
Pagi hari Setelah sholat subuh mereka akan keluar untuk sarapan pagi, perut mereka berdua sudah berbunyi, karena sebuah pekerjaan yang menguras tenaga sehingga mereka sangat laapar.
Mereka pergi ke arah meja makan dengan beriringan, Ibu Ani pak Anas, Ibu Vely dan Bapak Samuel sangat bahagia sampai sampai Ibu Ani menetes kan air mata melihat wajah ceria Raesa.
" Terimakasih ya Allah " Seru dalam hati Ibu Ani
" Selamat pagi papi Ayah mami ibu "
" Duduk lah kita akan makan bersama "
" Sandy kenapa kepala dan tangan nya ?" Tanya Pak Anas
" Tadi malam terpeleset di kamar mandi "
" Apa tidak sebaliknya di bawa ke dokter" Ujar Bapak Samuel
" Kan sudah ada dokter nya Pi" ujar Sandy sambil melirik Raesa
" Hurry up and eat, you haven't eaten since night "
( cepat makan,kalian belum makan sejak malam )
" Oke Mami "
Mereka pun sarapan pagi bersama, selesai sarapan mereka mengobrol di ruang keluarga .
" change all the clothes in your wife's closet with a new one" ( ganti semua baju di lemari istri kamu dengan yang baru ) Ujar Ibu Vely
" it can still be used why should it be replaced "
( itu masih bisa di pakai kenapa harus di ganti )
" it's been a long time, you need a new one dear "
( itu sudah lama sekali, kamu perlu yang baru )
Jawab Ibu Vely
Raesa hanya mengikuti kemauan mertuanya yang sangat sayang kepada Raesa.
Beberapa hari kemudian, acara resepsi pernikahan pun di gelar, banyak tamu yang datang , dari berbagai macam negara tamu bapak Samuel hadir memberikan ucapan selamat , Raesa seperti sedang bermimpi duduk di pelaminan bagai sepasang Raja dan Ratu, acara itu sangat lah meriah .
Jam menunjukkan pukul 23.00 acara pun selesai mereka kembali kerumah dengan keadaan lelah.
" Abi rasa ini sebuah mimpi "
" Kamu bahagia? "
" Sangat bahagia "
" dua hari lagi kita ke bali, tapi ibu dan bapak tetap disini, ada berkas yang harus Abi cek, yah biasa berkas yang di kerjakan Accounting cantik itu kurang beres , biasanya sudah selesai di cek eh dia malam merayu ku dan menyuruh menikahi ku" Ledek Sandy
Raesa tertawa mendengar nya
" Ooo begitu ya, bos nya aja yang ke ganjenan pura pura sedih nangis pengen di perhatiin " Jawab Raesa tidak mau kalah
" Tapi aku rasa Accounting itu jatuh hati pada ku , dia pura pura seperti patung padahal dia tidak ingin pergi dari sana, bukan kabur malah bersimpuh , untung saja bos nya lagi kuat menahan nafsu, kalau tidak bisa di perkosa saat itu juga "
" Abiiiiiii stop jangan buat Umik tertawa , perut Umik sampek sakit " Ujar Raesa tertawa
" Tidur yuk pengen yang anget anget Umik "
" Sholat dulu baru tidur"
" Baik ibu Ratu "
Mereka pun pergi berwuduk dan melakukan sholat berjamaah di dalam kamar .
Pagi itu Sandy dan Raesa sudah berada di bandara internasional Ngurah Rai, Komang yang pernah menjemput Raesa waktu pertama datang kebali sudah menunggu di mobil.
Mereka masuk kedalam mobil , komang tersenyum melihat ke belakang.
" Selamat datang nyonya "
" Terimakasih Komang, giman kabar kamu dan ibuk kamu "
" Sehat nyonya "
" Sebenarnya aku sering melihat mu Mang ,Tapi aku sering menghindari karena takut di adukan ke tuan mu ini , bisa bisa aku ketemu lebih cepat "
" Jadi nyonya di bali selama ini "
" Iya hampir 2.5 tahun , tapi aku selalu menghindar dari kamu, kamu sering ambil tamu di hotel tuan kan "
" Jelas dia menghindar Mang , karena nyonya mu ini Takut di hukum oleh ku "
" Ah tuan bisa saja "
Mereka tertawa, melihat jalanan yang tidak terlalu macet, Komang melaju kan mobil nya dengan kencang. mereka langsung menuju ke villa Pribadi Sandy yang beberapa bulan lalu bertemu.
Mereka turun di sambut penjaga rumah itu , setelah mereka masuk dan barang bawaan nya di masuk kan Sandy memanggil 3 pelayan yang mengurus villa itu.
" Kalian boleh cuti pulang dulu ya. Saya dan nyonya ingin disini berdua saja. ini bonus untuk kalian , 6 hari lagi datang kemari , karena saya harus kembali ke Rusia"
Para pelayan Sandy sangat bahagia, karena di kasik uang untuk cuti .
" Terimakasih tuan Nyonya, kita mau pamit pulang
dulu "
" Rumah kalian dimana biar di antar oleh komang "
" Saya di Bondowoso tuan " Jawab Pak ilham
" Saya di Jember " Ujar Ibu hana
" Saya di karangasem Tuan "
" Baiklah biar lebih enak kalian Naik trevel Nanti untuk ongkos saya yang ganti ya "
" Terimakasih kasih banyak tuan dan nyonya "
" Sama sama" jawab Raesa dan Sandy
mereka pun pergi untuk berkemas, sedangkan komang menunggu untuk mengantarkan 3 pelayan itu.
Raesa masuk kedalam kamar di susul Sandy.
" Abi kenapa mereka harus pulang " Tanya Raesa merebahkan tubuhnya "
"Aku ingin istriku bebas disini , bisa pakai baju pendek di hadapan Abi dan bisa menjerit sepuas Abi, jika Umik sedang aku cumbu"
" Abiiiiiii nakal ah "
" Tapi ini kan yang kita suka " Rayu Sandy sambil mencium Raesa .
" Pergilah temui dulu pelayan di luar kasian Bi mereka mau pulang "
" Tidak usah mereka sudah paham, ada komang yang akan mengantar mereka"
" oke aku kalah kita tidur lah " Ujar Raesa karena Capek
Akhirnya mereka berdua terlelap dan sudah sama sama pergi jauh ke dunia mimpi.