KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 153


Raesa masih tidur dalam dekapan Sandy. ketika melihat jam sudah pukul 16.30 Raesa berusaha melepaskan pelukan Sandy, tapi sandy memper erat pelukannya.


" Bi sholat Ashar dulu , nanti keburu magrib "


Sandy pun melepaskan pelukannya. Raesa bangun dan berjalan menuju ke kamar mandi. Sandy melihat Raesa dengan perasaan Bahagia.


Setelah selesai mandi kemudia sholat ashar berjamaah Raesa dan Sandy keluar dari kamar nya menuju ruang keluarga .


" Mama , Hari ini Raesa mau masak, mama mintak di masakin apa"


" Buat kan mama Sayur asem saja sama ikan goreng dan goreng tahu "


" Baik lah ma Raesa mau ke dapur dulu"


" Kak boleh kita bantuain " Ujar Fatma


" dengan senang hati adik adik ku "


" Nanda juga bantuin biar sekalian belajar "


" Nah itu baru anak gadis, kalian harus seperti kak Raesa, pintar memasak oke " Ujar Sandy memuji Raesa.


" Alah yang lagi memuji istri " Jawab Nando


Raesa hanya tersenyum, lalu pergi menuju ke dapur di ikuti Nanda dan Fatma.


" Selamat sore Nona Nanda non Fatma dan Mbk Raesa" Sapa para pelayan di rumah itu.


" Nah sekarang bibik semua. silahkan istirahat di kamar ya, Kita mau masak jangan di ganggu " Ujar Nanda memakai clemek begitu juga Fatma.


" Tapi non , ini kan tugas kita " Ujar bik sumi


" Tapi sekarang tinggal kan kami bik oke " Ujar Raesa sambil tersenyum ramah.


Setelah semua pelayan pergi, Raesa dan Nanda juga Fatma beraksi, mereka memasak sampai selesai.


Nanda menata hidangan nya di atas meja. setelah semua selesai Nanda memanggil Ibu Nafisah, Sandy juga Nando.


" Yang menggoda makanan nya apa yang masak ?" Ledek Nando sambil tertawa


" Tentu nya masakan nya Nandooooo " Jawab Raesa sambil nyentil telinga Nando


" Ampun kak gak akan lagu godain kakak " Ujar Nando tertawa.


" Kalian ini mau makan saja masih godain kakakmu" Ujar Ibu Nafisah


Akhirnya mereka makan bersama, setelah selesai makan bersama Raesa memanggil pelayan nya untuk makan masakan yang sama dengan yang di hidang kan, Raesa sudah menyiapkan makanan itu di dapur. Karena bagi Raesa apa yang di makan Raesa adalah hak mereka juga.


Raesa pergi menuju ke ruang keluarga, dimana semua sedang berkumpul .


" Ma jadi kapan kita akan ke rusia " Tanya Nando


" Mama sudah pesan kan tiket untuk Kalian, dua hari lagi kalian berangkat "


" Tapi mama ikut ya " Ujar Raesa


" Tidak bisa, mama di rumah saja , soalnya mama capek naik pesawat terus"


" Tapi ma saya kepikiran sama Mama, kalau mama tinggal sendiri disini " ujar Raesa sambil memegang tangan Ibu Nafisah


" Kan Ibu sudah bilang, Ibu mau ngajak Ibu Ani sama Pak Anas untuk tinggal di sini menemani Ibu. Lagian di sini juga ada bik Ijak dan yang lainnya, kalian jangan khawatir mama pasti baik-baik saja "


" Baiklah kita mengalah, Mama memang hebat bisa merayu kita untuk tidak ikut ke Rusia Padahal kita pengen loh jalan bareng " Ujar Nanda


" sebaiknya Fatma saja yang mengalah, gimana kalau Fatma yang menemani mama di sini, kasihan kan mama sendirian toh Fatma Nggak apa apa biarpun tidak ikut "


" Tidak tidak mama tidak setuju Kalau Fatma tidak ikut, ini kesempatanmu untuk pergi jalan-jalan Bukankah selama ini kamu tidak pernah jalan-jalan naik pesawat "


" Oke Oke sekarang kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi kalau mama memang tidak mau ikut yang penting di sini ada Pak Anas dan Ibu Ani, Kita sudah lega "


Akhirnya mereka semua mengikuti keputusan bukan Ibu Nafisah.