
jam sudah menunjukkan pukul 3 dini hari. ibu nafisah baru sampai di rumahnya . raesa yang sangat mengkhawatirkan ibu nafisah tidak dapat tidur tenang . dan memilih menunggu di ruang tamu.
ibu nafisah membuka pintunya . melihat raesa tertidur di kursi ibu nafisah membangun kan nya
" raesa raesa bangun nak" ujar ibu nafisah pelan.
" mama baru pulang ya"
" iya. ayo pindah ke kamar mu nak. " ujar ibu nafisah
" Ya sudah ma raesa pindah ke kamar"
lalu raesa melangkah menaiki tangga dan menuju kamar nya.
Pagi hari raesa tidak langsung berangkat ke kantor. karena tidak usah sarapan raesa langsung pergi sedang ibu nafisah masih istirahat.
Di kantor raesa langsung ke ruangan nya dan sampai di sana sudah ada amanda yang menunggu nya.
" assalamualaikum Mbk raeda"
" wa alaikum salam mbk manda . kapan datang? "
" barusan mbk . Maaf mbk kedatangan saya kemari ingin menyampaikan sesuatu mbk"
ujar amanda sedih
Raesa menjadi heran melihat raut wajah amanda
"menyampaikan apa mbk?"
" saya mau resign mbk" ujar amanda pelan
" apaaa kenapa ? apa saya punya salah sama mbk?"
" mbk suami saya sakit lagi. dia butuh saya jadi saya akan pulang ke kampung lagi" ujar amanda sedih sambil meneteskan air mata dan menunduk
" mbk saya faham. dan saya mendukung semuanya keputusan mbk kapan akan balik ke kampung "
" hari ini juga mbk saya dan kunci mobil sudah saya titip kan di satpam mbk. mbk kalau sempat main kerumah. lihat lihat bisnis mbk. Saya ber terimakasih mbk sudah banyak bantu saya" ujar amanda sedih
" sama sama mbk. kembangkan bisnis yang di desa mbk. biar bisa bantu keuangan mbk"
" iya mbk raesa "
lalu amanda memeluk raesa setelah itu amanda pamit pergi
" assalamualaikum mbk"
" wa alaikum salam"
amanda meninggalkan raesa . dengan berat hati raesa melepas amanda wanita yang selalu membantu nya dalam bekerja. tapi karena kondisi suami nya yang sakit amanda harus berhenti.
tiba tiba telfon raesa berdering. raesa melihat ke arah hp nya ternyata sandy
" assalamualaikum sa"
" wa alaikum salam kak"
" maaf mengganggu "
" apa ada waktu kita mau fiting baju?"
" bisa kak dimana ?"
" nanti aku jemput ke kantor. Jam 2 selesai sholat "
" baik kak"
" sudah makan ?"
" belum kak"
" kenapa belum makan biasanya kamu sarapan tiapn pagi. nanti kamu sakit. biar cepat makan meski hanya roti kamu harus sarapan sebelum ke kantor." ujar sandy cemas.
" baik kak , terimakasih "
" ya sudah nanti aku jemput jangan lupa sarapan. assalamualaikum "
" wa alaikum salam "
raesa menutup telfon nya. dan kembali bekerja entah senang atau tidak . yang di rasakan raesa saat ini. yang ada di benak raesa hanya kebahagiaan orang tua nya. tidak lebih dari itu dan demi masa depan zidan.
Saat jam dua sandy benar benar datang menjemput raesa. tampa banyak bicara raesa masuk ke dalam mobil sandy. yang sudah di buka kan pintu depan oleh sandy .
Di dalam perjalanan raesa banyak diam kecuali sandy yang berbicara terlebih dahulu.
" sudah makan siang?"
" belum kak"
" makan dulu ya di restoran ku"
" baik kak"
sandy masuk ke area restoran nya . dan langsung memesan makanan ke pelayan nya tampa bertanya kesukaan raesa. sedang raesa hanya diam tidak berbicara apa apa.
pelayan datang membawa makanan dan minuman kali ini masakan nya adalah ikan wader sambal mentah dengan Timur dan terong goreng. minumnya jeruk anget
" kakak juga sedia menu ikan wader ini disini " tanya raesa heran dengan ikan wader ke sukaan nya
" iya Ada menu ikan wader juga ini kesukaan mu juga kan? "
" mulai kapan faham kesukaan raesa?" tanya raesa heran sambil tersenyum
" mulai jadi pengagum rahasia mu aku sudah mempelajari nya dari bik ijah" jawab sandy tersenyum menggoda
" pantas saja bibik banyak bertanya"
" maaf karena kakak lancang melakukan itu. tak seharusnya aku seperti ini. tapi aku tidak tahu apa yang Allah rencanakan untuk ku dan hubungan kita. Semoga kita bisa menjalani sampai maut memisahkan kita " ujar sandy menunduk
Raesa menyadari betapa besar nya cinta sandy pada raesa. dari semua menu yang ada di restoran nya ternyata ada beberapa macam kesukaan raesa ada di menu restoran nya.
" Amiin semoga semua di mudah kan" jawab raesa pelan.
mereka akhir nya makan dengan lahap apalagi raesa yang sangat suka ikan wader itu.