KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 218


Kebahagiaan sudah di mulai, Azam dan Nanda. Saat ini Fatma juga sedang hamil, Syaif yang selalu setia selama 24 jam menemani Fatma sampai sampai semua pekerjaan Kantor Asisten nya yang ngatur.


" Sayang pergilah bekerja, aku tidak apa apa "


" kamu tahu kenapa aku tidak mau pergi meninggalkan mu"


" Emang nya kenapa"


" Aku tidak mau kehilangan lagi " jawab Syaif sambil memeluk Fatma


" Apakah mbk Raesa masih ada di hati mu "Tanya Fatma lirih


Syaif menatap wajah Fatma, dan tersenyum


" Kamu takut " Tanya Syaif


Fatma mengangguk kan kepalanya


" Cinta itu Allah yang memberikan nya, dan Allah pula yang akan mengambil nya, saat ini aku sudah tidak punya perasaan apa apa , hanya kamu dan anak kita"


" Seandainya dia datang dan masih belum punya anak "Tanya Fatma lagi


" tergantung , kalau istriku ini tidak mengikat ku dengan erat bisa aja aku kabur " Ledek Syaif tertawa


sedang Fatma langsung memeluk Syaif dan menangis.


" Hei sayang kenapa menangis " Tanya Syaif menyesal karena sudah mengucapkan itu.


" Aku takut Kak, aku takut kehilangan mu, aku bukan mbk Raesa yang kuat menghadapi perpisahan "


isak Fatma membuat Syaif tidak tega.


" Kamu tidak usah takut, aku sudah bilang aku sangat mencintaimu, jika aku bertemu, aku hanya ingin meminta maaf atas semua yang aku lakukan dulu, pernah memukul nya" Ujar Syaif sedih


" Kak aku yang seharusnya minta maaf karena membuka luka lama "


" Sudah lah , ini kan demi kamu biar kamu tidak punya perasaan takut di tinggal kan aku "


Syaif langsung memeluk Fatma mereka sama sama menikmati pagi yang cerah itu dengan berdiam di kamar.


Ibu Nafisah sangat bahagia Mendengar kabar bahwa Fatma dan Nanda hamil, sambil mengucap syukur karena Allah sudah mendatangkan dua cucu sekaligus.


Hari ini keluarga ibu Nafisah sedang menunggu kedatangan Nando , yang sudah hampir 2 bulan Nando tidak datang ke rumah Ibu Nafisah.


Nando yang sudah berubah drastis membuat keluarga Azam , Nanda juga Syaif dan Fatma sangat kagum, dan tidak percaya, kini Nando yang sering memakai baju kaos dan celana pendek kadang Jien, sekarang datang dengan memakai jubah dengan kopyah, sudah seperti Kiai , Mereka yang baru sampai langsung di sambut oleh Ibu Nafisah dan yang lain.


" Assalamualaikum " Ucap Aisyah dan Nando


" Waalaikum salam " Jawab yang menunggu di pintu


" Bagaimana kabar mama kakak adik semuanya "


"Alhamdulillah kita semua sehat"


Setelah bersalaman mereka langsung masuk ,


" Mbk Fatma sama Nanda sudah pada hamil ya ? selamt ya semoga aku cepat menyusul "


" Amiin , kamu jam berapa berangkat tadi malam " Tanya Fatma yang sudah biasa seperti adik kakak


" Jam 12 malam "


" Loh kok baru sampai mbk " Tanya Nanda


" Mmmmm masih bermalam di hotel " Jawab Aisyah tersenyum


Nanda dan Fatma saling Pandang dan tertawa, Ibu Nafisah yang melihat nya menjadi tertawa bahagia


" Kak Syaif ama Kak Azam, insyaallah akhir tahun ini saya mau meresmikan Fakultas di An najah, doa nya semoga lancar"


" Alhamdulillah " jawab Syaif dan Azam juga yang lain.


" Jurusan apa saja kak" Tanya Nanda


" saya lebih fokus ke yang islami saja "


" Syukurlah jika An najah tambah sukses "


" Tentu nya dengan semangat suami tercinta " Jawab Aisyah


" Ngomong ngomong bisa gak baju itu di ganti, ini kan di rumah Mama Nafisah, kalau di rumah Abah Jakfar baru tidak boleh , heheheh " Ujar Syaif mengoda Nando


" Ah kakak ini , saya sudah terbiasa setiap hari memakai jubah seperti ini , jadi males mau ganti pakai celana "


" Kak Syaif biarin aja toh dia sudah jadi pengasuh pondok pesantren an najah yang memimpin hampir dua ribu santri " Ledek Nanda


Mereka pun tertawa, kebagian yang mereka dapat semata mata perjuang dan kesabaran dari penderitaan yang pernah mereka alami,


" Selamat siang semuanya " Sapa seorang wanita yang membuat semua keluarga Ibu Nafisah di ruang keluarga menoleh


" Bagaimana kabar mu Kai " Tanya Nando tersenyum


" Nando kamu pakai seperti ini " Kaila melihat Nando dan langsung memeluk Nando


" Aku kangen sama kamu kawan , yang selalu bikin aku kesal " Ujar Kaila memeluk erat Nando, Aisyah terkejut melihat Kaila yang memeluk Nando .


Hati nya merasa sakit dan dadanya sesak sekali, Nando melepaskan tangan Kaila yang memeluk nya . Mungkin 5 tahun lalu Kaila bebas melakukan itu tapi sekarang dia sudah beristri dan menjadi seorang Kiai besar dan sebuah pesantren, Nando pun sudah tahu bagaimana hukum berpelukan atau bersalaman dengan wanita bukan muhrimnya nya.


Aisyah melangkah pergi berlari menuju ke kamar Nando di lantai 2, Fatma dan Nanda memahami apa yang terjadi dengan Aisyah.


" Kaila Maaf kita bukan muhrim, sebaik nya ubah kebiasaan mu , apalagi aku sudah menikah " Ujar Nando


Kaila yang mendengar kata kata Nando merasa malu dan menunduk.


" Kenapa kalian berubah , maaf jika aku sudah membuat kalian tidak nyaman, aku fikir kalian rindu kepadaku, aku fikir kalian peduli pada ku, ternyata aku salah , kalian bahkan lupa untuk memberikan kabar kalau kalian menikah " Ujar kaila sedih dan pergi berlari keluar .


Nanda merasa bersalah , meski memanggil beberapa kali tapi tetap saja Kaila berlari dan Naik ke dalam mobil nya menjalankan mobil nya dengan kencang sekali.


" Nando susul Aisyah kekamar nya, dan Nanda temui Kaila di rumah nya , kalian Kaila dia adalah sahabat mu, sejak kecil " ujar Ibu Nafisah


Nando menyusul Aisyah kamar nya , setelah masuk Nando memeluk Aisyah yang sedang menangis di tempat tidur.


" Sayang kenapa menangis, kamu seharusnya memahami hidup ku yang dulu, yang bebas, asal kamu tahu cintaku kepadamu tidak bisa di tukar dengan apapun, sekarang sampai selamanya "


Ujar Nando memeluk erat Aisyah


" Maaf sayang aku hanya takut kehilangan dirimu aku tidak sanggup kehilangan kamu" Jawab Aisyah


Nando menghapus air mata Aisyah lalu mencium bibir Aisyah


" Neng Aisyah kalau menangis jelek, mmmmm atau mungkin putri Kiai Jakfar suka nangis ya " Ledek Nando sambil menekan nekan lembut bibir Aisyah


" Sudah jangan meledek ku, kalau aku marah , bisa puasa kamu nanti " Ujar Aisyah tersenyum


" Kalau aku tidak di kasik jatah , mmmmm siap siap aku perkosa kamu "


" Gombal "


Mereka pun larut dalam kebahagiaan, Nando menikmati waktu berdua di kamar nya .


Nanda dan Azam Sudah sampai di rumah Kaila , seperti biasa Kaila langsung masuk ke rumah itu, Azam duduk di ruang tamu sedang Nanda langsung masuk ke dalam kamar Kaila


Terlihat Kaila sedang menangis, Nanda duduk di dekat Kaila.


" Kamu yang berubah Kaila, aku sudah menghubungi mu beberapa kali tapi Handphone gak aktif , kirim email juga tidak di jawab, aku mencari mu " Ujar Nanda menjelaskan


Kaila duduk dan memeluk Nanda.


" Aku memang sengaja menganti nomer Handphone ku , dan maaf lupa tidak memberi mu kabar "


" Kamu kenapa peri begitu saja barusan, mama itu rindu sama kamu "


" Aku malu dengan ucapan Nando, Jujur Nanda aku sebenarnya pulang dari luar Negeri hanya ingin menemui Nando dan kamu , Tapi kalian seperti nya tidak menyukai kehadiran ku" Ujar Kaila sedih


" aku justru bahagia Kaila kamu datang, hanya saja mungkin kalau kak Nando sudah bukan yang dulu "


" Kenapa dia sekarang " Tanya Kaila


" Dia menikah dengan Neng Aisyah mantan tunangan nya Azam " Jelas Nanda


" Nanda boleh aku jujur "


" Kaila aku lebih suka kamu jujur dari pada harus menyimpan sesuatu jika harus membuat mu sedih "


" Nan, sebenarnya sebelum aku ketemu Nando , aku punya banyak harapan, yaitu aku akan mengatakan bahwa aku mencintai nya " Ujar Kaila pelan


Nanda yang mendengar itu terkejut dan tidak menyangka Kaila mencintai Nando.


" Sejak kapan ? "


" Setelah putus dari Rere kita sering bersama dan kebersamaan itu lah yang membuat ku jatuh cinta kepada Nando, tapi sekarang aku tahu dia tidak menganggap ku mencintai nya, dulu pernah dia bersikap romantis kepadaku, tapi aku tetap tidak mengungkapkan perasaan ku, karena kau fikir aku belum siap dan malu, setelah aku siap , ternyata Nando sudah menjadi milik orang lain " Ujar nya Sedih sambil menangis


Nanda merasa iba melihat Sahabat nya itu, Nanda memeluk Kaila.


" Aku harap kamu sabar ya menghadapi ini semua, aku yakin kamu bisa melewati ini semua " Ujar Nanda


" Nan jangan katakan ini pada Nando ya, aku akan kembali ke luar Negri secepat nya, tidak mungkin aku disini , aku akan tambah sakit hati " Ujar Kaila tersenyum tapi terlihat ada raut kecewa di matanya .


" Aku yakin kamu akan bertemu dengan kebahagian lagi, ikhlas kan semuanya, jangan lupa menghubungi ku , Nomer ku tidak pernah di ganti " Jelas Nanda membuat kaila Tertawa.


💔💔💔💔💔💔💔💔💔👌


Hei pembaca setia ku salam sehat selalu ....Di episode ini lumayan panjang ya, ,, karena hari spesial ku yaitu hari kelahiran ku Tanggal 3 Juni...


Semoga aku bisa menulis dengan Episode yang lebih menarik lagi....


Sekali lagi terimakasih dukungan nya