KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 219


Malam hari saat Raesa sudah terlelap tiba tiba ada ketukan pintu , yang membuat Raesa terkejut. Raesa pun membuka pintu kamar nya.


" Sorry, mommy can talk to Sandy " ( maaf boleh mama berbicara dengan Sandy ) Ujar Ibu Vely


" She's in the room next to mom " ( dia di kamar sebelah mami ) Jawab Raesa santai


" What " ( apa ) Ibu Vely terkejut mendengar Raesa mengatakan Sandy tidur terpisah.


Raesa pun akhirnya sadar jika Ibu Vely tidak mengetahui mereka sudah cerai, dan lupa akan Sandiwara tentang pernikahan mereka.


" sorry he wants to sleep there, and I also sleep there later " ( maaf dia sedang ingin tidur disana, dan aku juga tidur di sana nanti ) Jawab Raesa gugup


" Take it there to meet him " ( antarkan aku kesana aku mau menemui nya "


" Oke mami "


Raesa pun mengantarkan Ibu Vely kekamar Sandy, tapi perasaan kali ini membuat jantung Raesa berdetak kencang.


Raesa tidak Mungkin mengetuk pintu Sandy, jelas jelas Ibu Vely akan curiga , Raesa membuka kamar sebelah yang di tempati Sandy. betapa terkejut nya Raesa melihat Sandy yang tidur dengan memakai celana pendek tampa baju. Ibu Vely mengikuti Raesa dan berdiri di depan pintu.


" wake up your husband " ( bangun kan suami mu )


Ujar Ibu Vely


Raesa pun duduk di dekat Sandy dan membangun kan nya , Rasanya itu adalah hal yang paling membuat Raesa malu bila bertemu Sandy nanti nya.


" Sandy bangun , he bangun " Ujar Raesa sambil tersenyum melihat Ibu Vely.


Sudah beberapa kali Sandy di bangunin, akhirnya Sandy membuka matanya , Sandy menatap Raesa lekat, dia langsung memeluk Raesa mencium pipi Raesa.


" Aku kangen sayang, terimakasih kamu datang pada mimpi ku malam ini , tuhan terimakasih mengirimkan aku mimpi ini dah " Ujar Sandy yang masih belum Sadar itu Nyata, Raesa merasa marah sekali. dia bukan lagi istri Sandy dia akan sangat berdosa dengan pelukan itu. Raesa yang diam diam mencubit pinggang Sandy.


" Auuuw " Jerit Sandy dan akhirnya benar benar sadar


" Kamu ngapain kamu disini "


" Mami mencari mu dasar cari kesempatan " Bisik Raesa lalu bangun dan tersenyum ke arah Ibu vely


Sandy menoleh ke arah Ibu Vely yang tersenyum melihat adegan itu, beruntung Ibu Vely tidak bisa bahasa indonesia.


" Don't tease your wife, hurry up and get up "


( jangan menggoda istri mu, cepatlah bangun )


Sandy pun berdiri , Raesa menunduk kan kepalanya karena Sandy masih belum Sadar dia tidak memakai baju nya.


" What is it, mommy at night is calling for me "


" mam wait below, dear help your husband change clothes, you look sexy with that shirt "


( mami tunggu di bawah, sayang bantu suami mu ganti baju, kamu terlihat sexi dengan baju itu ) Ledek Ibu Vely Lalu pergi .


Raesa yang melihat Ibu Vely pergi , cepat cepat Raesa keluar , Tapi Sandy menarik tangan nya.


" Mau kemana " Tanya Sandy pelan


" Lepaskan kita berdosa jika seperti ini, lihat kamu tidak memakai baju " Jawab Raesa Tampa melihat Sandy


" Ini yang aku takut kan , aku mau jujur sama mami tapi kamu menahan nya, giliran kamu kepergok mami tidur di kamar sebelah dan dengan terpaksa membangun kan ku yang tampa aku sadari , aku mencium mu, ini bukan cari kesempatan, tapi kamu yang memberikan aku kesempatan, jujur setelah apa yang aku lakukan barusan, niat aku melepaskan mu sudah tidak berarti, aku akan berusaha mendapatkan mu lagi , apapun itu , aku akan lewati , kamu sudah membangkitkan sesuatu yang mati beberapa tahun lalu. aku bukan kiai atau ustad, aku Sandy yang berusaha menyimpan cinta dan berusaha melupakan mu, tapi saat ini kamu yang membuatku tidak lagi ingin melupakan, I love you Raesa , semoga Allah mengembalikan Umik yang sudah pergi dari ku " Kata kata Sandy membuat Raesa meneteskan Air matanya, Sandy melepaskan tangan Raesa.


Raesa langsung berlari ke kamar nya , perasaan yang di simpan di tutup di kunci, kini mulai terbuka lagi.


Raesa mengambil wuduk dan memgaji, dia ingin menenangkan fikiran nya, dan meminta petunjuk kepada Allah. tentang semua yang terjadi saat ini.


Setelah Sandy selesai berganti baju Sandy langsung menemui Mami nya.


" what's up mom " ( Ada apa mami ) Tanya Sandy


" Take mom to the airport, don't ask too many questions " ( antarkan aku ke bandara jangan banyak tanya )


" Sandy pun segera mengantar kan Ibu Vely ke bandara.


Di perjalanan Sandy fokus menyetir,jam sudah menunjukkan pukul 1 malam , tak lama kemudian mereka sampai.


Ibu Vely langsung turun di ikuti Sandy, mereka menuju ke pintu kedatangan, Sandy terkejut karena melihat ada Pak Anas dan Ibu Ani.


" Ibu , Bapak "


" Assalamualaikum Nak "


" Waalaikumsalam " Sandy langsung bersalaman


Ibu Vely tersenyum , dan Bapak Samuel menepuk pundak Sandy


" Papi jadi papi yang jemput " Tanya Sandy


" Iya demi kalian Papi tidak mau kehilangan Raesa "


Bisik Bapak Samuel.


mereka pun meninggalkan bandara dan langsung masuk ke dalam mobil. setelah itu Sandy menjalankan kan Mobilnya.


Sandy sangat bahagia sekali, karena pak Anas datang ke rusia. dalam hati Sandy semoga ini yang terbaik untuk mendapatkan Raesa kembali.