KU IKHLAS 1

KU IKHLAS 1
Episode 61


Keesokan harinya Raesa sudah siap untuk berangkat bekerja, bersama Ibu Nafisah Raesa berangkat ke kantor, sedang Zidan di temani Ibu Ani dan pak Anas . Ibu Nafisah dan Raesa di antar Pak Yono supir Ibu Nafisah, setelah beberapa menit kemudian mereka sampai di kantor.


" Selamat pagi ibu ?" Sapa Amanda sekertaris Ibu Nafisah


" Pagi juga manda, oh iya Manda ini Ibu Raesa, mulai hari ini dia yang akan menggantikan ibu di kantor, tolong kamu atur jadwal dengan Raesa ya, dan Raesa sayang ini sekretaris pribadi mami. yang dulu disini mami pindahkan jadi sekarang kamu bisa kerja dengan Amanda karna mama tahu kamu tidak akan suka kerja dengan sekertaris laki laki" Ujar Ibu Nafisah sambil memperkenalkan Raesa pada sekertarisnya


" Baik ma dengan senang hati saya bisa bekerja dengan mbak Amanda ya" Raesa bersalaman dengan Amanda , amAmanda dengan senang hati pula bisa bekerja dengan Raesa .


Setelah selesai mengenalkan raesa dengan sekertarisnya, Raesa di bawa ke ruang rapat Ibu Nafisah memperkenalkan Raesa pada rekan bisnisnya, tentunya mereka sangat senang dan kagum pada Raesa selain cantik pemimpin baru itu juga masih muda, semua bertepuk tangan menyambut Raesa, setelah Raesa di beri kesempatan menjelaskan semua produk perusahaan nya pada rekan bisnis nya, Ibu Nafisah meneteskan air mata . Ibu Nafisah bangga pada Raesa yang begitu pintar di dalam memimpin padahal itu adalah pertama kali nya Raesa memimpin rapat, dan semua rekannya suka dengan apa yang di jelaskan.


" Saya bangga pada kamu nak" Ujar Ibu Nafisah memeluk Raesa sambil menangis


" Mama ini susah kewajiban ku, terimakasih kepercayaan mama yang membuat Raesa tegar dan bisa hadapin ini semua" Ujar Raesa menghapus air mata Ibu Nafisah


" Sayang sudah jam 12 waktunya Zidan minum Asi kamu" Ujar Ibu Nafisah pada menantu kesayangannya


" Sudah Raesa siapkan tadi di rumah ma, kan bisa di taruk di kulkas dulu" Ujar Raesa


" Oke kalau sudah ada Asi untuk zidan mama mau pulang dulu . dan jangan lupa nanti Raesa belajar menyetir mobil ya nak. karena mama ingin Raesa bisa naik mobil"


" Baiklah ma jika mama yang suruh mama hati hati ya "


" Iya nak assalamualaikum "


" wa alaikum salam "


Ibu Nafisah langsung pergi meninggalkan kantor, sedang Raesa memanggil Amanda keruangan nya


" Iya ibu Raesa , apa ibu memerlukan sesuatu "


" Mbak Manda jangan panggil saya ibu panggil saya mbak saja ya. sepertinya umur kita tidak jauh berbeda "


" Saya ingin mengobrol saja. kan sekarang semua sudah selesai acara rapat nya dan yang buat besok kita sudah siap" Ujar Raesa


" Saya belum selesai mbk mengerjakan nya yang buat besok" Ujar Amanda pelan


"Sudah tenang saja saya sudah selesai kan tadi malam " Ujar Raesa tenang


" Ya Allah mbk Raesa memang hebat"Ujar Amanda memuji


" Biasa saja kok, oh iya mbk Manda tinggal dimana?"


" Saya tinggal di jalan mawar no 5 mbk dekat disini "


" Suami kerja dimana"


" Kebetulan suami di kampung mbk ,setelah kecelakaan motor suami tidak bisa angkat berat berat karena kaki sebelah nya di amputasi " Ujar Manda sambil berkaca kaca. Raesa yang melihat itu ikut menangis karena Raesa ingat suaminya yang susah meninggal dunia


" Mbk kenapa menangis "


" Neruntung mbk manda masih bisa melihat suami mbk tapi aku sudah " belum selesai berbicara manda menghapus air mata Raesa


" Mbk jangan di teruskan ibu nafisah sudah bercerita sabar ya mbk"


" Iya mbk intinya harus sabar"


" untung mbk saya dapat tunjangan dari kantor suami dan saya bisa menyekolahkan anak saya di sini yang dewasa dan yang masih SMP di kampung saya sekolahan di sana sambil jaga ayahnya juga ada sawah yang harus di urus. hidup harus berjuang keras mbk Raesa" Ujar Amanda


" Harus semangat mbk Manda kapan kapan boleh main ke kampung mbk nich " Ujar Eaesa yang merasa senang karena bisa mempunyai teman wanita


" Dengan senang hati mbk saya akan ajak mbk kalau libur nanti" Ujar Manda pada Raesa.