
Keesokan hari nya raesa berangkat lebih awal ke kantor. meski pun keadaan nya belum sehat tetapi raesa harus hadir.
" raesa mama tahu kamu tidak akan mau mama suruh istirahat, maka dari itu mama terpaksa menyuruh sandy menemani kamu hari ini" ujar ibu nafisah yang masih menghawatirkan keadaan raesa
" baik ma raesa berangkat dulu assalamualaikum " raesa pun berpamitan dengan mencium pipi ibu nafisah
" wa alaikum salam " jawab ibu nafisah
Raesa keluar dari rumah di halaman sudah berdiri sandy di dekat mobil nya .
" assalamualaikum sa bagaimana keadaan mu" tanya sandy dengan wajah cemas
" wa alaikum salam . alhamdulillah kak sudah lebih baik " jawab raesa
Lalu naik ke dalam mobilnya setelah pintu di buka oleh sandy
" terimakasih kak " ujar raesa karena pintu mobil nya sudah di buka kan
" sama sama " jawab sandy lalu sandy naik juga ke dalam mobil
Mobil berlalu meninggalkan rumah mewah itu
" kakak kenapa tidak masuk kedalam barusan?"
" ah tidak aku tidak di ijini oleh pemilih rumah itu untuk kesana sebelum menikah " ujar sandy sambil tersenyum
" maaf tapi tidak pantas kak . kita belum menikah tapi sudah satu rumah " jawab raesa sambil menunduk kan kepalanya
" kakak faham maaf kakak hanya ingin bercanda dengan kamu"
" tidak apa apa kak. Kenapa harus minta maaf"
" oh iya kakak bawakan kamu bubur kata tante kamu belum makan , tar lagi kamu makan ya itu bubur iris ikan tuna" ujar sandy
" terimakasih kak itu juga kesukaan raesa" jawab nya pelan
" iya kakak sengaja buatkan tadi pagi. Buat sarapan di kantor sebentar lagi"
" sama sama"
Tak terasa mereka Sudan sampai, raesa dan sandy turun dari mobil dengan penuh perhatian sandy membawakan kotak makan berisi bubur untuk raesa . mengantar kan masuk ke kantor sampai di depan ruangan nya.
" terimakasih kak sudah mengantar raesa sampai ke dalam "
" tidak apa apa , jangan lupa di makan ya bubur nya"
" iya kak"
" saya permisi dulu assalamualaikum "
" wa alaikum salam
sandy pun pergi dari kantor raesa. semua karyawan menatap kagum kearah sandy" ganteng nya calon ibu raesa" ujar salah satu karyawan nya, diam diam mencuri perhatian .
Di lantai 8 raesa sudah menunggu kedatangan sekertaris baru nya . Tak lama kemudian datang seorang wanita muda berpakaian sexi sehingga jika lelaki melihat nya akan tergoda. Raesa melihat nya menjadi malu sendiri.
" permisi ibu raesa" sapa sekertaris baru itu
" silahkan duduk" ujar raesa singkat
" maaf ibu apa saya di terima bekerja disini ?" tanya sekertaris baru itu
" Diah aureliya, senang bertemu dengan saudari aurel. Nama saya raesa panggil saya mbak raesa. Maaf jika saudari aurel ingin bekerja disini harus memenuhi syarat dari saya . Jika tidak setuju anda boleh pergi dari sini saya bisa cari yang lain " ujar raesa tegas
" apa syarat nya mbk sebisa mungkin saya akan melakukan nya, karena saya sudah lama ingin bekerja di perusahaan terkenal ini" jawab aurel
" mudah sekali cukup pakai pakaian yang sopan. celana panjang atau rok panjang dan kemeja , saya tidak suka dengan pakaian anda . Maaf di kantor ini saya yang mengatur. jika anda setuju dengan syarat syarat tersebut . Maka dengan senang hati saya menerima anda"
" baik mbak saya setuju" jawab aurel malu
" mulai besok mbak aurel bisa bekerja " ujar raesa sambil mengulurkan tangan nya dan aurel dengan senang hati menerima nya