KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 23


Di meja makan semua keluarga sudah berkumpul, Raesa dengan cekatan melakukan semuanya, membuat om Sam bener bener kagum sama menantu nya itu.


" Pak Anas, anak mu memang hebat, pantas Nafisah sangat memuji Raesa terus."


" Biasa saja bapak Sam dia hanya terbiasa di rumah dulu " Jawab Pak Anas


" Mari kak di makan , Pak Anas, Ibu Ani di persilah kan " Ujar Ibu Nafisah mempersilah kan untuk makan, mereka langsung makan bersama.


" Mmmmm pesan dimana makanan ini Syaif ? " Tanya om Sam sambil mengunyah makanannya


" Raesa om yang masak " Jawab Syaif


" Lagi lagi ya istrimu bikin om kagum, masakannya cukup membuat ketagihan " Ujar om Sam memuji muji Raesa , Raesa tersenyum bu Ani dan pak Anas juga bu Nafisah ikut tersenyum.


" Syaif perlu nih bisnis restoran milik ayah mu di kelola istrimu pasti banyak yang suka pada masakan nya " Ujar om Sam lagi


" Sudah om mama sudah memberikan pada Raesa, tapi tidak boleh dong om istriku kerja, biar resepnya aja dia yang atur " Ujar Syaif menambah suasana meja makan itu ramai.


" Nanti tolong buat kan resep nya ya, om mau bawa ke Rusia. Karena tante mu itu lidah nya indonesia sekali " Ujar om Sam pada Raesa


" Terimakasih om atas pujiannya insyaallah nanti Raesa buatkan bumbu jadi saja, biar tante tinggal masak saja " Ujar Raesa pada om Sam.


Setelah selesai makan om Sam langsung di persilahkan istirahat di Kamar tamu yang sudah di persiapkan, dan bu Ani dan pak Anas berpamitan untuk pulang, Raesa dan Syaif mengantarkan ayahnya sampai di pintu .


" Kamu jaga diri baik baik ya nak, nak Syaif titip Raesa ya " Ujar Pak Anas pada Syaif dan Raesa


" Oh iya ke dokteran nak , cek kesuburan ya " Ujar Ibu Ani yang membuat Raesa malu karena ada Syaif


" Bu.... Raesa titip cek ini ya sumbangan ke panti asuhan, mereka lebih membutuhkan bu " Ucap Raesa menyodorkan cek 50 juta nya itu, Syaif tersenyum pada Raesa. Setelah itu pak Anas dan bu Ani pulang .


Jam menunjukkan pukul 10 malam Raesa dan Syaif menuju ke kamar


" Mas sholat ishak yuk " Ajak Raesa pada Syaif


" Iya sayang, tapi sesudah sholat ishak kita proses anak yuk " Ujar Syaif yang membuat Raesa tersenyum manja pada suaminya.


" Nakal nya kambuh ya " Sambil duduk di pangkuan Syaif, Raesa tidak malu lagi pada Syaif justru semakin hari semakin manja, yang membuat Syaif tak berdaya di buat nya.


" Ini yang membuatku tak bisa lama meninggalkan dirimu sayang " Ujar Syaif mencium bibir Raesa


" Ayok sholat dulu, nanti kamu semakin tidak tahan" Bisik Raesa pelan tapi membuat syaif tambah tak kuasa menahan gejolaknya.


" Main dulu sayang aku sudah tidak bisa menahan nya" Ujar Syaif seperti di buru sesuatu, tampa fikir panjang mereka melakukan kewajiban suami istri itu sebelum sholat ishak , semakin lama menikmati semakin keras desahannya, untung sekali kamar itu besar dan tidak terdengar keluar kamar, sesekali Syaif membuat leher raesa merah , bahkan penuh dengan kecupan merah, setelah 1 jam bermain akhirnya permainan itu selesai dan mereka terkulai lemas di tempat tidur nya


" Mas jangan tidur sholat dulu " Ajak raesa menahan suaminya untuk tidak tertidur.


" Ngantuk sayang " Jawab Syaif pelan sambil memeluk tubuh Raesa yang tidak memakai apa apa hanya terbungkus selimut.


" Ya udah aku mandi dulu, nanti aku bangunin untuk sholat ishak " Ujar Raesa sambil mencoba melepas pelukannya.


" Ah jangan kita mandi bersama ya, siapa tahu pengen lagi " Ujar Syaif yang membuat Raesa mintak ampun dan tersenyum, mereka pun bangun dan menuju ke kamar mandi bersama, setelah selesai mandi mereka sholat ishak berjamaah.