke KFC Saja ya "
" Boleh deh "
Mereka pun pergi menuju ke KFC dekat sekolah mereka.
" kamu makan apa ? " Tanya Nando
" Terserah yang penting cepat saji" Ujar Kaila merasa sangat lapar
Nando pun memesan menu makan yang sama. Setelah membayar nya Nando kembli ke meja . dan Kaila langsung melahapnya.
" Masalah kuliah, kamu jadi kuliah di Jerman ?"
" Iya Papa minta aku ikut kesana , kamu sendiri apa tetap bertahan di sini "
" Iya kasian mama, apalagi setelah kak Raesa menikah, dia butuh aku Kai "
" Aku berharap persahabatan kita tetap seperti ini Nan "
" Iya Kai , jangan pernah bosan memberi kabar ya, meski hanya lewat udara hehehe"
" memang nya angin lewat udara. Kamu selalu bikin kesal kalau bicara " Ujar Kaila dengan wajah cemberut
" Setelah Kak Raesa datang aku mau jemput Nanda ke pesantren, Apa kamu mau ikut ? "
" Males ah, aku gak suka suasana disana , toh Nanda mau datang. Kita akan bertemu di sini saja "
" Keterlaluan kamu mengatakan suasana nya kurang enak. Menghargai itu penting Kai, lagian kamu juga muslim tempat seperti itu seharusnya di banggakan dan di hargai" Ujar Nando seperti marah saja .
" Kamu tidak lagi tergila gila sama Aisyah kan ? Kenapa aku bicara seperti itu kamu tidak suka, bukan kah kamu dekat dengan si Aisyah yang hampir mengambil milik Nanda " Kaila membuat hati Nando kecewa atas apa yang di ucapkan Kaila.
" Sudah selesai kamu makan? Semakin siang bicara mu kurang baik " Ujar Nando datar
" Marah kan ? lihat wajah mu , kamu marah aku bicara Aisyah "
" Kita pulang " Ujar Nando lalu pergi meninggalkan Kaila.
Kaila yang merasa bersalah berkata itu pada Nando. Kaila mengejar Nando yang sudah duduk di mobil, Kaila masuk ke dalam mobil . Lalu Nando menjalankan mobilnya .
" Maaf , kamu marah ? " Tanya Kaila
" Tidak " Jawab nya singkat
" Lain kali berbicara masalah tidak suka tidak usah menyebut nama seseorang untuk di jadikan alasan. cukup fokus pada permasalahan tempat saja , kamu tidak suka pada tempatnya saja bukan ? kenapa nama orang yang kamu bawa" Nando menjelaskan dengan wajah tampa senyum.
Kaila merasa Nando benar benar marah dan Kaila memilih dia tidak bicara apapun .
Di Bali Raesa sudah tidur beberapa jam. Sandy yang menunggu nya di sisi nya hanya melihat wajah cantik istri nya. Istri yang begitu tersiksa dengan perasaan masa lalu nya. Sandy melihat Jam di dinding kamar itu. Ternyata sudah Jam 13.00, Sandy membangun kan Raesa untuk sholat berjamaah.
" Sayang bangun , hei cantik ku bangun " Ucapan lembut di bisikan di telinga Raesa.
Raesa membuka matanya dan tersenyum dengan senyum has nya.
" Bi sudah jam berapa? pasti Umik tidur nya lama ya"
" Asal Umik bisa tidur dengan pulas, Abi akan menunggui nya, sekarang Abi bangunin karena Umik harus sholat"
" Terimakasih Abi sudah mau menjadi imam ku yang baik "
" Dan Abi juga berterima Umik mau menjadi Istriku "
" Bi setelah sholat Raesa mau makan"
" Nanti Abi masakin Umik ya"
" Memang ada apa saja di dapur "
" Ternyata di dapur sudah full isi dalam kulkas nya Umik, Bik Ida sudah sediakan semua nya sebelum kita sampai "
" Undang makan malam dong Bi keluarga Bik Ida sama Komang "
" Oke istri cantik ku, sekarang bangun kita sholat "
Raesa duduk di tepi ranjang nya. Sandy dengan sabar mengikat rambut panjang Istrinya. Raesa merasakan ketulusan cinta Sandy kepada nya. Setelah di ikat rapi Sandy menyuruh nya untuk berwuduk terlebih dahulu.
Setelah mereka berdua dalam ke adaan berwuduk, mereka langsung sholat berjamaah.
Ketika sedang berdoa Raesa menangis dalam doanya. Dia meminta kepada Sang Maha Pencipta, kebahagiaan untuk suami keduanya.
Raesa memohon ampun Kepada Sang Maha Pencipta atas kesalahan nya dan ketidak tundukan nya kepada Sandy. Sedang kan dalam Hadist Riwayat Bukhari Muslim sudah jelas.
●Apabila seorang laki-laki mengajak istrinya ke ranjang, lalu sang istri tidak mendatanginya hingga suaminya bermalam dalam keadaan marah padanya, maka malaikat melaknatnya hingga pagi tiba.” (HR. Bukhari dan Muslim)●
Raesa terus terisak mengingat Hadist tersebut. Selesai berdoa Raesa langsung memeluk Sandy dari belakang.
" Ampuni aku wahai suami ku, sekiranya aku menyakiti hatimu, aku ikhlas engkau pukul aku sehingga kamu mengampuni aku"
Sandy yang mendengar itu membalikkan badan nya dan memeluk nya erat. Sandy sadar Raesa tertekan sekali , karena Raesa adalah wanita yang mengerti Hukum agama.