KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 27


Sesampainya di kantor Syaif turun dan membuka pintu mobilnya mempersilah kan Raesa keluar dari dalam mobil


" Silahkan tuan putri" Ledek Syaif pada istrinya, sambil memegang tangan istrinya, Raesa menjadi malu Karena banyak mata yang melihat, yaitu karyawan Syaif, mereka terkagum melihat istri bos nya yang cantik, dengan balutan busana muslim nya sungguh cantik dengan gamis nya yang berwarna tosca juga hijab nya yang serba tosca.


Syaif melewati ruang yang dimana menjadi sorotan karyawan nya, mereka naik lift pribadi setelah sampai di lantai 17, mereka langsung menuju ruangan Syaif, dimana di dalam ruangan Syaif yang sangat besar itu terdapat tempat tidur berukuran kecil, dan lemari pakaian juga, karena sebelum Syaif yang menempati itu adalah tempat ibuk nafisah.


" Sayang kemarilah kita bermain disini ya" Ajak Syaif yang duduk di tempat tidur itu , Raesa yang melihat


itu hanya tersenyum dan menghampiri suaminya.


" Mas jangan nakal ini kantor, kalo ada yang datang gimana, kita akan malu, aku tidak mau suami ku di jadikan pembicaraan di kantor " Ujar Raesa duduk di dekat istrinya, Syaif berdiri melangkah ke memejanya dan menelfon sekertarisnya


" Alfan tolong kamu atur semua, pertemuan di tunda nanti jam 11 siang saja ya, karena bapak masih Ada hal penting yang harus di bicarakan dengan ibuk Raesa istri bapak " Ujar Syaif memperjelas pada sekertarisnya, yang membuat Raesa mengeleng geleng kan kepalanya atas perlakuan Syaif , Syaif memencet remot pintu itu setelah terkunci Syaif meletakkan nya.


" Mas jangan bilang kita akan melakukan disini " Ujar Raesa penuh heran pada suaminya


" Kamu milik ku dimana pun aku mau, kamu tidak boleh menolaknya " Ujar Syaif membuka jas dan kemejanya, Raesa tak bisa menolak karena suaminya pasti marah kalo keinginan nya di tolak.


Sudah satu jam permainan itu di lakukan, akhir nya selesai juga, Syaif merasa senang karena istrinya mau menuruti kemamauan nya. Setelah selesai mandi mereka membereskan semua nya, Syaif mencium kening istrinya dan ber terimaksih kepada Raesa.


Jam menunjukkan pukul sebelas siang Syaif harus pergi keruang rapat , sedang Raesa menunggu di ruangan Syaif. Setelah dua jam menunggu, Syaif pun datang, dia melihat istrinya sudah tertidur pulas, Syaif duduk di dekat Raesa menatap wajahnya dan mencium bibir istrinya, seketika Raesa menjadi terkejut.


" Mas aku kaget " Ujar Raesa memeluk suaminya dan mencium nya.


" Maaf ya sayang sudah mengganggu tidurmu " jawabnya mesra.


" Mas aku lupa bilang Nanda, nanti sore ustad penganti nya datang " Ujar Raesa yang langsung ambil tasnya.


" Mas saja yang telfon Nanda " Ujar nya pada Raesa,


Tut tut tut


" Assallamualaikum Nanda" Sapa Syaif


" Wa alaikum salam kak " Jawabnya


" Ustad ngaji mu nanti datang ya, pengganti ustad Malik, jadi kamu jangan pulang terlambat " Ujar Syaif tegas.


" Baik kak " Jawab Nanda yang sebenarnya dia mau pergi mencari rumah Azam untuk mengembalikan dompet dan jaketnya.


" Ya udah cepat pulang ya assalamualaikum "


" Wa alaikum salam " jawab Nanda pelan.


Syaif duduk kembali di dekat Raesa dan memeluknya


" Sayang besok kita ke dokter kandungan ya" Ajak Syaif sambil mencium pipi istrinya


" Mas besok aku mau jemput teman ku Anita" Jawab Raesa


" Oke lusa kita ke dokter kandungan nya" Ujar Syaif menuruti kemauan Raesa.


" Maaf ya sayang, besok biar aku mintak antar sopir saja, boleh kan ? " Ujar Raesa sambil menyandarkan kepalanya di di dada Syaif.


" Sayang biar aku yang antar kamu, sekalian aku mau kenal sama teman mu yang selalu menelfon mu itu" Syaif merasakan Raesa sangat senang dengan kedatangan teman nya itu. Raesa memeluk suaminya lagi.